Romantic Wedding

Romantic Wedding
Perjalanan Dinas


__ADS_3

Ega melihat ada yang berbeda dari Cakra, tidak biasanya sahabatnya itu diam ketika rapat biasanya Cakra yang paling cerewet nanya ini itu, Ega merasa Cakra seperti sedang ada masalah namun ia enggan bertanya karna takutnya tentang rumahbtangganya jadi bukan Hak Ega untuk bertanya.


"Woyy lu ikut gue ya besok perjalanan Dinas ke Yogyakarta 5 hari"ujar Ega tiba-tiba datang menghampiri Cakra.


"Lah bukannya sama Bu Lilis ga kok jadi gue?"tanya Cakra ia tadi memang hanya diam saja ketika rapat namun telinganya masih bisa fokus mendengarkan.


"Bu Lilisnya ga bisa anaknya sakit, jadi ya lo aja lumayan lah buat liburan sebentar"ucap Ega dengan santainya.


"Oke"jawab Cakra.


Memang benar ucapan Ega, sepertinya perjalanan Dinas kali ini sangat cocok untuk Cakra.


Cakra memang butuh waktu untuk menerima semuanya terutama hatinya yang belum siap menerima kenyataan jika terbukti Erina emang sengaja menunda kehamilannya karena Dika.


Sepulangnya dari kantor Cakra tidak melihat Erina datang menyambutnya, rumahnya sangat sunyi seperti tidak ada orang, Cakra lalu masuk ke kamar dan Erina sedang meringkuk tidur dengan mata yang sembab seperti seharian menangis, ingin sekali rasanya Cakra langsung memeluk tubuh Erina namun rasa kecewa dan sakit hatinya lebih besar dari keinginannya.


Cakra mengabaikan Erina, ia malah pergi ke kamar mandi dan setelah itu menyiapkaan semua kebutuhan untuk perjalanan dinas besok.


"Kamu udah pulang Mas?"ucap Erina yang baru saja terbangun.

__ADS_1


"Udah makan Mas?"tanya Erina. Namun lagi-lagi Cakra mengabaikannya dan memilih cepat-cepat menyelesaikannya karena Cakra tidak sanggup satu ruangan dengan Erina apalagi menatap Erina.


"Kamu mau kemana Mas, kok masukin baju-baju kamu ke koper?"ucap Erina lagi.


Cakra tidak menjawab ia berniat membawa kopernya ke kamar sebelah namun terdengar suara deru mesin motor, Cakra mengenal suara itu suara motor milik adiknya Candra.


"Eh Kak aku mau minta izin nih mau nginep disini soalnya aku ada tugas kelompok nah temenku rumahnya deket dari sini gapapa kan Kak?"ucap Candra meminta izin pada Cakra.


"Iya boleh dong masih ada kamar kosong kok, ayo masuk"jawab Cakra.


Cakra mengantarkan ke kamar yang seharusnya Cakra tidur disana namun sepertinya malam ini Cakra harus tidur di kamarnya dengan Erina dan pura-pura seperti tidak ada apa-apa dengan Erina takutnya Candra tahu dan malah bilang pada Mama dan Papanya.


"Lagi di kamar mungkin sedang mandi, sini biar Kakak siapin"


Sebenarnya alasan utama Candra menginap selain memang ada tugas kelompok ia juga ingin menjaga Kakak iparnya.


Erina sedikit merasa lega karena Cakra bersikap biasa saja di depan Candra, walaupun nanti setelah masuk kamar pasti Cakra akan kembali ke dalam mode diamnya tak apa yang penting Erina bisa senang.


"Kamu besok berangkat jam berapa Mas?tanya Erina.

__ADS_1


"Habis subuh"jawab Cakra.


"Hati-hati ya Kak, jangan lupa bawa oleh-oleh aku udah kangen makan makanan jogja soalnya"ucap Candra.


"Iya Nanti di bawain kalo sempet"jawab Cakra bercanda karena memang sudah rutinitas Cakra setiap pulang dinas luar kota pasti akan beli oleh-oleh entah itu makanan ataupun barang.


---


Semalaman Erina hanya bisa menatap punggung Cakra, niatnya setelah makan malam Erina ingin menjelaskan namun Cakra menolaknya.


"Lebih baik nanti kita bahas setelah Mas pulang"ujar Cakra.


Walaupun sebenarnya ingin sekali Erina langsung menjelaskannya, ia tidak bisa berlama-lama seperti ini dengan Cakra.


Sesuai perkataan Cakra jika ia akan berangkat setelah subuh Erina membangunkan Cakra satu jam sebelum subuh untuk siap-siap.


Erina juga menyempatkan membuatkan sarapan dan sedikit cemilan untuk Cakra Di jalan nanti.


Setelah sarapan Erina mengantarkan Cakra sampai ke teras depan karena Cakra dijempiut oleh Ega.

__ADS_1


Erina hanya menatap kepergian Cakra tidak ada cium, tidak ada peluk yang ada hanya angin lalu saja.


__ADS_2