Romantic Wedding

Romantic Wedding
Pindah Rumah


__ADS_3

Segala Furniture rumah sudah sampai, Erina di bantu mertua dan orang tuanya untuk membereskan rumahnya. sementara Cakra tidak bisa izin karena ada rapat penting.


"Alhamdulillah sepertinya besok atau hari ini juga kalian bisa langsung tinggal disini"ucap Mama.


Bunda, Mama dan Erina berkumpul di taman belakang menikmati angin sore setelah lelah beraktifitas sementara Papa dan Ayah memilih menikmati secangkir kopi di taman depan.


"Nah tinggal rencana untuk acara syukuran rumah baru, maunya kapan ?"ucap Bunda.


"Besok saja gimana kebetulan kan hari sabtu juga Cakra libur, gimana Erina?"ucap Mama.


"Erina ikut saja apa kata Bunda dan Mama"


"Ok, berarti tugas kita besan"ucap Mama pada Bunda.


"Iya Jeng"


Erina memilih pemit pergi untuk ke kamar, mencari ponselnya yang sejak pagi tidak ia sentuh.


"Aduh Mas Cakra nelpon banyak banget "gumam Erina lalu segera menelpon balik.


📞 "Hallo Sayang"


"Hallo Mas, maaf ya hp aku tadi disimpan di kamar jadi ga tau kalo kamu nelpon"


📞"Iya Gapapa kok, sebentar lagi aku pulang kesana jangan masak ya, aku udah beli makanan tunggu sebentar lagi"


"Iya Mas hati-hati"


Setelah bertelpon dengan Cakra, Erina merasa sangat gerah ia memutuskan untuk mandi.


Selang beberapa menit, akhirnya Cakra sampai di rumah barunya terlihat Papa dan Ayah mertunya sednag mengobrol santai.

__ADS_1


"Tuan rumah baru datang"ucap Papa tersenyum pada Cakra.


"Hehe iya Pa, yang lain pada kemana ?"


"Ada lagi dibelakang coba liat"ucap Ayah


"Kalo gitu Cakra masuk dulu"ucap Cakra lalu segera masuk ke dalam rumahnya.


Cakra langung menuju taman belakang tanpa pergi ke dapur terlebih dahulu.


"Assalamualaikum"ucap Cakra.


"Waalaikumsalam, eh Cakra udah pulang" ucap Mama ketika Cakra mencium tangannya.


"Udah Ma, oh iya ini Cakra bawakan makanan jadi Mama sama Bunda ga perlu repot-repot masak"


"Alhamdulillah, sini biar Bunda pindahin, kamu lebih baik istirahat dulu Erina tadi pamit ke kamarnya mungkin lagi istirahat"


Cakra membuka pintu dan pertama yang ia lihat adalah Erina yang hanya memakai daleman saja ia baru selesai mandi dan memakai pakaian di kamar namun ternyata Cakra malah melihatnya.


"Ish Mas kamu ngagetin aja, sana pergi dulu aku mau pakai baju"ucap Erina gugup ia lalu memakai kembali handuknya.


Bukannya mendengarkan omongan Erina, Cakra justru menutup pintu dan tidak lupa menguncinya.


Setelah itu menghampiri Erina dengan senyum yang sangat manis.


"Kok malah di kunci sih Mas, kamu mau mandi ya"ucap Erina sembari menunduk dan mempererat handuk yang ia pakai.


Cakra sudah sampai di depan Erina yang masih menunduk membuatnya terlihat sangat menggemaskkan.


"Kamu sengaja ya mancing aku"bisik Cakra pada Erina.

__ADS_1


"Engga kok Mas, aku habis mandi terus mau pakai baju disini kirain aku Mas Cakra belum pulang"ucap cepat Erina.


"Tanggung jawab dong ini aku udah bangun loh"ucap Cakra mengarahkan tangan Erina pada sesuatu yang sudah berdiri tegak di bawah sana.


"Ih Mas jangan sekarang ya, diluar Ada Mama dan Bunda"ucap Erina takut.


"Terus gimana dong, dia udah terlanjur bangun masa iya aku harus nuntasin sendiri di kamar mandi"ucap Cakra lesu.


"Ya gimana lagi Mas, aku takut kalo.."


ucap Erina terhenti karena serangan Cakra yang mendadak menciumnya dengan rakus.


Erina yang awalnya menolak namun tetap membalas ciumannya. barulah setelah kehabisan nafas mereka melepas pungutannyan.


"Sekali aja ya Pliss ga lama kok, mereka juga paham"ucap Cakra masiu berusaha membujuk Erina.


Erina diam ia sangat bingunh di satu sisi ia takut kedua orang tuanya dan mertuanya mendengar adegan panas mereka dan di satu sisi ia tidak mau dosa karena menolak ajakan suami.


Cakra yang sudah tidak tahan lalu segera mengangkat Erina dan membaringkannya di kasur.


Baru saja Cakra akan mencium Erina lagi, terdengar suara ketukan di pintu yang menghentikan aktifitas mereka.


"Erina Cakra ayo kita makan dulu"ucap Mama.


"Iya Ma sebentar lagi kita nyusul"jawab Erina setengah berteriak.


Hasrat Cakra langsung turun, ini kedua kalinya ia di ganggu oleh Mamanya sendiri.


"Udah ya Mas nanti lanjut lagi aja, sekarang kita makan dulu kamu ganti baju dulu sana tadi aku udah bawain baju-baju kamu sebagian"ucap Erina lembut.


Cakra lalu menurut saja, ia lalu segera perggi ke kamar mandi..

__ADS_1


"Yaa ampun belum sehari aku tinggal disini Mas Cakra mesumnya udah naik level gimana kalo nanti, aduhh aku harus siap-siap nih"batin Erina buru-buru memakai bajunya.


__ADS_2