Ruang Dan Waktu

Ruang Dan Waktu
Preman Pensiun


__ADS_3

Adel tidak langsung menuju rumahnya, melainkan gadis itu mampir ke toko buku langganan tempat dimana dia pertama kali bertemu dengan Kaisar.


Dia berjalan santai menyusuri trotoar dari halte angkot yang letaknya tidak jauh dari toko buku. Adel sengaja mengurungkan niatnya untuk langsung pulang karena tidak ada yang dia lakukan di rumah, yang ada hanya akan membuat pikiran dan perasaannya memburuk jika sudah berhadapan dengan Satya.


Tiba-tiba dari arah belakang, Adel dirangkul oleh seseorang, "Diem, jangan berontak." Ucap seseorang orang itu.


Adel justru hampir melompat karena terkejut, dia berusaha melepaskan tangan Kaisar yang merangkulnya.


"Apa-apaan sih lo?! Lepasin gak?!" Ucap Adel dengan cukup keras.


"Gue bilang diem, udah Lo nurut aja lo nggak lihat di depan ada dua orang preman?!" Ucap Kaisar setengah berbisik sambil terus berjalan dengan merangkul Adel.


Adel ikut menatap ke arah Kaisar memandang dan benar saja, ada dua orang preman berwajah garang, berumur sekitar empat puluh tahun sedang memperhatikan keduanya dari kejauhan.


Ketika melewatinya, Kaisar menyapa kedua preman tersebut, "Misi bang, jemput adek baru pulang." Ucapnya dengan tersenyum dan setengah menunduk.


Preman itu menepuk pundak Kaisar sehingga membuat pemuda tersebut terkejut ketakutan serta berdiri kaku dan bersiap memasang kuda-kuda seandainya sesuatu yang buruk terjadi.

__ADS_1


"Hati-hati mas adeknya dijaga, disini banyak preman berkeliaran. Saya juga lagi nunggu anak saya pulang sekolah." Ucap salah satu preman tersebut.


"Preman? Bukankah dia sendiri juga preman?" Kaisar bertanya dalam hati.


Kaisar memperhatikan kedua orang yang dianggapnya preman itu dari atas sampai bawah, kedua orang yang berpenampilan garang dan badan yang dipenuhi dengan tatto membuat siapa saja akan ketakutan ketika melihatnya. Tapi siapa sangka, kedua orang itu justru adalah orang baik yang ikut menjaga tempat sekitar dari preman-preman puber yang masih berusia muda yang suka membuat kekacauan.


Seolah menyadari isi pikiran Kaisar, salah seorang yang lain menjelaskan, "Tidak usah takut dik, kami ini preman pensiun jadi kami tidak akan melakukan hal-hal yang menakutkan."


"Betul! Apalagi kami sudah berkeluarga dan punya anak gadis, jadi mana mungkin kami akan mempermalukan anak kami dengan hal-hal seperti itu. Yang lalu biarlah berlalu dan dan dijadikan pelajaran serta pengalaman. Yang penting dimasa tua kita sudah bertaubat dan hidup lebih baik lagi." Ujar salah satu preman pensiun yang lain.


"Iya betul, hahaha lucu sekali, bagaimana bisa kita dulu seperti itu." Temannya menimpali dengan tertawa bahkan sampai mengeluarkan air mata.


Kedua preman pensiun itu melirik ke arah Kaisar dan juga Adel yang hanya diam memperhatikan keduanya tertawa. Menyadari hal itu Kaisar langsung menunjukkan tawanya.


"Hahaha." Kaisar tertawa dengan terpaksa, dia bahkan menyikut tangan Adel sebagai kode agar Adel ikut tertawa sepertinya, dan hal itu langsung ditangkap oleh Adel dan keduanya pun tertawa meskipun dengan tawa yang dibuat-buat.


"Yoi bang, sudah tua mah menikmati masa tua aja ya bang." Kaisar menutup mulutnya ketika refleks mengucapkan kalimat itu, yang membuat kedua preman pensiun itu melotot ke arahnya.

__ADS_1


"Mati gue!" Gumam Kaisar pelan.


"Hahaha betul itu." Siapa sangka keduanya justru tertawa mendengar ucapan dari Kaisar.


"Haha ya bang, kalo gitu kita duluan bang. Haha." Kaisar berkata dengan diiringi tawa yang dibuat-buat lalu langsung pergi bersama Adel meninggalkan keduanya yang tengah bernostalgia.


Kaisar tak menyadari sepanjang dia berjalan, tangannya masih setia merangkul bahu Adel.


"Kok gue deg-degan?" Ucap Adel dari dalam hati.


"Kenapa diem aja? Udah nggak usah takut tadi kan lo denger sendiri mereka adalah preman pensiun." Ucap Kaisar yang melihat Adel diam tak berkata apapun.


Adel menyelonong terlebih dahulu yang membuat rangkulan Kaisar terlepas, "Yang mikir aneh-aneh soal mereka kan elo bukan gue." Ucapnya kemudian berjalan dengan cepat.


"Tunggu elah." Teriak Kaisar dengan setengah berlari mengejar Adel.


Kedepannya mungkin akan up satu Minggu sekali, turus dukung "Ruang dan Waktu" yaa😍

__ADS_1


__ADS_2