
Setelah solat Isya berjamaah, Cakra dan Erina pamit pulang, namun mereka tidak langsung pulang ke rumah melainkan ke rumah Mama terlebih dahulu.
"Sayang Mas mau tanya"ucap Cakra melirik sebentar Erina yang tengah menatap layar ponselnya.
"Tanya apa Mas?"ucap Erina lalu menyimpan ponselnya ke dalam slingbagnya.
"Apa kamu ada yang ingin di sampaikan sama Mas?"ucap Cakra.
Deg.
"Apa Mas Cakra tahu tentang dirinya yang memakai Pil penunda kehamilan?"batin Erina.
"Maksud Mas tuh kok kamu Mas liat-liat makij kurus ya? takutnya ada masalah di kampus kamu gitu atau memang kamu lagi diet?"ucap Cakra sambil sesekali melirik karena ia sednag menyetir.
"Emang Erina kurusan ya Mas?"Ucap Erina dan Cakra mengangguk.
"Padahal kata Wina sama Mila aku gendutan, aku juga sering makan cemilan malam terus porsi makan aku juga banyak dari biasanya oh iya aku tahu Mas, kenapa Erina kurusan itu karena..."ucap Erina memotong ucapanya lalu melihat Cakra.
"Kenapa Sayang?"ucap Cakra penasaran.
"Itu karena Mas Cakra sering ngajak Erina olahraga sampai Erina kelelahan"ucap Erina.
__ADS_1
Memang benar apa yang di katakan Erina,Jika sudah berhubungan paling sebentar 1 satu jam bahkan mereka pernah hampir subuh Cakra seperti tidak pernah puas melahap tubuh Erina, semakin hari semakin gemas Cakra melihat Erina.
"Oh karena itu Maaf ya Sayang habisnya Mas gemes banget sama kamu, bawaanya pengen teruss, tapi beneran kan ga ada masalah apa gitu?"tanya Cakra memastikan.
"Engga ada Maa beneran, makanya nanti kalo Mas ngajak cuma 1 kali aja ya biar Erina ga kecapean"ucap Erina.
"Tergantung dianya Sayang, syukurlah kalo ga ada apa-apa, jangan sungkan bilang ya kalo ada sesuatu"
"Iya Mas"
"Maafin Erina Mas"ucap Erina di dalam Hati
"Assalamualaikum Mama"ucap Erina ketika Mama membuka pintu.
"Eh anak Mama yang cantik Apa kabar nak? Mama kangen banget sama kamu"ucap Mam sambil memeluk Erina.
"Alhamdulillah Erina baik Ma, Erina juga kangen Mama, Mama sama Papa apa kabar?"
"Kami baik juga kok Nak, yuk masuk Papa sama Candra lagi nonton Bola"ucal Mama mengajak Erina masuk karena Cakra sudah lebih dulu masuk.
"Eh Candra gimana keadaan kamu?Maaf ya aku ga ikut ke Yogya nengokin kamu"ucap Erina merasa berasalah.
__ADS_1
"Gapapa kok Kak, aku juga udah baikan"ucap Candra.
Mereka melanjutkan mengobrol banyak hal termasuk membahas tentang Iky, Mama dan Papa sangat ingin bertemu ketika Cakra menceritakan tingkah laku Iky.
Erina dan Cakra tidak lama di rumah Mama mereka lalu pamit untuk pulang karena besok hari Senin dan mereka tidml membawa pakaian dan perlengkapan yang lainnya.
"Rumah jadi sepi ya ga ada Iky"ucap Cakra begitu mereka sampai.
"Iya Mas biasanya jam segini Iky ngajak tidur, nanti kalo hari libur kita ajak lagi Iky nginap disini"
"Iya Sayang"
Selesai bersih-bersih dan menganti bajunya Erina dan Cakra lalu merebahkan tubuh mereka di ranjang.
"Mas kangen deh sama kamu"bisik Cakra di telinga Erina ketika sedang berhadap-hadapan.
"Katanya Erina kurus kapan Erina berisi kalo Mas ngajak olahraga terus"ucap Erina tanpa membuka matanya.
"Dosa loh nolak ajakan suami, Mas janji deh ga akan buat kamu kelealahan ya"bujuk Cakra sambil mencium seluruh wajah Erina.
Akhirnya setelah dibujuk Erina luluh juga mereka melakukan hubungan suami istri dan kini Cakra menepati janjinya ia hanya melakukannya selama satu jam karena tidak ingin Erina terlalu kelelahan lagipula besok hari senin takut mereka bangun kesiangan
__ADS_1