Romantic Wedding

Romantic Wedding
Harus Biasa


__ADS_3

Erina memutuskan pulang lebih dulu karena tidak enak membuat Cakra menunggu lama.


" Udah Makan siang ?" tanya Cakra pada Erina


" Belum Pak nanti saja di rumah "


" udah kita makan dulu saya juga belum makan "


Cakra mengajak Erina ke sebuah tempat makan yang menyajikan pemandangan persawahan hijau.


" Baru tahu kalo disini ada tempat kaya gini"ucap Erina ia tidak henti-hentinya terpukau dengan pemandangannya walaupun tempatnya sederhana tapi pemandangamnya sangat luar biasa.


" iya ini baru buka sekitar 2 tau 3 bulan lalu, saya juga ini yang kedua kalinya kesini yang pertama teman - teman kantor ngajak kesini, makannanya enak-enak juga" ujar Cakra panjang lebar


" Mau makan apa ?" tanya mereka bersamaan, beberapa saat hening lalu tersenyum .


" Eh kalo saya Ayam bakar saja sama es teh manis "ucap Erina


Cakra lalu pergi ke kasir sedangkan Erina sibuk memfoto pemandangan.


Beberapa menit kemudian makanan datang tapi Cakra belum juga datang.


" lagi ke kamar mandi mungkin ya" gumam Erina ia merasa sangat kelaparan apalagi di depannya tersaji makanan yang sangat menggiurkan tapi ia tidak enak jika harus makan seorang diri.

__ADS_1


cukup lama akhirnya Cakra datang, Terlihat dari wajah Cakra sepertinya Erina menduga ia baru saja selesai solat.


" kok belum di makan?"tanya Cakra


" Nungguin Bapak "


" Oh gitu yasudah ayo makan"


Cakra nampak santai memakan makanannya lain halnya dengan Erina yang masih malu-malu.


Cakra hanya tersenyum sangat menggemaskan menurutnya.


" Oh iya kapan kita mulai temuin pihak WO?" tanya Cakra sembari meminum Es Teh manisnya


" kenapa kaget gitu?" ujar Cakra


" hmm maaf Pak, saya hanga kaget saja "


" jadi kapan ? waktunya lumayan mepet loh"


" Apa tidak bisa kita saja yang mengurusnya lebih hemat juga kan Pak ?"


" Kalo itu yang kamu mau saya sih ikut aja tapi masalahnya memangnya kamu sedang tidak sibuk sama tugas kampus ? Kalo saya engga tahu sih tapi saya akan usahakan "

__ADS_1


" ya kan tidak kita berdua saja nanti juga di bantuin yang lain pasti bisa deh, kamu tenang nanti aku juga akan tanya Kak Dewi "ucap Erina tanpa sadar sudah mengganti panggilan Aku-kamu


" Ciee manggil nya aku Kamu nih sekarang ?" ucap Cakra


" eh maksud saya bapak, maaf maaf" Erina tertunduk malu karena merasa tidak sopan memanggil Pak Cakra kamu.


" Ih santay aja kali, kamu tuh harus terbiasa kalo bisa jangan kamu panggilnya Sayang aja gimana ?" Ujar Cakra yang terus menggoda Erina


" iya itu nanti kalo udah Sah, jadi gimaana kalo ga pake WO gapapa ka ?"ucap Erina memberanikan Diri menjawab


" iya gapapa kok, jadi mulai besok kita persiapan nya ya "


Setelah berbincang-bincang cukup lama akhirnya mereka memutuskan untuk segera pulang.


namun sebelumnya Erina dan Cakra mampir dulu ke minimarket, Erina ingat jika di rumahnya masih ada keponakan-keponakannya yang belum pulang jadi Erina memutuskan untuk membelikan jajannan


" Kok kemaren aku ga liat keponakann kamu?" tanya Cakra


" Iya kemaren sengaja mereka main di Rumah Tante biar ga ganggu katanya"


" Oh gitu pantes aja ga keliatan "


setelah merasa cukup Erina bergegas ke kasir dan tentu saja Cakra yang membayarnya. setelah itu mereka lanjut untuk pulang .

__ADS_1


__ADS_2