Romantic Wedding

Romantic Wedding
Jatah double


__ADS_3

Semua orang sudah pergi termasuk kedua orang tua Cakra dan Erina kini hanya tinggalah mereka berdua.


"Alhamdulillah acaranya lancar"ucap Cakra menatap Erina di sampingnya.


Kini mereka sedang duduk di karpet bulu sambil menonton tv.


"Iya Mas Alhamdulillah"ucap Erina tersenyum ke arah Cakra lalu pandangannya beralih kembali menuju layar televisi.


"Oh iya tadi Mas sempet liat kamu sama temen-temen kamu ngobrol, kalian ngebahas apa ?"ucap Cakra ketika ia sedang mengobrol dengan Ayahnya Erina ia sempat melirik Istrinya dan teman-temannya mengobrol.


Erina terdiam ia kini gugup pasalanya tadi mereka membahas banyak hal bahkan sampai ke kegiatan di ranjang.


Erina juga teringat ucapan Wina.


"Er kamu harus siap-siap loh, aku pernah denger kata kakak sepupuku mereka yang pengantin baru terus tinggal di rumah barunya pasti hampir setiap ada kesempatan bakal sering berhubungan intim bukan hanya di kamar aja tapi dimana-mana"


"Aduh gimana dong"batin Erina menatap Cakra.


"Kenapa diam Sayang?"ucap Cakra semakin penasaran.


"Oh tadi mereka cuma bahas kalo mereka.main kesini boleh apa engga? soalnya kan dekat juga ke kampus gitu"ucap Erina memaksakan senyumnya.


"Oh ya boleh dong, kirain bahas apaan"


Kini terjadi keheningan diantara mereka, Erina yang masih kepikiran ucapan Wina sementara Cakra yang merencanakan sesuatu.


"Hmm masih jam 9 ya, masih belum terlalu malam" ucap Cakra lalu merebahkan tubuhnya dengan kepalanya berbantalkan paha Erina.


"Kamu cape Mas? yaudah kita istirahat yuk"ucap Erina yang salah mengartikan ucapan Cakra.


Cakra mengangguk ia lalu bangun dan mengandeng tangan Erina menuju ke kamar mereka tidak lupa juga mereka mematikan televisi.


"Kamu duluan aja Mas aku mau ke kamar mandi dulu"ucap Erina


"Jangan lama-lama ya"ucap Cakra mengedipkan satu matanya pada Erina.

__ADS_1


Karena takut lupa Cakra keluar kamar mengecek seluruh pintu di rumahnya sembari menunggu Erina yang masih di kamar mandi.


Cukup lama Erina di kamar mandi akhirnya ia keluar kamar mandi tapi tidak melihat suaminya.


"Kemana Mas Cakra"batin Erina.


Namun baru saja Erina akan keluar kamar tiba-tiba pintu kamar terbuka.


"Ih Mas Cakra ngagetin aja"ujar Erina


"Ya Maaf, Mas tadi habis ngecek pintu takutnya ada yang ha di kunci"


Erina mengangguk lalu berjalan ke arah ranjang, Cakra menutup pintu lalu segera memeluk Erina dari belakang.


"Hmm Sayang"ucap Cakra tepat di telinga


Erina.


"Mas boleh kan minta jatah malam ini"


"Boleh ya"ucap Cakra namun tangannya sudah lebih dulu masuk ke dalam baju Erina dan berkeliaran pada area favoritnya yaitu si kembar.


Erina hanya mengangguk, percuma saja menolak karena pasti Cakra akan terus-terus membujuknya.


Akhirnya pergulatan panas mereka di mulai di kamar baru di rumah baru pula.


Gairah Cakra sangat mengebu-gebu, ia sudah menahannya sejak kemarin.


Setelah pergulatan panasnya yang memakan waktu cukup lama sehingga membuat Erina sangat kelelahan.


"Terimakasih Sayang"ucap Cakra mencium kening Erina mengakhiri pergulatan panas mereka.


Erina hanya tersenyum ia sudah kehabisan banyak tenaga dan tidak butuh waktu lama ia sudah terlelap tidur.


Sementara Cakra memilih membersihkan tubuhnya dan barulah bergabung dengan Erina untuk tidur.

__ADS_1


Ketika jam 3 pagi Erina terbangun karena tidak nyaman dengan tubuhnya ia lantas segera pergi ke kamar mandi.


Setelah mandi dan memakai baju, Erina memilih pergi ke dapur ia merasa sangat lapar mungkin karena terakhir ia makan ketika bersama keluarganya dan ketika sore hari dan belum lagi aktifitas panasnya bersama sang suami yang menguras tenaga.


"Makan apa ya, Mie Instan kaya enak deh"gumam Erina ia lalu mengambil satu buah mie instan lalu mulai memasaknya.


Cakra terbangun karena kedinginan ternyata Erina tidak ada di sampingnya ia melirik ke arah jam dinding yang menunjukan angka pukul setengah 4 pagi.


Cakra lalu bangun untuk mencari Erina mulai dari kamar mandi, walk in closet tapi tidak menemukan Erina, Cakra lalu keluar kamar dan indra penciumannya menangkap wangi salah satu merk mie instan.


Cakra mengagetkan Erina yang sedang makan di meja makan.


"Ih Mas kamu ngagetin aja, kenapa bangun?"ucap Erina.


"Karna ga ada kamu Sayang, ehh kamu baru selesai mandi?" ucap Cakra karena ia mencium wangi sampo dari rambut Erina yang masih setengah kering.


"Iya tadi bangun tidur langsung mandi dan sekarang laper, kamu mau juga Mas?"


"Engga" ujar Cakra menarik salah satu kursi.


"Yaudah sana tidur lagi Mas, aku juga udah selesai nih beresin dulu ini sebentar "


"Mas tungguin aja"


Ketika Erina berdiri Cakra dibuat terkejut karena Erina hanya memakai daster tanpa lengan dan panjangnya di atas lutut yang menampilkan kaki jenjang Erina.


Cakra yang gemas lalu menyimpan paksa mangkuk bekas makan Erina lalu membopong tubuh Erina ke kamar mereka.


"Mas apaan sih turunin ga"ucap Erina menatap kesal Cakra.


"Kamu yang mancing Mas pake baju seksi kaya gitu jadi jangan salahin Mas kalo jatahnya double"ucap Cakra.


Erina merutuki kebodohannya bisa-bisanya ia memakai baju daster yang sangat pendek.


Akhirnya pergulatan mereka terjadi lagi, Erina sudah pasrah salahnya juga memakai baju seksi.

__ADS_1


__ADS_2