
Erina menyadari perubahan sikap suaminya itu sejak bertanya sedang berbicara dengan siapa namun Erina tidak sempat menjawab karena pelayan datang membawakan pesanan mereka.
Erina buru-buru menghabiskan makannnya ia akan menjawab pertanyaan suaminya tadi takut berpikir yang tidak-tidak.
"Kamu marah Mas?"ucap Erina menatap Cakra yang sedang makan dengan waj\h di tekuk.
"Engga"ucap singkat Cakra.
"Jangan narah dong aku jelasin deh tadi aku mau pesenn makanan sekalian langsung di bayar eh ternyata yang jaga kasirnya itu temenku waktu SMP dulu dia memang orang sini tapi dulu ngerantai sekarang udah pulang dan menetap disini dan kelola restoran milik keluarganya ini"ucap Erina panjang Lebar.
Cakra tetap diam namun ia mendengarkan penjelasan Erina ia memang tidak marah hanya saja sedikit kesal ia sengaja mendiamkan Erina supaya bisa jujur tentang apapun tanpa perlu ditanya kenapa.
"Oh iya namanya Doni kamu ga usah cemburu Mas lagian di juga udah punya istri sama anak tuh anaknya yang sedang main ayunan disana"ucap Erina sambil menunjukan dua anak yang sedang main ayunan.
"Iya Maaf"ucap Cakra singkat.
__ADS_1
"Iya gapapa kok aku paham kalo kamu cemburu dan tado aku ngobrol sama dia sekalian minta diskon karena aku pesan Ikan dan Seafood mentah dan yang lainnya buat kita bawa pulang lusa Mas lumayan kan"ucap Erina tersenyum.
"Oh gitu kirain Mas bahas apaan soalnya lam banget"ucap Cakra tersenyum ia sudah tidak kesal lagi.
"Iya Maaf biasa kalo baru ketemu temen lama semua nya di bahas"
"Iya Sayang"
Ketika sedang asyik mengobrol tidak lama kemudian Doni dan Istrinya datang menghampiri Erina dan Cakra.
Karena keasyikan mengobrol jam sudah menunjukan angka 10 malam Erina dan Cakra lalu pamit dan mereka lalu kembali ke hotel.
Mereka lanjut bersih-bersih dan langsung tertidur tidak ada olahraga malam karena tadi mereka sudah melakukannya sore hari jadi Cakra membiarkan Erina beristirahat.
Tepat pukul 3 dini hari Erina terbangun dan ia melihat Cakra yang masih tertidur pulas, Erina lalu pergi ke kamar mandi untuk wudhu ia akan melaksanakan solat tahajud dan setelah iti berlanjut mengerjakan tugasnya yang belum selesai sambil menunggu adzan subuh.
__ADS_1
Cakra terbangun karena merasakan Erina tidak di sampingnya dan ternyata benar Ia malah melihat Erina yang masih memakai mukena dan sedang duduk di sofa sambil memegang ponselnya.
"Sayang"ucap Cakra lembut
Erina yang terkejut berusaha bersikap biasa saja ia lalu menghampiri Cakra dan menyimpan ponselnya di nakas.
"Jam berapa sekarang Sayang?"tanya Cakra ia merebahkan kepalannya di pangkuan Erina.
"Jam 4.15 Maa sebentar lagi subuh kita jadi kan liat sunrisenya?"tanya Erina.
"Jadi Sayang nanti setelah solat subuh kita langsung ke pantai barat"ucap Cakra namun matanya masih tertutup.
Cakra kembali tertidur dan Erina memilih menonton acara Tv karena tidak mungkin ia mengerjakan tugasnya jika berdekatan dengan Cakra takutnya nanti ia tiba-tiba bangun.
Setelah solat subuh sesuai rencana Cakra dan Erina pergi ke pantai barat dengan naik sepada yang di sewa Cakra karena kebetulan di depan hotel mereka ada toko yang meyewakan berbagai sepada.
__ADS_1
Cakra sengaja menyewa sepeda tandem atau sepada gandeng supaya Erina tidak jauh-jauh darinya.