Romantic Wedding

Romantic Wedding
Kurma Muda


__ADS_3

Tepat pukul 5 sore Cakra datang ke cafe, yang pertama dilihatnya adalah Erina yang datang menyambut diuar cafe.


"Udah makan belum Mas?"tanya Erina.


Cakra menggeleng ia memang belum makan apapun hanya minum saja itupun tadi ketika Rapat, Cakra sama sekali tidak berselera untuk makan, pikirannya sedang kacau apalagi tadi Erina sempat tidak membalas pesannya.


"Yaampun, kamu ini Mas sebentar aku masakin dulu ya jangan bantuin kamu lebih duduk aja"ucap Erina namun Cakra menahan tangannya.


"Nanti di rumah saja ya makan nya, cafe udah tutupkan? Mas cape pengen cepet istirahat"


"Belum sih sebentar lagi, tapi gapapa kita pulang aja ya pengunjung juga hanya tinggal beberapa orang sebentar aku kasih tahu Kak Dewi dulu kamu tunggu di mobil ya"jawab Erina Cepat.


Cakra kembali ke mobil dan menunggu Erina yang sedang berpamitan pada Kak Dewi, selang 15 menit kemudian Erina datang.


"Kamu makan dulu salad buah ya biar ga terlalu kosong perutnya"ucap Erina sambil menyuapi salad buah pada Cakra.


Selama perjalanan Erina begitu telaten menyuapi Cakra, tidak ada percakapan sama sekali.


Mesin mobil sudah Cakra matikan tapi mereka berdua belum turun, Erina yang masih sibuk merapihkan kembali bekas makan Cakra sementara Cakra hanya melihat pergerakan Erina.


Seharian Erina membuat Cakra khawatir tidak karuan ada berbagai pertanyaan yang sangat ingin ia tanyakan namun Cakra memilih menunggu Erina yang memberitahunya.

__ADS_1


"Kenapa liatin aku kaya gitu Mas?"tanya Erina.


Bukannya menjawab Cakra malah memeluk tubuh Erina, semua pikiran-pikiran di kepalanya lenyap sudah begitu memeluk tubuh Erina.


"Kamu kenapa Mas? ada masalah di kantor?"bisik Erina.


"Bukan di kantor tapi kamuu Sayang"gumam Cakra yang sudah pasti terdengar ke telinga Erina karena posisi mereka yang masih berpelukan.


"Aku? maksud kamu apa Mas?"jawab Erina tidka mengerti.


"Engga aku cuma kangen aja sama kamu Sayang"


Setelah cukup lama berpelukan mereka akhirnya saling melepaskan karena udara yang begitu pengap akibat Cakra yg audah mematikan mesin mobil dan pintu yang belum di buka sama sekali.


Hari ini Erina memasak sayur sop, capcai dan Bakwan, Erina di anjurkan untuk makan-makan yang bergizi dan menjaga pola makann yang sehat.


"Mas makan dulu yuk mumpung masih hangat"ajak Erina lembut pada Cakra yang baru tengah duduk sambil menonton siaran tv.


"Iya Sayang, masakan kamu wangi banget Mas jadi ga sabar"


"Iya dong khusus untuk suamiku yang sedang kelaperan ini, tapi maaf ya cuma sederhana aja takutnya kelamaan kamu nunggunya"

__ADS_1


"Gapapa Sayang, bagi Mas ini sudah sangat luar biasa"


Erina senang Cakra makan begitu lahap mungkin karena tadi siang belum makan di tambah masakan Erina yang enak.


"Masakan kamu slalu enak Sayang, makasih ya"puji Cakra.


"Sama-sama Mas"


Selesai makan Cakra membantu Erina dengan mencuci piring bekas makan mereka dan bekas Erina masak.


"Mas mau makan buah-buahan ga? biar sekalian aku kupasin?"tanya Erina.


"Boleh Sayang"


Selesai mencuci piring Cakra langsung kembali ke ruang tengah dan sudah ada Erina yang menunggunya sambil memakan buah.


"Loh ada kurma, kapan kamu beli nya Sayang?"


"Tadi pas pulang dari kampus Mas, nganter temen ke supermarket ya terus liat kurma jadi sekalian beli"ucap Erina beralasan padahal sepulang dari Dokter Erina sengaja mampir ke supermarket untuk membeli kurma dan buah-buahan yang lain.


Tapi tetap saja Kurma yang Erina cari tidak ada di supermarket tapi Erina tetap membelinya.

__ADS_1


"Kamu lagi apa sayang?segitu fokusnya liat hp sampai-sampai suami dianggurin"ucap Cakra yang kepo ingin melihat ke arah hp Erina.


"Ini aku lagi cari kurma muda Mas, tadi di supermarket ga ada jadi pengen beli online aja"ucap Erina tanpa melihat ke arah Cakra yang terkejut.


__ADS_2