Romantic Wedding

Romantic Wedding
Domping


__ADS_3

Di Hari terakhir Erina magang ia banyak mendaptkan Ilmu dan beberapa bingkisan dari rekan-rekannya disana, Erina cukup di kenal dengan baik dan rajin dan sering membantu pekerjaan yang lain makanya orang-orang merasa kehilangan.


"Selamat ya Erina, semoga Skripsinha lancar dan segera mendapatkan gelar sarjana dengan nilai terbaik, oh iya jika sudah lullus nanti kalo mau kerja kamu tinggal datang saja Saya pastikan kamu akan langsunh saya terima"ucap Pak Heru.


"Terimakasih Juga Pak atas bimbingannya, Siap Pak terimakasih"


Tidak bisa dipungkiri Masa magang yang bisa di bilang sangat singkat hanya sekitar 3 minggu sudah membuat Erina sangat nyaman bekerja bahkan Erina sempat lupa jika ia hanya berstatus magang.


"Mba sedih ga da lagi yang bantuin Mba kerja dong, ga ada yang ngingetin Mba kalo Mba ada yang kelupaan ga ada lagi temen ngobrol pokoknya kita harus sering-sering komunikasi ya"ucap Mba Dea menahan air matanya yang sudah hampir jatuh bahkan mungkin sudah.


"Mba jangan sedih dong aku jadi ikut sedih nih,Mba jaga kesehatan ya nanti Erina usahakn sering main kesini"


Mba Dea memeluk Erina, mereka sudah seperti Kakak Adik bahkan dari segi fisik ada kemiripan.


Setelah membereskan barang-barangnya dan sudah mendapatkan hasil magang Erina lalu kembali ke kampus hari ini rencananya ia akan bertemu dengan dosen yang akan membimbingnya dalam membuat skripsi.


"Semoga bukan dosen Killer"batin Erina ia serring berdoa untuk mendapatkan dosen yang baik.

__ADS_1


Sambil menunggu Erina memilih untuk pergi ke kantin, sudah lama ia tidak makan disana dan Erina juga jarang bertemu dengan sahabat-sahabatnya Wina dan Mila karena kesibukan masing-masing.


Erina memesan jus jeruk dan mie ayam untuk mengganjal perutnya yang sedikit keroncongan karena tadi pagi hanya sarapan sedikit. Selesai memesan sambil menunggu makanan di antarkan Erina memilih tempat duduk yang paling ujung yang jauh dari keramaian.


"Boleh aku gabung?"ucal seseorang mengejutkan Erina yang tengah fokus dengan laptopnya.


Seorang pria tinggi dan tampan yang memakai setelah celana bahan warna hitam dan kemeja batik menambah kesan cool tengah menatap Erina sambil tersenyum siapa lagi kalo bukan Dika Dosen sekaligus temannya ketika magang dulu.


"Ih Kak Dika bikin aku kaget aja, ayo duduk aja"ucap Erina.


"Ngapain disini bukanya ada pembagian nama buat domping ya?"ucapnya lalu duduk tepat di depan Erina.


"Engga ada hari ini di panggil buat ke kampus ada sesuatu tapi udah selesai sih nanti di lanjut lagi kesini juga karena mau makan"


Tidak lama kemudian seseorang mengantarkan makanan yang ternyata milik Dika.


"Nanti aja deh makan nya nunggu pesanan kamu dateng biar bareng ga asyik kalo makan sendiri"ucap Dika.

__ADS_1


"Terserah Kakak"ucap Erina ia lanjut fokus ke laptopnya.


Dan akhirnya datanglah pesanan Erina, mereka lalu makan dengan keheningan diam-diam Dika memperhatikan Erina.


"Dari dulu sampai sekarang kamu slalu sama Eri cuma cantiknya makin nambah"batin Dika.


Selesai makan Dika lalu pamit pada Erina karena sudha di tunggu dosen lain.


"Sampai bertemu nanti"ucap Dika sambil tersenyum lalu segera berlalu. Erina hanya megacuhkan toh memang ia pasti akan bertemu dengan Kak Dika karena dia dosen di jurusan yang dia ambil.


Selesai Makan Erina lalu merapihkan kembali laptopnya dan ia lalu akan membayar namun sudah lebih dulu di bayar oleh Dika. Erina lalu bergegas pergi ia semakin gugup ketika pemberitahuan domping.


Semua domping dan mahasiswa tingkat akhir berkumpul di satu ruangan, mungkin karena gugup Erina sampai tidak menyadari kehadiram Dika barisan para Dosen.


Selesai pembuka dan segala macamnya akhirnya yang ditunggu-tunggi para mahasiswa datang juga, salah satu Dosen mengumumkan satu persatu nama dan dompingnya dan betapa terkejutnya Erina ketika mendengar jima Dompingya adalah Dika.


Dika nampak tersenyum manis menatap Erina yang kebetulan duduk di barisan tengah.

__ADS_1


"Alhamdulillah Kak Dika"ucap Erina akhirnya bisa bernafas lega.


__ADS_2