
Beberapa hari kemudian Erina disibukkan dengan Tugas Kampus tugas Organisasi dan juga Persiapan pernikahan.
Sebagian besar sudah di persiapkan oleh para orang tua, Erina dan Cakra hanya mengikuti saja.
bahkan hubungan Erina dan Cakra semakin dekat, sering menjemput atau sekedar janjian di luar.
Hari ini Erina datang pagi-pagi ke kampus karena jadwal kuliahnya ada perubahan jam, ketika di melewati toilet Erina bertemu dengan temannya ..
" Erina jangan lupa nanti ada Rapat, kata si ketua harus hadir semua " ucap Hana teman satu organisasinya
" Harus banget ya ?"
" harus lah, kamu lupa ya sebentar lagi kan bakal ada acara besar dan ketua pelaksananya departemen kamu "
" iya iya inget kok"
" awas jangan lupa hadir"
" iya "
Erina bergegas pergi ke kelasnya, sebelum terlambat.
" Bakal pulang sore deh kayanya"batin Erina
\=\=\=
Sebagian besar rekan-rekan Cakra di kantor sudah mengetahui bahwa ia akan menikah tapi mereka belum mengetahui calon istri Cakra.
" Makin semangat kerja ya Pak"ucap Bu Dina salah satu pegawai
__ADS_1
" Eh Iya Bu harus dong" ucap Cakra
" Ga sabar deh pengen liat calon istrinya pasti cantik ya "
" Cantik bu kan perempuan "
" Eh iya juga ya Pak, eh Bu Dea patah hati dong ya kesiann upss maaf Pak" ucap Bu Dina
Cakra hanya menggelang tidak menanggapi, ia malas jika membahas orang lain .
ketika jam pulang kantor Cakra sangat semangat iya berencana akan menjemput Erina untuk mengajaknya makan di luar atau sekedar bertemu.
Cakra masih menunggu balasan pesan dari Erina namun tidak kunjung di balas bahkan di telpon juga nomornya tidak aktif, Cakra memutuskan untuk ke Rumah Erina.
beberapa menit kemudian Cakra sudah sampai di Rumah Erina.
"Oh begitu ya Bun, kalo gitu Cakra pamit pulang ya Bun"
" eh ga mau masuk dulu ?"
" tidak usah Bun, terimakasih Cakra pamit ya Bun"
Cakra pamit pulang namun ia tidak pulang ke rumahnya melainkan Ke Kampus Erina ia sangat khawatir.
Disisi lain Erina sedang sibuk berdiskusi dengan teman-teman Organisasi ia tidak menyadari jika ponselnya mati karena ia menyimpannya di tas.
Ketika menjelang maghrib barulah rapat di bubarkan, Erina sangat lelah ia berniat untuk memesan ojek online karena tidak mungkin jika harus naik kendaraan umum karena sudah tidak ada dan jalan satu-satunya adalah pesan ojek online namun baru saja Erina membuka ponselnya dan ternyata ponselnya mati.
" seneng banget ya bikin orang khawatir" ucap Seseorang yang mengejutkan Erina
__ADS_1
" Astagfirulloh Mas Cakra ngagetin aja, ngapain disini Mas?" ujar Erina
" Ya nungguin kamu lah, kenapa coba hpnya ga aktif " ucap Cakra yang sedikit kesal
" maaf-maaf semalem lupa ngecharger jadi batre nya habis deh "
" Hmm yasudah ayo kita pulang "
Erina merasa tidak enak pada Cakra, Erina menduga jika Cakra sepulang kerja tidak pulang ke rumahnya karena terlihat dari seragam PNS yang masih di pakai Cakra.
Sepanjang jalan mereka tidak berbicara sama sekali, Cakra masih sedikit kesal dan Erina yang bingung karua bagaimana.
" Makasih Mas, Ayo masuk dulu " ucap Erina
" tidak usah, Saya lanjut pamit pulang saja" ucap Cakra sebenarnya malu jika bertemu Bunda karena tadi ia pamit akan pulang tapi malah pergi ke kampus Erina.
" Yasudah hati-hati Ya Mas, kalo sudah sampai jangan lupa kabarin"
Cakra mengangguk lalu segera pergi sebelum Bunda melihatnya, Erina lalu segera masuk
Selesai mandi Erina langsung merebahkan tubuhnya, ia teringat ketika Bunda tadi bilang jika Cakra datang mencari dirinya.
" Sebegitu khawatirnya, Bunda sama Ayah juga biasa aja " gumam Erina
sebelum tidur Erina menyempatkan untuk mengirim pesan Pada Cakra.
📩 Selamat istirahat Mas, Maaf ya untuk hari ini dan terimakasih sudah khawatir.
setelah itu Erina langsung menyimpan ponselnya dan pergi tidur ia sudah sangat mengantuk.
__ADS_1