
Setelah pekerjaanya selesai Cakra langsung pulang, ia ingin segera bertanya langsung perihal pil itu.
Namun Cakra sedikit terkejut ketika melihat adiknya sudah berada di rumahnya.
"Tumben kesini? ada apa ?"ucap Cakra bersikap biasa saja.
"Hmm iya Kak, tadi cape di kampus mampir dulu deh kesini"jawab Candra beralasan ia sudah janji pada Kakak iparnya.
"Ya boleh dong, oh ya Erina mana?"
"Lagi istirahat di kamar Kak, oh iya kalo gitu aku pamit pulang ya Kak udah sore juga"
"Iya Hati-hati"
Setelah Candra pergi, Cakra lalu mencari Erina di kamar namun tidak ada yang ada malah sedang di dapur.
__ADS_1
"Udah pulang Mas"ucap Erina menghampiri Cakra mencium punggung tanganya.
"Hmm"jawab Cakra dingin.
"Candranya mana Mas? bukannya tadi di depan ya?"ucap Erina padahal Erina tahu jika Candra sudah pulang.
"Udah pulang"jawab Cakra lalu pergu bergitu saja ke kamar.
Erina merasa aneh dengan sikap Cakra, banyak pertanyaan muncul dipikirannya.
"Kamu kenala Mas? cape ya"ujar Erina lembut.
"Ini apa? kenapa bisa ada disini? kamu minum pil ini?"ucap Cakra pada Erina.
Erina terkejut ia lupa menyimpan kembali pil nya karena buru-buru.
__ADS_1
"Hmm aku bisa jelasin semuanya Mas"
"Kamu sengajakan minum ini biar deket terus sama si Dika itukan? aku tahu kalian sering jalan berduaan di kampus juga kan kalian slalu bareng, sebegitu cintanya kamu sama Dika sampai-sampai kamu minum Pil ini Hah ? Jawab Erina"ucap Cakra berusaha menahan emosinya.
"Engga bukan gitu Mas, kamu salah paham aku mana mungkin seperti itu Plis Mas percaya sama aku ya "jawab Erina dengan berurai air mata sambil berusaha menahan badannya yang masih sedikit lemas .
"Salah paham kamu bilang? Beberapa hari yang lalu aku datang ke kampus kamu ngajak makan siang tapi aku malah liat sendiri kamu sama Si Dika dan lagi aku liat juga di buku kamu ucapam semangat dengan tanda hati dari Dika, di anterin pulang sama Dia mungkin masih banyak lagi yang aku ga tau, coba jelasin itu semua salah paham? kenapa diam.tebakan ku benar ? Aku benar-benar kecewa sama kamu Erina"ucap Cakra lalu membantin Plil KB nya ke lantai setelah itu pergi ke luar kamar.
Dan seketika Erina jatuh terduduk di lantai, menangis sejadi-jadinya Erina sudah berniat ingin memberitahu Cakra namun nanti ketika selesai Sidang skripsi tapi ternyata Cakra malah menemukan Pilnya.
***
Cakra memilih tidur di kamar lain ia bahkan melewatkan makan malam padahal Erina sudah memyiapkannya dan Ketika pagi pun Cakra tetap diam ia langsung berangkat ke kantor tanpa mempedulikan Erina yang terus berbicara meminta maaf dan mengajaknya sarapan bahkan ketika Erina akan mencium tangan Cakra langsung menepisnya.
Sementara Erina semalaman menangis ia tidak menyangka akan seperti ini Erina juga tidak tahu harus bagaimana, Erina ingin sekali menjelaskann semuanya namun bibirnya begitu sulit untuk mengucapkannya.
__ADS_1
"Maafin aku Mass"gumam Erina sambil menangis menatap Mobil Cakra yang sudah jauh.
Setelah Cakra pergi Erina mengurung diri di kamar ia hanya bisa menangis dan menangis, bahkan Erina belum makan apapun sejak kemarin ia hanya minum air itupun hanya sedikit.