Romantic Wedding

Romantic Wedding
Adik Ipar


__ADS_3

Ketika jam pulang Cakra sangat semangat ia buru-buru merapihkan barangnya dan lanjut pergi ke parkiran, seharian ini ia banyak sekali pekerjaan belum lagi ia masih lelah karena kemaren.


Sebelum pulang seperti biasa Cakra mengirimkan pesan pada Erina memberitahukan ia pulang namun sejak pagi ia sama sekali tidak menerima pesan apapun dari istrinya.


"Masih belum dibaca kenapa ya?"batin Cakra. karena baru kali ini semenjak mereka menikah Erina tidak membalas chatnya biasanya ia slalu membalasnya.


"Mungkin hpnya di silent jadi ga tau kalo ada chat masuk"gumam Cakra ia lalu segera melajukan mobilnya untuk pulang.


Baru beberapa menit Cakra jalan hpnga berbunyi Cakra lalu segera menepikan mobilnya dan melihat si penelepon yang ternyata adalah Mamanya.


"Iya Ma ada apa?"ucap Cakra pada sang Mama.


"Kamu kesini sekarang, Erina juga disini"ucap Mama di telepon seperti menangis.


"Iya Ma, Cakra langsung kesana ini lagi di jalan"


Setelah menyimpan ponselnya Cakra lalu bergegas pergi untung saja jalan yang Cakra lewati sekarang dekat dengan Rumah Orangtuanya jadi hanya beberapa menit ia sudah sampai.


Cakra langsung masuk dan melihat Mama yang menangis di peluk Erina dan Papa yang terlihat gusar dan di samping mereka ada sebuah koper.


"Ada apa ini Mah Pah?"ucap Cakra.


"Adik kamu Candra dia kecelakaan"ucap Papa.

__ADS_1


"Papa sama Mama mau kesana sekarang, Papa juga udah pesan tiket nanti jam 7 berangkatnya"ucap Papa.


"Yaudah Cakra sama Erina juga ikut aja, kita pulang dulu bawa pakaian eh atau Mama sama Papa ikut aja ke rumah kita nanti langsung berangkat ke bandara aja"ucap Cakra.


"Kalian ga perlu ikut biar Papa sama Mama aja"ucap Papa.


Erina menatap Cakra ia bingung harus ikut atau tidak di satu sisi besok ia harus kuliah karena ada acara untuk mempersiapkan magangnya.


"Gimana Sayang kamu mau ikut apa engga?"tanya Cakra pada Erina.


"Erina gapapa kan Mas kalo ga ikut?"ucap Erina hati-hati.


Cakra sedikit kecewa ia sebenarnya ingin ikut tapi disatu sisi Erina tidak ikut, ia tidak mau meninggalkan istrinya sendirian.


"Boleh Mas, nanti aku siapkan baju-bajunya"


Akhirnya mereka berangkat ke rumah Cakra dan Erina dulu, sesampainya di rumah Erina bergegas merapihkan barang-barang yang akan di bawa Cakra.


"Selama Mas disana kamu mending pulang ke rumah Bunda aja ya Sayang Mas khawatir kalo kamu sendirian di rumah"ucap Cakra mereka kini sedang di kamar berdua.


"Malam ini Aku disini aja ya Mas besok aku baru pulang ke rumah Bunda"


"Yaudah tapi ingat nanti setelah Mas pergi pastikan rumah sudah di kunci semua ya Sayang, kabari Mas kalo ada apa-apa"ucap Cakra memeluk Erina.

__ADS_1


"Iya Mas kamu juga harus ngabarin aku yaa, maaf Erina ga bisa ikut"ucap Erina.


"Iya Sayang gapapa kok, oh iya hp kamu mana kok ga bales chat Mas sih"


"Maaf Mas tadi aku mode silent janji ga lagi-lagi kaya gitu"


"Iya-iya Mas Maafin"


Setelah selesai membereskan kopernya Cakra dan Erina keluar kamar, sebelumnya Cakra sudah memesan tiket pesawat dan juga taksi online untuk ke Bandara.


"Kita berangkat dulu ya, kamu hati-hati disini yaa"ucap Papa


"Pastikan semua pintu terkunci ya sayang"ucap Mama


"Iya Mah Pah hati-hati di jalan ya"


Tidak lama kemudian Taksi mereka sudah datang Cakra dan Papa lalu memasukan koper mereka.


"Ingat ya Sayang hp harus slalu aktif jangan mode silent Ok, Kamu hati-hati di rumah ya"ucap Cakra memeluk Erina lalu mencium kening Erina walaupun ada Mama dan Papanya Cakra tidak malu sama sekali toh mereka sudah halal juga.


Ketika Cakra dan kedua orangtuanya sudah berangkat, Erina lalu menutup gerbang tidak lupa menguncinya ia lalu masuk memastikan jendela dan pintu terkunci rapat.


"Maaf Mas semoga kamu ga kecewa karna aku ga ikut"batin Erina ia lalu bergegas bersih-bersih.

__ADS_1


__ADS_2