Romantic Wedding

Romantic Wedding
Kakak Adik


__ADS_3

Setelah mengantarkan Candra, Erina lalu pergi ke perpustakaan terlebih dahulu karena kelasnya akan di mulai nanti.


Erina memilih kursi di paling belakang ia memanfaatkan waktu untuk mulai menyusun skripsinya dengan referensi buku yang kemarin ia beli bersama Dika.


"Ini buku tambahan buat referensi"ucap seseorang yang tiba-tiba menyimpan buku di depan Erina.


"Eh Kak Dika makasih ya"ucap Erina ia merasa tidak enak karena masalah kemarin.


"Ini baca-baca aja dulu nanti setelah kelas kamu kita bimbingan disini ya"ucap Dika seperti biasa seolah tidak pernah ada yang terjadi.


"Oh iya Kak siap"


Dika tersenyum ia lalu pergi, Erina melihat Dika seperti ada yang berbeda namun dia paham.


Sementara Di kantor pagi-pagi Cakra sudah di buat emosi ketika melihat Rena duduk di ruangannya.


"Hai Selamat pagi"ucapnya menyapa Cakra.


Bukannya masuk Cakra memilih keluar kembali dan malah masuk ke ruangan Ega.


"Sabar Cakra tahan emosi"batin Cakra.


"Loh ngapain disini bro"ucap Ega yang tiba-tiba masuk.


Cakra hanya diam ia melihat Ega dengan malas, dan memilih mulai membuka laptopnya.


Ega yang penasaran lalu memilih melihat langsung ke ruangan Cakra namun baru beberapa langkah ia melihat seorang wanita yang ia kenal keluar dari ruangan Cakra.

__ADS_1


"Cakra mana"tanyanya pada Ega.


"Entah"ucap Ega lalu pergi kembali ke ruangannya.


"Pantas aja Cakra memilih ke ruangan gue"gumam Ega.


Sebelum kembali ke ruangannya Ega memilih pergi membuatkan Kopi untuknya dan untuk Cakra, ia tidak sengaja mendengar percakapan pegawai lain.


"Eh Bu Lilis tau ga katanya Bu Rena dipindah tugas lagi ya ke kantor samping"ucap Ratih


"Tau Bu kok bisa sih, saya males dia kesini lagi udah bagus jauh-jauh malah kesini lagi"


"Oh pantas aja kemaren dia ikut rapat dan hari ini dia ada disini, ga tau malu banget tuh perempuan"batin Ega ikut emosi.


Selesai membuatkan kopi ia lalu segera pergi ke ruangannya dan memberitahukann apa yang ia dengar pada Cakra.


"Udahlah biarin aja, gue udah ga punya urusan lagi sama dia"ucap Cakra santai.


Setelah memastikan tidak ada Rena, Cakra kembali ke ruangannya ia melihat kotak makanan dan sebuah memo.


"Ini sarapan buat kamu jangan lupa di makan ya ganteng"


Cakra memilih mensobek-sobek.memonya dan membuangnya sementara kotak makannya ia berikan pada OB.


...----------------...


Selesai jam kuliah Erina menunggu Dika di perpustakakaan sesuai janjinya ia bahkan melewatkan makan siang karena terburu-buru.

__ADS_1


"Santai aja Eri, kenapa harus buru-buru"ucap Dika terkekeh karena Erina melihat tampilan Erina kerepotan karena lupa membereskan kembali ke tas.


"Hehe takut Kak Dika udah nungguin soalnya"ucap Erina yang masih ngos-ngosan.


"Ini minum dulu" Dika memberikan botol air mineral yang sengaja ia beli untuk Erina.


"Makasih Kak"Erina langsung meminum habis botol ai yang berukuran sedang ituh.


"Ok kita lanjut aja"ucap Dika


Erina dan Dika seperti dosen pembimbing dan mahasiswa pada umumnya namun yang membedakan panggilan saja, Selama bimbingan banyak mahasiswi yang menatap ke arah Dika dan banyak yang iri pada Erina.


"Hebat ya kamu Eri baru satu hari udah sejauh ini, bisa-bisa minggu depan udah selesai nih"puji Dika


"Makasih Kak ini juga berkat bantuan Kakak, jadi Erina bisa kan ikut Ujian Akhir bulan depan?"


"Bisa dong semangat yaa sebentar lagi lulus"


Selesai bimbingan mereka lalu pergi ke cafe,yang masih sekitaran kampus, Dika sengaja membawa ke cafe karena Ia tidak sengaja mendengar suara perut Erina.


"Hmm Kak aku boleh ngomong ga?"ucap Erina.


Sambil menunggu makanan Erina mencoba berbicara perihal kemarin, ia tidak ingin pertemanan mereka hancur hanya karena masalah percintaan.


"Udahlah Eri jangan di bahas, kamu ga usah merasa bersalah sebaiknya kamu lupain aja ya anggap yang kemarin cuma angin lalu saja tapi kamu harus ingat Kakak tetap akan slalu ada buat kamu walaupun kita tidak berjodoh setidaknya kakak adik bisa kan?"ucap Dika tersenyum.


"Iya Kak Makasih yaa, aku bakal seneng dong punya Kakak dosen ganteng yang diidolakan banyak mahasiswi"

__ADS_1


"Hahaha kamu bisa aja"


Tidak lama kemudian makanan datang, Erina lalu segera makan karena tadi pagi ia hanya sarapan sedikit takut kesiangan menjemput Candra.


__ADS_2