Romantic Wedding

Romantic Wedding
Tunda dulu


__ADS_3

Hampir dua minggu Erina menikmati perannya sebagai seorang istri dari Cakra, kini ia sudah mulai terbiasa melakukan pelerjaan rumah ditambah tugas kampus.


"Mas"ucap Erina sambil membantu mengancingkan baju Cakra.


"Kenapa hmm?"ucap Lembut Cakra.


"Sebentar lagi kan aku mau Ujian boleh ga aku minta uang buat bayar kuliah Mas?"ucap Erina ia masih belum terbiasa meminta uang pada Cakra walaupun Cakra slalu mewanti-wanti dirinya jika butuh sesuatu atau meminta uang tidak usah malu untuk berbicara.


"Ya boleh dong Sayang, nanti Mas transfer ya Mas sebenernya udah siapin tapi nunggu kamu minta lucu banget soalnya minta uang tapi kaya minta jatah malu-malu gituu"ucap Cakra tersenyum ia mencium pipi kiri dan kanan Erina karena saking gemesnya.


"Makasih Mas"ucap Erina tersenyum.


"Makasih nya nanti malam aja ya sekarang kita sarapan"bisik Cakra.


"Iya Masku"ucap Erina dengan manja lalu menggandeng tangan Cakra.


"Mas hari ini aku pulang ke rumah Mama ya udah kangen bangey masakan Mama"ucap Erina.


"Iya Sayang nanti Mas juga kesana"


Setelah sarapan mereka berangkat bersama seperti biasa jika Erina kuliah pagi ia akan mengantarkannya ke kampus baru setelah itu Cakra pergi ke kantornya.

__ADS_1


"Woy Bro lama amat sih di tungguin juga"ucap Ega kesal ia sudah menunggua Cakra di ruangannya.


"Iya habis nganterin Erina ke kampus dulu, ada apa?"ucap Cakra santai.


"Entar sore temenin yuk rencananya gue mau motor matic buat Adek gua si Elsa mau yaa lo kan tau kalo gue ga becus kalo soal begitu"ucap Ega


"Hmm boleh tapi ga usah lama ya"


"Iya siap"ucap Ega lalu pergi keluar ruangan Cakra.


"Dasar kaya bocah aja"gumam Cakra melihat tingkah temannya itu.


Cakra jadi teringat janjinya pada dirinya sendiri jika sudah punya rumah dan istri ingin membeli sebuah mobil.


"Gimanan nanti deh"ucap Cakra memilih fokus bekerja.


\=\=\=


Sesuai rencana Erina langsung pergi ke rumah mertuanya setelah kuliah ya selesai.


Ia pergi bersama teman satu kelasnya yang kebetulan searah dengan rumah Mama mertuanya.

__ADS_1


"Eh ada Mantu Mama kok ga bilang mau kesini kalo tau mau kesini Mama masak deh"ucap Mama yang kebetulan sedang di luar rumah .


"Maaf Ma habisnya Erina udah kangen banget sama Mama nanti aja masaknya biar Erina bisa bantu"


"Hihi bener juga ya yaudah yuk masuk di luar panas banget"


Inilah yang di sukai Erina jika berkunjung ke rumah mertuanya selain bisa makan masakan Mama ia juga bisa belajar memasak.


"Ma sebebernya Erina kesini mau ngomong sesuatu"ucap Erina ragu-ragu.


"Loh bukannya dari tadi kita ngomong kan"ucap Mama bercanda.


"Bukan itu maksud Erina Ma, ini serius"ucap Erina sambil memotong sayura


"Mau ngomong apa?"ucap Mama mengecilkan kompor lalu duduk di samping Erina.


Erina mengentikan kegiatanyya dan mennatap Mama dengan ragu-ragu.


"Erina takut Mama marah"


"Kenapa harus marah? coba cerita dulu ada apa?"ucap Mama tidak sabaran.

__ADS_1


"Erina mau minta izin boleh ga Ma kalo Erina tunda dulu punya anaknya "ucap Erina langsing menunduk ua tidak bisa menatap mertuanya yang sudah pasti terkejut.


__ADS_2