
Maaf ya.. penulis belum bisa lanjutkan novel. Hanya goresan kecil yang ku tulis untuk kalian sebagai perwakilan hati yang sekarang penulis rasakan.
Puisi kecilku.
"Penaku coba ku tulis di
secarikan kertas.
Apa yang ku tulis itu bagian dari isi hatiku.
Bagian hati yang pernah ku rasa
Semua kata terangkai
Perlahan,... Tangan ini terus menggores
Semua rasa ku tuangkan
Terkadang aku harus benar tahu,
Hatiku masih merasakan hadirnya
Pena ku masih menari di kertas putih itu
Semakin ku telisik isi hati
Semakin kacau,
Semakin tak tahu,
__ADS_1
Ingin ku tulis semua
Supaya tak lupa
Sebab aku tahu, kamu pasti
Menghilang suatu hari nanti
Aku coba mengingat kembali
Kenapa sosok mu hanya tinggal
Bayangan?
Aku mencoba kembali waras
Pena ku tak lagi selaras hati
Ternyata kamu semakin menghilang.
Jejakmu tak lagi membekas
Kenapa?
Apakah aku masih salah?
Atau aku yang tak pantas buatmu
Ku tulis ini,
__ADS_1
Ucapku keluh,
Masihkah kamu mau kembali
menoleh ke arah ku lagi
Hai penaku....
Masih adakah artimu
Aku tahu,...
Semua pasti akan berakhir,
Pada suatu titik.
Dan aku pasti akan berhenti.
Kamu pun sudah tak ada...
Penaku... Semua tak apa
Akhirnya perjuangan berakhir
Tergeletak begitu saja
Sampai menanti aku kembali
Meraih mu lagi...."
__ADS_1