Romantic Wedding

Romantic Wedding
Makin kurus


__ADS_3

Hari pertama Candra kuliah lumayan menyenangkan karena banyak kenal dengan teman baru ditambaj suasana yang sangat berbeda sekali dengan tempat kuliah ya dulu.


"Pulang kemana Can?"tanya seorang Mahasiswa yang satu kelas dengan Candra bernama Andri.


"Ke Perumahan Xxx"ucap Candra


"Oh iya tahu, ayo naik gue anterin"ucap Andri


seketika akan memberikan Helm.


"Gapapa makasih, kebetulan mau ketemu dulu sama Kakak di cafe depan"ucap Candra menolak ia memang sudah janjian dengan Erina di cafe.


"Ok kalo gitu, gue duluan ya"ucap Andri lalu pergi.


Candra berjalan kaki ke arah cafe sesuai petunjuk yang diberikan Kakak Iparnya itu.


Sebuah Cafe yang menjadi saksi ketika Cakra dulu melamar Erina, setelah tadi makan siang di cafe sebelah Erina berpundah ke Cafe ini dan memberitahukan Candra untuk menemuinya disini.


"Nih udah dipesenin sesuai request kamu Can, kopi hitam tanpa gula"cap Erina ketika Candra baru saja datang.


"Makasih Kak"ujar Candra lalu mulai meminum walaupun hanya berjalan beberapa menit namun ia cukup kelelahan di tambah baru selesai kuliah.


"Mau makan sekalian?"tanya Erina, ia tahu jika Adik iparnya ini tidak sempat makan siang karena kelasnya yang jauh dari kantin dan juga jam istirahat yang mepet.

__ADS_1


"Engga Kak nanti aja di rumah"


"Ya tapikan makan apa dulu gitu sedikit biar perutnya ga kosong banget, Mas Cakra masih lama loh setengah jam lagi katanya"ucap Erina, Cakra memang memberitahu jika akan menjemputnya di Cafe namun menunggu pekerjaanya selesai.


"Hmn yaudah Kak aku pesen aja deh, sebentar ya Kak"ucap Candra lalu pergi memesan cemilan.


Erina lalu membuka laptopnya kembali dan beberapa buku menunggu Cakra datang ia memanfaatkan waktu untuk menyusun skripsinya, selesai bimbingan tadi dengan Dika semakin menambah semangat Erina untuk segera menyelesaikan skripsinya.


Tepat jam Setengah 4 sore Cakra datang ke cafe, mereka lalu memilih langsung pulang.


"Kak besok jangan di jemput ya, biar aku naik ojek online aja kesian Kakak yang harus bolak balik nganterin aku"ucap Candra.


"Gapapa selama seminggu kedepan kalo Kakak ga sibuk Kakak antar kok, nanti setelah sembuh kamu bisa bawa motor lagi kan"


Sepanjanh perjalnan hanya ada Obrolan Kakak beradik itu tentang motor kesayangan mereka sekaligus mengenang masa-masa dulu sementara Erina memilih tidur di kursi belakang.


"Sayang ayo kita turun, eh tidur"ucap Cakra yang baru sadar jika istrinya tidur.


"Sepertinya Kakak Ipar kecapean dari tadi nungguin di cafe tapi sambil ngerjain tugasnya"bisik Candra karena takut menganggu Kakak iparnya.


"Yasudah biarkan, ayo kita turun Kakak mau ketemu Mama mau pamit"bisik Cakra.


Mereka berdua meninggalakan Erina yang masih terlelap di mobil.

__ADS_1


"Loh kok berdua Erinanya mana?"tanya Mam ketika membuka pintu hanya ada dua anaknya.


"Lagi tidur di mobil Ma, mungkin kecapean Cakra langsung pamit aja ya Ma"


"Oh gitu, ga nginep aja disini? kesian Erina "


Akhirnya Cakra memutuskan untuk menginap, mungkin Erina kelelahan haru menyelesaikan tugasnya belum lagi mengurus rumah dan sekarang Cakra malah mengajak Erina untuk menjemput Candra yang jaraknya lumayan jauh.


Cakra memindahkan tubuh Erina ke kamar yang biasa dulu ia tempati sebelum menikah dengan Erina.


"Tuhkan benar Erina memang kurusan"batin Cakra ketika mengendong tubuh Erina ia merasa tubuh Erina semakin ringan.


"Kamu kenapa Bang?"tanya Mama menghampiri Cakra yang duduk di sofa.


"Cakra ngerasa aneh Mah sama Erina, Cakra liat-liat kok Erina makin kurus ya tapi ketika Cakra tanya ke Erina, dia malah jawab gendutan katanya padahal Cakra liatnya sebaliknya"ucap Cakra.


"Erina benar-benar bekerja kerja untuk segera lulus"batin Mama.


"Mungkin hanya perasaan kamu aja, Mama liat malah sebaliknya udah jangan berpikir yang aneh-aneh"


"Iya Mah kalo gitu Cakra pamit ke kamar dulu'


Cakra memilih mandi untuk menyegarkan tubuhnya dan pikirannya tentang Erina yang semakin kurus.

__ADS_1


__ADS_2