Romantic Wedding

Romantic Wedding
Sudah cocok


__ADS_3

Cakra tidak tahu akan mengajak Iky kemana makanya ia hanya betputar-putar saja sampai-sampai Iky ketiduran.


Cakra lalu membawanya pulang, dengan susah payah Cakra membawa Iki ke kamar menidurkannya disana Cakra kembali ke depan menutup gerbang dan memastikan jika mesin mobil sudah mati.


Sambil menunggu Iky tidur Cakra juga merebahkan tubuhnya tiba-tiba chat masuk dari Mama dan Papanya yang menanyakan tentang Iky.


Mereka langsung video call begitu tau jika Cakra tengah bersama Iky yang sedang terlelap tidur.


"Masyaallah ganteng nya Iky Papa gemes pengen nyubit pipinya"ucap Papa di telpon.


"Iya Mama juga kamu udah cocok banget, Mama jadi ga sabar liat kamu gendong bayi"ucap Sang Mama.


"Iya Mah Paj doain aja ya semoga secepatnya Erina dan Cakra di kasih keturunan"ucap Cakra ia memang sangat berharap Erina cepat hamil.


Mama hanya bisa terdiam ia tahu Cakra sudah sangat menginginkan Anak namun ia juga tidak bisa memaksa Erina.

__ADS_1


"Sabarlah Nak, terus berdoa dan berusaha ya insyallah secepatlah Allah kasih kalian kepercayaan buat punya anak"ucap Mama sambil menahan air matanya.


"Aamiin"ucap Papa dan Cakra.


Sementara di Rumah keluarga Erina terjadi keributan karena sesuai dugaan Gilang datang dan meminta untuk.membawa Iky.


"Datang bukannya minta maaf malah cari masalah, nyesel Ayah percaya sama kamu"ucap Ayah marah.


"Kenapa aku yang harus minta maaf Yah? Dewi yang selingkuh dan aku tidak terima itu mana Ikyy aku akaj mengambilnya biar Dewi merasakan jadi aku di tinggal suami dan anak demi laki-laki lain"ucap Gilang.


"Astagfirulloh kamu jaga mulut kamu ya aku sudah bilang ratusan bahkan ribuan kali aku ga pernah selingkuh terserah kamu mau percaya atau tidak yang jelas aku akaj urus perceraian kita dan hak asuh Iky akan jatuh padaku camkan itu"ucap Kak Dewi dengan kemarahannya.


"Jangn berani-berani kamu nyakitin putriku, pergi sana pergii laki-laki seperti kamu tidak ada gunamya sama sekali hanya bisanya marah dan main tangan ingat suatu hari nanti apa yang kamu perbuat akan balik menimpa kamu sendiri"ucap Ayah.


Ayah lalu mengusir Gilang ia tidak peduli diliat oleh tetangganya karena emosinya saat ini menguasai diri Ayah.

__ADS_1


Sementara Bunda menenangkan Dewi yang menangis histeris, tidak menyangka jika menantu yang dulunya sangat baik dan perhatian malah sekarang berbalik kasar bahkan Gilang tidak segan-segam berbicara tinggi pada Dewi di hadapan Ayah dan Bunda.


Adik ayah paman ali datang menenangkan Ayah yang emosi karena kedatangan Gilang.


"Sudah-sudah kita kedalam dulu Kak"ucap Paman Ali lalu memaksa Ayah untuk masuk.


"Tenangkan dirimu sebentar biar aku ambilkan minum"


Ayah berusaha mnegantur deru nafasnya karena menahan emosi pada menantunya itu.


...----------------...


Cakra terbangun karna suara Iky yang berceloteh sambil memainkan mainann robot-robotnya.


"Iky lapar tidak?"tanya Cakra ketika melihat di jam dinding sebentar lagi masuk makan siang.

__ADS_1


Iky mengangguk Cakra memberikan dulu biskuit pada Iky karna ia akan mengambilkan makanan yang telah disiapkan Erina sebelumnya. Jadi Cakra hanya tinggal memanaskan kembali.


tadi setelah video call dengan Mama dana Papanya Cakra langsung ikut tertidur bersama Iky untungnya ketika bangun Iky tidak menangis.


__ADS_2