
Sepulang dari tempat magang Erina harus kembali ke kampusnya karena Cakra akan menjemputnya.
Erina datang langsung pergi ke kamar mandi ia mengganto bajunya, selama magang Erina memang sering membawa baju yang lain supaya Cakra tidak curiga berlebihan memang tapi semuanya Erina lakukan untuk masa depannya dengan Cakra.
"Cape ya seharian di kampus?"ucap Cakra Ketika Erina sedang memasanh seat belt.
"Emm ya begitulah Mas"ucap Erina singkat ia benar-benar sangat lelah.
setelah pulang dari rapat tadi Erina harus mengerjakan pekerjaan yang lain di tambah pekerjaan yang biasa Mba Dea lakukan kini Erina yang mengerjakannya.
Cakra lalu melajukan mobilnya sepanjang jalan tidak ada percakapan sama sekali, Erina yang kelelahan memilih memejamkan matanya dan Cakra yang peka membiarkan istrinya tertidur walapun di pikirannya terus bertanya-tanya ia merasakan ada hal yang berbeda dari Erina.
Sebelum masuk ke area perumahan Cakra memberhentikna mobilnya ia membeli Nasi goreng untuk mereka makan malam karena Cakra tidak tega melihat Erina yang kelelahan harus masak untuk makan malam.
"Pak Nasi gorengnya dua ya di bungkus"ucap Cakra.
"Siap tunggu sebentar ya"
Cakra menunggu sambil sesekali melihat Erina yang masih tertidur sampai makanan jadipun Erina tidak bangun sama sekali.
Setelah membayar Cakra lalu melanjutkan perjalanan mereka untuk pulang ke rumah.
Erina bangun tepat ketika mereka sampai di rumah.
"Udah sampe ya Mas? Maaf ya aku ketiduran"ucap Erina.
__ADS_1
"Gapapa Sayang, udah yuk kita turun"
Mereka lalu segera masuk, Erina lalu mencuci tanganya bersiap untuk memasak.
"Eh gausah masak Sayang, Mas udah beli nasi goreng yang di depan"ucap Cakra sambil memberikan satu kantong plastik.
"Kapan kamu belinya Mas?"ucap Erina bingung.
"Tadi sebelum ke rumah mampir dulu kesana kamunya aja yang ketiduran Sayang jadi ga tau"
"Makasih Mas"
"Iya Sayang, Mas mau mandi dulu ya"ucap Cakra lalu pergi.
......................
"Gapapa Ma aku ikut?"ucap Candra yang masih canggung.
"Gapapa yu masuk aja"
Mereka memang sudah sampai di depan rumah Bunda, Mama langsung mengetuk pintu dan tidak lama keluarlah Bunda.
"Eh Besan sudah datang ayo masuk-masuk"ucap Bunda.
Iky yang sedang bermain dengan Maminya langsung berlari melihat siapa yang datang.
__ADS_1
"Nah ini Iky nya, Iky ini Oma mamanya Om Cakra dan ini Om Candra "ucap Bunda memperkenalkan.
"Hallo Oma"ucap Iky malu-malu.
"Haii nih Oma bawain hadiah buat Iky"ucap Mama lalu mengeluarkan mainan yanh sebelunya ia beli.
Perlahan-lahan Iky mulai mendekat dan di beri iming-iming mainan tentu saja Iky tergoda apalagi neneknya mengizinkan Iky untuk mengambilnya.
"Terimakasib Oma sama Om Candra"ucap Iky tersenyum.
"Sama-sama sini Om Candra bantuin rakit mobil-mobilannya"
Candra yang awalnya canggung kini mulai terbiasa apalagi Iky ia sudah tidak malu-malu lagi, bahkan Iky tidak ragu memanggil mereka Oma dan Om.
Sementara Erina dan Cakra selesai makan malam mereka lanjut ke ruang keluarga menonton tv.
"Sayang masa tadi si Ega bilang katanya ngeliat kamu ikut rapat padahal kan kamu lagi di kampus kan"ucap Cakra.
"Hahaha masa sih Mas"ucap Erina berusaha untuk tidak terlalu gugup.
"Iya Sayang aneh banget kan, oh iya ngomong-ngomong Ega minta brosur kampus kamu dong katanya Adeknya mau daftar kuliah disana tapi bingung mau ngambil jurusan apa"
"Oh iya besok aku minta deh ke fakultas ya Mas, aku cuma punya Fakultas Hukum ama ekonomi aja yang lainya belum ada nanti aku usahain ya Mas Tapi kalo mau cepet liat aja di websitenya"
"Iya Sayang besok Mas tanya lagi deh sama dianya "
__ADS_1
"Iya Mas"
Mereka melajutkan mengobrol tentang kuliah Candra yang sebentar lagi akan masuk di Kampus Erina setelah Cakra mendaftarkannya dan juga menunggu Kondisi Cakra pulih.