Romantic Wedding

Romantic Wedding
Masuk rumah sakit


__ADS_3

Kalo bukan karena Candra yang memberitahu pada Kak Dewi mungkin Ayah dan Bunda tidak akan tahu.


Malam nanti Bunda mengundang Keluarga Cakra untuk makan malam bersama merayakan kelulusan Erina, tanpa Cakra karena masih diluar kota tidak ada yang tahu perihal pertengkaran Cakra dan Erina.


"Kak aku ke kamar dulu ya sebentar mau ganti baju dulu"ucap Erina karena ia sedang membantu Kakaknya dan Bunda menyiapkan makanan untuk makan malam.


"Iya"


Sudah lebih dari sepuluh menit namun Erina tidak kunjung kembali.


"Mana sih Erina kok ga balik lagi apa dia ketiduran tapi masa iya sih, tadi katanya mau bantuin masak"batin Kak Dewi.


"Iky tolong panggilin Aunty dong di kamarnya"teriak Kak Dewi pada anaknya yang anteng bermain sendiri.


"Oke Mami"ucap Iky lalu berlari menuju kamar Erina.


Tidak lama kemudian Iky kembali namun hanya Iky seorang tidak ada Erina.


"Mana Auntynya?"tanya Kak Dewi?"


"Auntynya bobo Mami, aku bangunin ga bangun-bangun mana bobonya di lantai lagi Mi kesian nanti Auntynya kednginan"ucap Iky.


"Masa Erina tidur di lantai"ucap Bunda.


"Bentar Bun biar aku aja yang panggil Erina"

__ADS_1


Dan betapa terkejutnya Kak Dewi ketika melihat Erina yang pingsan di lantai sambil memegang ponselnya.


"Eri bangun Eri bangun" Kak Dewi berusaha membangunkan Erina namun Erina tidam kunjung merespon.


"Bunda Ayahh Erina pingsan" teriak Kak Dewi.


Bunda yang sedang masak lalu mematikan kompornya dan berlari ke kamar Erina, Ayah juga yang sedang di belakang langsung lari terbirit-birit.


"Erina kenapa Wi?"ucap Bunda panik.


"aku ga tau Bun, tadi katanya mau ganti baju doang tapi aku tunggu ga balik-balik pas diliat sama Iky udah begini Bun"ucap Kak Dewi.


Ayah lalu mengangkat tubuh Erina untuk di bawa ke rumah sakit namun di depan ternyata mertuanya Erina datang.


"Pingsan kita bwa ke rumah sakit sekarang" ucap Ayah.


Erina lalu di bawa ke rumah sakit menggunakan mobil Papaya Cakra tentu dengan di dampingi Bunda dan Candra sementara Kak Dewi dan Mama mertua Erina di rumah menjaga Iky.


Sementara Cakra yang baru selesai kegiatan dan kembali ke kamar hotel untuk beristirahat.


Cakra hanya melihat ponselnya yang tertera panggilan tidak terjawab dari Erina, Cakra sengaja mengabaikannya ia masih kecewa pada Erina.


"Maaf Sayang"gumam Cakra lalu pergi ke kamar mandi.


Lima belas menit kemudian Cakra selesai mandi dan ketika sedang memakai baju tiba-tiba pintu kamar hotelnya di gedor kencang oleh seseorang.

__ADS_1


Cakra buru- buru memakai bajunya dan setelah itu langsung membuka pintu dan ternyata adalah Ega.


"Lo kemana aja sih? kenapa hp lo ga aktif hah?"ucap Ega.


"Memangnya kenapa sih? ada apa?"jawab Cakra, ia tadi mematikan ponselnya karena Erina terus menelponnya.


"Candra nelpon gue, di bilang istri lo masuk rumah sakit"ucap Ega.


"APAA? yang bener kamu?"ucal Cakra panik lalu mencari ponselnya.


"Iya makanya cek hp lo"


Dan ternyata benar banyak sekali panggilan dari Candra dan beberapa chat masuk memberitahukan jika Erina memang masuk rumah sakit.


"Cepetan beresin barang-barang lo, ngapain bengong"


Cakra lalu menbereskan semua barang-barangnya di bantu Ega.


"Mending pake pesawat aja biar cepet, gua bantuin cari tiketnya"


"Thanks Bro"


Cakra lalu segera pergi dari hotel, pikirannya berkecamuk ia sangat merasa bersalah pada Erina.


"Tunggu Mas pulang ya Sayang"gumam Cakra mengusap air matanya yang jatuh.

__ADS_1


__ADS_2