Romantic Wedding

Romantic Wedding
Bosan


__ADS_3

Kondisi Erina semakin hari semakin baik tepat di hari ketiga setelah Erina tersadar, Dokter memperbolehkan Erina pulang.


"Udah selesai Bunda beresin sepertinya sudah tidak ada lagi yang tertinggal"ucap Bunda.


"Iya Bun Makasihya Maaf Erina slalu ngerepotin Bunda"


"Iya gapapa kok asal kamu janji jangan kaya gini lagi yaa, pokoknya mulai sekarang Bunda akan turun tangan buat nganterin makanan buat kamu mau pagi siang malem Bunda sendiri yang akan masakin kamu dan mastiin kamu makan "


"Yaampun Bun ga usah segitunya, Erina janji ga bakal lupa makan lagi kaya gini kalo perlu nanti Erina setiap makan video call aja sama.Bunda ya biar Bunda percaya"


"Iya iya Bunda percaya"


Tidak lama kemudian Cakra datang bersama Ayah setelah mengurus administrasi, Cakra lalu mengendong Erina untuk duduk di kursi roda walaupun sebenarnya Erina sanggup berjalan namun di paksa oleh Cakra dan juga Ayah Bundanya.


Erina hanya menurut yang penting ia bisa pulang, ia sudah sangat merindukan suasana rumah. Namun selama seminggu kedepan Erina tinggal sementara di rumah Bunda, karena permintaan Ayah dan Bunda dan Cakra juga menginjinkan karena Cakra juga khawatir jika ia bekerja dan Erina sendirian di rumah.

__ADS_1


"Auntyyy"teriak Iky menyambut kedatangan Erina.


"Ikyyy Aunty kangen kamuuu"ucap Erina memeluk Iky.


"Iky juga kangen Aunty, Iky sedih liat Aunty di tidur di lantai"ucap Iky yang mengusap air matanya dan memeluk erat Erina.


"Cup cup jangan nangis ya, aunty gapapa kok aunty kan kuat"


Erina sudah mendengar dari Kak Dewi tentang Iky yang pertama kali menemukannya pingsan di kamar, dan semenjak itu Iky slalu menanyakan kabar Erina.


Setelah menani Iky bermain sebentar, Erina dan Cakra lalu pergi ke kamar untuk beristirahat.


"Harus istirahat Sayang, Mas janji nanti sore kita jalan-jalan gimana? terserah kamu mau kemana asalkan sekarang harus istirahat dulu"jawab Cakra lembut.


"Janji ya Sayang"ucap Erina senang.

__ADS_1


Cakra langsung mengangguk, ia lalu merebahkan tubuhnya di samping Erina.


"Pelukk"ucap manja Erina.


Cakra lalu mendekatkan tubuhnya dan memeluk Erina, tidak butuh lama bagi keduanya untuk terlelap.


Ketika sore hari tiba, niat Cakra ingin mengajak jalan-jalan Erina namun tidak jadi karena ternyata hujan turun sangat deras dan tempat yang ingin di tuju Erina berada di outdoor jadi mau tidak mau mereka tidak jadi pergi.


"Bosan banget Mas, mau nemenin main Iky tapi dianya lagi tidur"ucap Erina yang sedang tidur di pangkuan Cakra yang fokus dengan siaran tv.


"Yaudah kita main aja berdua gimana?"ucap Cakra tapi Erina malah salah mengartikannya.


"Ih ga mau ah"jawab Erina cepat sambil tangannya menutup ke arah dadanya.


"Ya ampun Sayang maksud Mas kita main game berdua gitu atau ga nonton bukan main yang itu"ujar Cakra tertawa cekikian melihat tingkah Erina.

__ADS_1


"Oh kirain ya maaf, yaudah kita nonton aja Mas"jawab Erina malu.


Akhirnya mereka hanya menonton film berdua saja di kamar namun tentu dengan sedikit di dekorasi oleh Erina yang seakan-akan seperti sedang di bioskop dengan mematikan lampu dan menutup tirai dan tidak lupa menyediakan cemilan dan minuman walaupun bukan popcorn tapi Erina dan Cakra sudah sangat senang.


__ADS_2