Romantic Wedding

Romantic Wedding
Saling menyuapi


__ADS_3

Kecanggungan terjadi ketika Cakra dan Erina yang sedang berpelukan harus kepergok oleh salah satu suster yang mengantarkan makanan untuk Erina.


"Mohon maaf, pak bu saya hanya ingin mengantarkan makanan untuk ibu Erina"ucap Si Suster.


"Iya sus silahkan"jawab Cakra.


Setelah mengantarkan makanan, si suster lalu pamit pergi, Cakra dengan sigap langsung bersiap untuk menyuapi Erina.


"Sekarang kamu makan dulu yaa, biar cepat sehat lagi ya Sayang"ucap Cakra.


"Kamu udah makan belum Mas?"tanya Erina sambil mulutnya penuh dengan makanan.


"Belum"jawab Cakra, ia memang tidak sempat makan karena banyak yang harus di kerjakan makanya Cakra melewatkan makan siang supaya cepat kembali ke rumah sakit menemani Erina.


"Sekarang kamu dulu yang makan, Mas nanti aja"ucap Cakra.


Tidak lama kemudian Bunda dan Mama datang, Bunda langsung mengambil alih menyuapi Erina supaya Cakra bisa makan.


"Makan dulu sini Mama suapin"ucap Mama bersiap menyuapi Cakra.

__ADS_1


"Biar aku aja sendiri Ma"ujar Cakra.


"Suut udah Mama suapin aja"


Akhirnya Cakra menurut ia makan dengan disuapin Mamanya dan Erina hanya mengulum senyum melihat wajah suaminya yang menahan malu.


"Gausah malu-malu kaya gitu dong, ingat kamu juga dulu waktu kecil sampai SMA bahkan masih di suapin sama Mama"ucap Mama.


"Iya iya Mama ku yang cantik"jawab Cakra.


Tidak lama setelah Cakra dan Erina selesai makan Ayah datang bersama Candra, begitu masuk Ayah langsung memeluk Erina.


"Syukurlah kamu sudah sadar"ucap Ayah.


Tiba-tiba suasana berubah kini semua mata menatap Erina dan Ayahnya apalagi ketika melihat Ayah menangis, Bunda juga mendekat dan memeluk Erina dan Ayah bersamaan.


Sementara Cakra dan Candra memeluk sang Mama mereka juga ikut terbawa suasana.


\=\=

__ADS_1


Ketika malam hari tiba kini hanya ada Cakra dan Erina saja, karena tadi sore Ayah dan Bunda pamit pulang disusul Mama dan Candra.


"Kenapa liatin aku Mas?"tanya Erina pada Cakra yang hanya duduk sambil menatapnya.


"Jangan kaya gini lagi ya Sayang, Mas ga sanggup liat kamu terbaring lemah di ranjang rumah sakit kaya kemarin"lirih Cakra masih dengan menatap wajah Erina.


"Iya Mas, maafin aku juga yaa"


"Mulai sekarang ga boleh ada yang kamu sembunyikan lagi yaa dari Mas, apapun itu kamu harus ceritain sama Mas"


"Iya Mas"jawab Erina lalu memeluk erat tubuh Cakra.


"Tapi Mas suka liat kamu terbaring lemah di ranjang kamar kita setelah pertempuran panas kita berdua"bisik Cakra dengan sedikit meniup telinga Erina.


"Ihh dasar mesum"ucap Erina dengan wajah yang bisa di pastikan sudah merah karena malu dengan ucapan suaminya sendiri.


"Ya gapapa dong sama istri sendiri"


"Udah ah kamu tidur di sofa aja sana, aku mau tidur aja ngantuk"ucap Erina lalu menutup tubuhnya dengan selimut.

__ADS_1


"Teganya kamu, padahal Mas masih kangen masih pengen peluk-peluk kamu"ucap Cakra pura-pura ngambek ia lalu turun perlahan dan sesuai dugaan Erina lalu menahan pergelangan tangan Cakra dan memintanyan memeluk kembali dirinya.


Cakra memeluk Erina sampai mereka terlelap tidur walaupun mereka harus berdesak-desakan di ranjang pasien yang sempit tapi malah membuat keduanya tertidur sangat nyenyak walaupun bisa di pastikan Cakra akan merasa pegal-pegal nanti ketika bangun.


__ADS_2