
Ketika malam hari Erina sudah berbaring di ranjang tubuhnya sangat lelah setelah seharian di kampus sedangkan Cakra hanya duduk bersandar sambil memangku laptopnya.
"Mas mau ngomong sebentar boleh?"ucap Cakra.
"Ya boleh dong Mas, kenapa ?"tanya Erina menatap pada Cakra.
"Tadi Mas udah kesana dan Alhamdulillah rumahnya udah jadi rencananya besok Mas mau ngajak kamu kesana bersih-bersih sebelum nanti furniturenya dipindahin kesana, gimana kamu bisa ga?"
"Alhamdulillah, mungkin sore aja gimana Mas, habis Mas pulang kerja sekalian aku juga ada kelas dan mungkin selesai nya sekitar jam 2 siang "
"Iya Sayang, besok kamu kabarin aja ya Mas pasti langsung berangkat kok kebetulan besok juga ga ada rapat"
"Ok Mas"
Erina memperhatikan Cakra yang tengah fokus menatap laptopnya dan satu tangannya memegang dokumen.
"Masih belum percaya bahwa takdir mempersatukan kita menjadi spasang suami istri"batin Erina.
Erina lalu berinisiatif membuatkan secangkir teh hangat untuk Cakra, saking terlalu fokus Cakra tidak menyadari jika Erina pergi ke luar.
"Mas ini aku buatkan teh hangat untuk kamu, jangan kemaleman yang tidurnya"ucap Erina tersenyum.
"Makasih sayang, kapan kamu bikin nya kok tiba-tiba udah ada aja"
"Mas aja yang fokus banget sampe aku keluar juga ga tau, ayo minum dulu teh nya"
"Makasih ya"ucap Cakra tersenyum.
Erina lalu kembali lagi berbaring di samping Cakra, ia sudah mulai mengantuk dan segera terlelap.
"Sayang besok gimana kalo...."ucal Cakra terpotong karena melihat Erina yang sudah tertidur pulas.
"Udah tidur ternyata, gemes banget"gumamnya.
Cakra lalu mencium kening Erina dan berlanjut mengerjakan pekerjaannya.
~
Dika tidak menyangka bisa bertemu kembali dengan gadis yang pernah mencuri hatinya.
"Memang sudah takdir mungkin ketika aku niat ingin mencarimu dan malah tidak terduga sekarang malah bertemu di kampus"ucap Dika tersenyum menatap sebuah foto dirinya dan Erina.
\=
__ADS_1
\=
\=
Keesokan harinya sesuai rencana, Cakra dan Erina pergi ke rumah yang akan mereka tempati.
Sebelum memulai bersih-bersih, Cakra dan Erina berkeliling ke setiap sudut rumah.
Rumah yang tidak terlalu besar hanya memiliki tiga kamar tidur, 2 kamar mandi satu di kamar dan satu lagi dekat dapur, satu ruang tamu, satu ruang keluarga dan satu dapur, dan ada garasi dan halaman kecil dan halaman belakang untuk mencuci dan berjemur.
"Ayo Mas lanjut bersih-bersih aja keburu malem nanti, bagi-bagi tugas aja ya aku bersihin kamar, kamar mandi kamu sisanya gimana?"ucap Erina memberi saran.
"Oke siap sayang"
Mereka mulai mengerjakan kegiatan bersih-bersih, mereka sangat semangat apalagi Cakra yang membayangkan ia dan Erina tinggal di rumah mereka.
"Makin ga sabar"gumam Cakra.
Cukup lama mereka bersih-bersih sampai jam menunjukan angka 6 artinya mereka bersih-bersih hampir tiga jam.
"Alhamdulillah beres semua Mas"
"Iya beres juga ya, Mas makin ga sabar buat tinggal disini"
Setelah beristirahat sejenak mereka memutuskan untuk lanjut pulang namun karena merasa sangat lapar Cakra meutuskan untuk berhenti di tukang nasi goreng depan perumahan.
"Pak nasi gorengnya dua ya, makan disini"ucap Cakra
"Siap Mas "
"Ini minumnya Mas Mbak"ucap seorang ibu-ibu.
"Makasih Bu"ucap Erina.
si ibu tersenyum lalu segera pergi, tidak lama kemudian pesanan mereka datang, saking laparnya mereka langsung menyantapnya.
"Mas sama Mbaknya tinggal di perumahan ini ya?"tanya si bapak penjual nasi goreng.
"Baru lusa nanti pindah kesini Pak"ucap Cakra.
"Oh gitu, pantas saja saya baru liat, pengantin baru ya Mas"
"Iya Pak"
__ADS_1
"Semoga langgeng ya Mas Mbak dan semoga cepat di kasih momongan"
"Aamiin"ucap Cakra dan Erina
Selesai makan dan membayar, mereka lanjut pulang.
\=
Setelah mandi dan berpakaian, Erina berbaring di ranjang sembari menunggu Cakra yang masih mandi.
Erina lalu menelpon Bundanya memberitahukan perihal rumah yang sebentar lagi mereka akan tempati.
"Hallo Bun, Erina ganggu Bunda ga?"
📞"Engga sama sekali kenapa sayang ?"
"Erina cuma mau kasih tahu Bunda, Alhamdulillah Rumah Erina dan Mas Cakra udah selesai mungkin besok atau lusa Erina bisa pindah kesana"
📞"loh lebih cepat dari perkiraan ya, alhamdulillah kalo gitu, nanti untuk syukuran rumah barh biar Bunda sama Mertua kamu aja yang urus ya"
"Iya Bunda makasih ya Erina jadi ngerepotin"
📞"engga kok nak, yaudah sekarang istirahat ya"
"Iya Bunda, salam juga sama Ayah ya"
Setelah menutup telponnya Erina terkejut, Cakra sudah berdiri menatapnya.
"Ada apa Mas?"ucap Erina yang gugup, ketika melihat Cakra yang baru selesai mandi hanya memakai celana boxernya dan dada bidangnya di biarkan begitu saja.
"Habis nelpon Bunda ya?"tanyanya pada Erina.
"Iya Mas"
setelah menyimpan handuk, Cakra berjalan ke arah Erina.
Cakra berbaring menghadap Erina, ia lalu memeluknya dan mencium keningnya sekilas.
"Selamat istirahat sayang, insyaallah kalo ga ada halangan besok atau lusa kita udah tidur di rumah baru"
"Iya Mas selamat istirahat juga Mas"
karena lelah seharian beraktivitas, mereka langsung tertidur .
__ADS_1