
Cakra datang ke kantornya dengan wajah yang berseri-seri, kalo bukan karena Cakra baru saja cuti mungkin hari ini Cakra akan izin tidak masuk kantor dan memilih berduaan dengan Erina.
"Pak Cakra cerah banget hari ini pasti habis di kasih jatah ya sama istrinya?"ucap Bu Ratih salah satu pegawai satu kantor dengan Cakra.
Cakra hanya tersenyum, memang di kantornya kebanyakan sudah pada menikah hanya tinggal Cakra dan 2 pegawai kontrak saja.
Semua pegawai berkumpul untuk apel pagi,Cakra berdidi paling belakang ia tidak sepenuhnya mendengarkan, malahan ia memimirkan tentang Erina.
"Baru nyampe tapi pengen pulang aja"batin Cakra.
"Bro ayo balik ke ruangan ngapain lama-lama disini"ucap Ega yang membuyarkan lamunan Cakra.
"Eh kok cepet amat sih biasanya lama"ucap Cakra.
"Engga kok emang biasanya jam segini, kamunya aja yang ngelamun mulu Bro kenapa sih coba cerita?"
"Engga ada ya ini rahasia negara, orang asing ga boleh tau"ucap Cakra tersenyum lalu berjalan mendahului Ega yang dibuat penasaran.
"Curang lo Bro cepet kasih tahu kepo nihh ada apa"ucap Ega yang sangat penasaran.
"Hmm apa jangan-jangan lo habis di kasih jatah ya Bro? berapa ronde sampe wajah lo berseri-seri gitu ?tebak Ega.
"Jangan kepo deh, udah sana pergi kerja"ucap Cakra menutup ruangannya sebelum Ega ikut masuk.
"Hmm dasar pengantin baru"gerutu Ega lantas segera pergi ke ruangannya.
Sementara Erina sedang istirahat di kamar setelah membantu membuatkan sarapan dan beres-beres rumah.
__ADS_1
"Akhirnya bisa jadi istri seutuhnya buat Mas Cakra"gumam Erina sebelum tidur Erina mengirmkan pesan untuk Cakra.
đŸ“¤Semangat kerjanya Mas đŸ¤— aku istirahat dulu ya bye bye suami
Erina tertawa geli sendiri ketika mengirmkan pesan pada Cakra, dia yang dulunya sangat cuek terhadap lawan jenis malah setelah menikah Erina seperti mulai sangat bucin pada Cakra walaupun masih malu-malu.
Cakra yang tengah fokus bekerja, langsung mengambil ponselnya ketika mendengar notif spesial siala lagi kalo bukan dari istrinya Erina.
"Ih jadi makin kangen kan"gumam Cakra setelah membalas pesannya.
"Sepertinya aku harus cepat-cepat selesaikan pembangunan rumah supaya bisa bebas berdua dengan Erina tanpa pengganggu"batin Cakra lalu segera menghubungi seseorang menanyakan perihal rumahnya.
\=\=\=
Mungkin karena kelelahan Erina tertidur sampai lebih dari 4 jam dan sudah lewat jam makan siang.
"Mama"ucap Erina
"Sini Sayang, gimana tidurnya nyenyak ga ?"tanya Mama karena sebelumya Erina izin untuk istirahat karena semalam kurang tidur dengan alasna mengerjakan tugas.
"Nyenyak kok Ma, maaf ya Erina jadi ga bantuin Mama masak deh"
"Gapapa sayang, bantuin Mama bisa kapan aja kok, udah mending sekarang Kamu majan siang dulu sana nak"ucap Mama
"Mama udah makan?"
"Udah dong,ayo sekarang makan siang dulu sana nanti lanjut ngobrol-ngobrol lagi ya"ucap Mama
__ADS_1
"Yaudah kalo gitu Erina makan siang dulu ya Ma"
Erina pergi makan siang sendirian, ia makan sangat lahap sampai-sampai tidak menyadari Mama duduk di samping Erina.
"Nah gitu makan nya lahap"ucap Mama tiba-tiba membuat Erina hampir tersedak.
"Iya Ma, habisnya masakan Mama enak banget jadinya Erina ga tahan deh buat makan semuanya "ucap Erina tersenyum malu.
"Syukurlah kalo Erina suka, ayo habiskan"
"Iya Ma"
Selesai makan, Erina dan Mama duduk di taman belakang sembari menikmati sejuknya angin walaupun terik panas matahari.
"Kalian ga ada rencana honeymoon gitu?"ucap Mama.
"Belum tau Ma, kalo Erina terserah Mas Cakra aja kalopun engga juga gapapa Ma"ucap Erina jujur.
"Hmm ya kalo bisa diusahakan ya"
"Iya Ma"
"Mama cuma berharap segera menimang cucu aja"ucap Mama tersenyum.
Erina tersenyum kaku, baru saja semalam Erina di unboxing Cakra.
"Sempet lupa tujuan menikah pasti ingin punya anak, sementara aku masih kuliah bagaimana ini"gumam Erina.
__ADS_1