Romantic Wedding

Romantic Wedding
Belajar


__ADS_3

Sudah hari ke empat Cakra dan Erina menikah merek belum pernah melakukan hubungan suami istri pada umumnya hanya sekedar peluk dan kecup dahi saja.


hari ini Cakra mulai bekerja kembali setelah cuti, Erina membantu Cakra bersiap-siap.


"Jangan lupa ya hari ini kita nginep di rumah Mama, kamu siapin barang-barang kamu banyak juga boleh nanti biar bajunya simpan di sana aja jadi kalo mau nginep lagi ga usah bawa baju lagi"ucap Cakra menatap Erina yang sedang membantu mengancingkan bajunya.


"Iya Mas udah kok tinggal di bawa aja, aku ke kampus dulu terus nanti pulangnya langsung ke rumah Mama"ucap Erina menatap Cakra.


"Jam berapa pulang kuliah nya biar Mas jemput aja gimana?"


"cuma 2 mata kuliah sih Mas, sebelum makan siang juga udah beres"


"Yaudah Mas jemput aja yaa sekalian nanti makan siang di rumah Mama aja"


Selesai membantu Cakra bersiap-siap, mereka lalu turun, tidak lupa membawa tas.


"Kalian jadi nginep?" tanya Bunda pada Erina dan Cakra


"Jadi Bun, ini udah bawa barang-barang buat di sana, emm gapap kan Bun kita nginep disana?"ucap Cakra yang masih sungkan pada Bunda.


"Gapapa dong, sekarang kan Erina jadi tanggung jawab kamu Cakra jadi mau diajak kemanapun juga gapapa"ucap Bunda tersenyum walau hatinya sedikit sedih karena putri bungsunya yang pasti akan meninggalkan rumah dan pergi kemanapun suaminya pergi.


"Benar kata Bunda, Ayah sama Bunda cuma bisa berdoa semoga rumah tangga kalian slalu harmonis"ucap Ayah


Erina merasa sedih, walaupun ia hanya menginap di rumah Mertuanya itu.


Selesai sarapan Erina dan Cakra lalu berangkat bersama dengan masih ditemani Motor kesayangan Cakra yang di beri nama Jack.


"Aku turun dihalte sana aja Mas, kalo sampe kedalem nanti kamu kesiangan lagi"


"Yaudah"


sesuai keinginan Erina, Cakra menurunkannya di halte depan kampusnya.


"Hati-hati Ya Mas"ucap Erina dengan tidak lupa mencium tangan Cakra


"Iya Sayang, semamgat ya belajarnya nanti Mas jemput"


"Iya Mas"

__ADS_1


Cakra lalu bergegas pergi, Erina lalu segera masuk ke kampusnya setelah memastikan Cakra sudah jauh.


"Ciee pengantin baru"ucap teman - teman kampus Erina


"gimana sakit engga?"ucap Irfan salah satu teman kampus Erina.


"Iya gimana? ceritain dongg kita kepo nihh"ucap teman lainnya


"Kalian tuh ya, kepo banget tau ga udah jangan bahas lagii"ucap Erina yang menahan maluu.


"Cie malu nih pengantin baru"


tidak lama kemudian dosen masuk dan menyelamatkan Erina dari pertanyaan teman-temannya itu.


"Syukurlah"batin Erina.


\=\=


Sementara Cakra juga sama seperti Erina mendapatkan pertanyaan-pertanyaan aneh. seperti beberapa pertanyaan


"Gimana Bro udah unboxing belum?"


"Mantap ga ?"


dan masih banyak lagi Cakra hanya tersenyum tidak menanggapi sama sekali.


"Boro-boro unboxing, cium bibir aja susah banget"batin Cakra.


Cakra memilih fokus bekerja dan mengabaikan semua pertanyaan aneh itu.


Mungkin karena fokus bekerja, waktu cepat berlalu Cakra hampir saja terlambat untuk menjemput Erina.


"Mau kemana Pak Cakra?"tanya pegawai lain.


"ada urusan sebentar Pak"ucap Cakra tersenyum.


"Pasti mau ketemu istri ya, pengantin baru pengennya berduaan mulu yaa hihi hati-hati Pak"ucapnya pada Cakra.


Cakra hanya tersenyum dan segera pergi.

__ADS_1


untung saja jalanan tidak terlalu macet jadi ia biaa sampai di kampus Erina tepat waktu.


"Maaf mas tadi Erina ke toilet dulu"ucap Erina datang terburu-buru menghampiri Cakra.


"Gapapa Sayang, Mas juga baru sampe kok"


Mereka langsung pergi ke rumah Mama yang jaraknya tidak terlalu jauh mungkin hanya sekitar 15 sampai 20 menit sudah sampai di depan Rumah keluarga Cakra.


"Anak gadis Mama akhirnya udah dateng juga, ayoo langsung masuk aja diluar panas"ucap Mama langsung mengajak Erina masuk.


"Ma Cakra sama Erina ke kamar dulu ya sebentar"ucap Cakra lalu mengajak Erina masuk ke kamar Cakra dan sekarang sudah menjadi kamar Erina juga dan yang akan mereka tempati jika menginap.


"Aduh nyaman bangett"ucap Cakra yang berbaring terlentang di ranjangnya.


"Pasti Mas ga nyaman ya di kamar Erima yang sempir dan kasur yang kecil"ucap Erina


"Siapa bilang? Mas nyaman kok, mau di lantai juga nyaman kok asalkan sama kamu aja Sayang tidurnya di jamij pasti nyaman"ucap Cakra tersenyum lembut lalu bangun dan menarik Erina untuk duduk di ranjang.


Cakra membelai wajah Erina dan matanya tertuju pada bibir pink Erina.


"Sayang"ucap Cakra lembut sembari menatap Erina


"Kenapa Mas"ucp Erina yang gugup karena bertatapan dengan Cakra sengan jarak sangat dekat.


Cakra lalu mulai memberanikan mencium bibir yang slalu menggodanya itu, awalny hanya mencium sekilas dan melihat reaksi Erina.


Erina yang terkejut langsung menbulatkan matanya, namun detik berikutnya matanya bertemu dengan mata Cakra yang seakan ingin meminta lebih.


Erina memejamkan matanya ketika Cakra mulai mencium kembali.


Ciuman yang awalnya kaku, Cakra berusaha mengajari Erina dan Erina mulai membalas ciuman Cakra.


Ketika mereka sedang hanyut dengan ciuman panasnya terganggu karena ketukkan dari Mama.


"Cakra Erina ayo kita makan siang dulu"ucap Mama


"Iya Ma sebentar nanti kita menyusul"ucao Cakra.


"Mama ganggu aja deh"batin Cakra

__ADS_1


"Sayang nanti kita lanjut lagi yaa, jangan lupa kamu harus belajar lagi yaa"ucap Cakra tersenyum.


sementara Erina hanya mengangguk karena maluu.


__ADS_2