Romantic Wedding

Romantic Wedding
Pingsan


__ADS_3

Sudah jadi kebiasaan jika Erina di perpustakaan atau di toko buku Erina slalu membutuhkan waktu yang lama untuk berada di tempat itu, baginya satu jam tidak cukup untuknya.


"Eri kamu masih disini?"ucap Dika yang datang keperpustakaan dan melihat Erina masih di tempat yang sama.


"Ehh Kak, Iya nih biasa aku lagi seru baca Kak Dika kesini ada yang ketinggalan? bukannya harus ngajar ya?"ucap Erina.


"Udah selesai kali ngajarnya, kamunya aja yang daritadi fokus baca buku ini udah mau sore Erina dan kamu masih di tempat yang sama seperti tadi pagi"ujar Dika yang nerasa heran dengan Erina.


"Apa udah sore? ya ampun kebiasaan deh aku"gerutu Erina lalu membereskan buku-bukunya.


Namun baru saja akan berdiri tiba-tiba Erina merasa pusing, kedua kakinya sangat lemas jika tidak di pegang oleh Dika mungkin Erina sudah jatuh.


"Eh ehh kamu kenapa Erina? duduk dulu yaa sebentar aku beliin kamu minum"


Dika keluar dari perpustakaan meninggalkan Erina yang masih merasa pusing dan lemas, dan tidak lama kemudian Candra tiba-tiba datang menghampiri Erina.


"Loh Kakak kenapa?"ujarnya merasa khawatir.


Niatnya ingin mengembalikan buku tapi malah melihat Kakak iparnya yang terduduk lemas.


"Gapapa kok"ucap Erina dengan suara sangat pelan.

__ADS_1


Kemudian datanglan Dika membawa sebotol air minum untun Erina.


"Makasih Kak"ucap Erina berusaha terlihat baik-baik saja.


"Aku antar pulang yuk Kak"ucap Candra.


"Oh iya Kak ini adik ipar aku Candra, Candra ini temen Kakak sekaligus dosen"


Candra lalu membantu Erina yang masih lemas, Dika juga tidak tinggal diam ia mengikuti Erina dan Candra dari belakang takut jika sewaktu-waktu Erina pingsan jadi ia bisa menahannya.


Dan ternyata benar dugaan Dika baru beberapa langkah Erina tiba-tiba ambruk Dika lalu dengan cekatan langsung mengendong Erina dan mengajak Candra untuk pergi ke rumah sakit.


Erina terlihat sangat pucat dan Dika baru menyadari jika tubuh Erina semakin kurus, Dika terus berpikir apakah Erina tidak bahagia dengan pernikahannya.


"Kita mau kemana?"ucapnya pada Candra


"Kakak udah sadar? tadi Kakak pingsan kita mau bawa Kakak ke rumah sakit"


"Tidak usah lebih baik pulang saja, aku gapapa kok hanya butuh istirahat"


"Tapi Erina"

__ADS_1


"Pliss pulang saja yaa"


Akhirnya mereka memutar arah untuk ke Rumah Erina karena mengancam akan turun dan Erina juga meminta untuk.merahasiakan jika Ia pingsan apalagi Candra takutnya cerita pada Mama mertuanya.


"Yaudah tapi Kakak janji ya harus istirahat kalo pingsan lagi aku pastikan Kak Cakra tahu"ancam Candra.


"Iya iya janji'


Dika lalu mengantarkan Erina pulang sementara Candra harus kembali ke kampus mengambil motornya yang ketinggalan karena panik.


"Kamu harus jaga kesehatan Erina, sebentar lagi sidang loh"ucap Dika berusaha menasehati Erina.


"Iya Kak aku tahu kok Makasih ya maaf udah ngerepotin Kakak"


Sesampainya di Rumah Erina di bantu Dika, Setelah itu Dika tidak langsung pulang melanikan ia menunggu Candra datang karna takut jika Erina pingsan lagi namun tidak ada siapa-siapa di rumahnya.


Candra langsung pulang menuju ke rumah Kakak iparnya itu, ia masih khawatir dengan keadaanya.


"Makasih ya Kak"ucap Candra pada Dika.


"Iya tolong jaga Kakak kamu"jawab Dika ia lalu pamit pulang.

__ADS_1


Candra memastikan jika Erina istirahat, Candra tahu penyebab Kakak iparnya sampai pingsan karena ketika kemarin di Rumah Bunda, Kak Dewi meminta Candra untuk menjaga Erina karena jika Erina sednag fokus pasti ia akan melupakan kesehatan dirinya sendiri.


Dan ternyata benar Candra melihat sendiri Kakak iparnya pingsan.


__ADS_2