
Erina terbangun ketika adzan maghrib berkumandang, Erian baru tersadar jika ia sudah tertidur lumayan lama.
"Udah bangun Sayang"ucap Cakra yang kebetulan baru saja selesai berwudhu.
"Iya Mas, kita nginep disini Mas?"tanya Erina.
"Terserah kamu mau nginep ayo engga ya kita pulang aja nanti"ucap Cakra sambil.meletakan sajadah bersiap untuk solat.
"Tunggu mas kita solat berjamaah"ucap Erina lalu berlari ke kamar mandi, buru-buru untuk berwudhu.
Untung saja Erina menyimpan keperluannya sebagian di rumah Mertuanya jadi ia tidak perlu khawatir lagi jika menginap disini tapi tidak membawa apa-apa.
Sekembalinya Erina, mereka lalu segera melaksanakan solat berjamaah, ketika selesai solat seperti biasa Erina mencium tangan Cakra.
"Malam ini kita makan diluar yuk? mau Ga? udah lama ga jalan berdua juga"ucap Cakra.
"Iya boleh Mas, sebentar aku siap-siap dulu ya"ucap Erina lalu kembali merapihkan mukena yang ia pakai setelah itu pergi ke kamar mandi untuk bersiap-siap.
Setengah jam kemudian mereka berdua sudah siap, dan lanngsung pamit pada Mama dan Papa.
"Kita mau kemana memangnya Mas?"tanya Erina ketika meteka sudah berada di mobil.
__ADS_1
"Terserah kamu Sayang, kamu pengennya kemana?"tanya balik Cakra.
"Kok malah nanya aku? kirain Mas punya rencana kemana gitu"gerutu Erina.
"Oke kalo gitu kita langsung jalan aja"ucap Cakra lalu mulai menyalakan mesin mobil.
Cakra membawa ke sebuah Food court di mall misinya hari ini ingin membuat Erina makan dengan banyak supaya tidak berat badan nya naik.
"Silahakan pesen apa aja yang kamu mau Sayang"ucap Cakra.
Erina menatap satu persatu deretan penjual makanan dan minuman dari ujung ke ujung, Erina awalnya curiga karena Cakra tiba-tiba mengajaknya kesini namun karena terlalu banyak penjual makanan ia jadi lupa.
"Boleh Sayang apapun, ayo kita beli"
Cakra sangat semangat ketika Erina membeli banyak makanan, tidak sia-sia ia browsing selama 2 jam.
Kini di meja mereka sudah tersaji banyak makanan yang Erina pesan.
"Yaampun laper mata jadi banyak deh gapapa kan Mas?"tanya Erina tidak enak.
"Gapapa Sayang, ayo makan nanti keburu dingin loh"
__ADS_1
Cakra tidak memesan apapun karena takut Erina tidak bisa menghabiskan makanannya jadi Cakra bisa memakannya nanti supaya tidak mubazir.
"Nah gitu dong Makan yang banyak Sayang"ucap Cakra tersenyum senang.
"Maksudnya Mas?"tanya Erina karena merasa bingung dengan sikap Cakra.
"Iya Mas ingin buat kamu gendut Sayang, Mas lihat kamu makin kurus tadi juga pas gendong kamu ke kamar ringan banget"ucap Cakra jujur.
Erina tertegun ternyata Cakra masih memikirkan tentang dirinya yang semakin kurus.
"Iya iya Mas maaf ya bikin kamu khawatir, ini aku makan kamu juga harus makan dong nanti yang ada aku gendutan kamu malah kurus"
"Iya Sayang ini Mas makan"
Setelah makan Erina dan Cakra berjalan-jalan di sekitar Mall karena merasa kekenyangan.
"Mas katanya Mau ajarin aku naik motor"ucap Erina teringat ketika melihat brosur yang di berikan mbak-mbak yang lewat.
"Iya Sayang Mas lupa nanti kalo weekend ya"
Erina mengangguk senang, ia tidak sabar ingin segera belajar sudah lama sebebarnya Erina ingin belajar naik motor namun slalu saja terhalang dengan urusan yang lain.
__ADS_1