Selamat Jalan Anya

Selamat Jalan Anya
Prasangka


__ADS_3

Pagi ini Anya sudah kelihatan ceria lagi, tidak seperti hari kemarin, hari ini mukanya lebih fresh malah makin cantik dan dewasa.Seperti biasa Anya sarapan pagi ditemani Ayah dan Ibu nya.


"Dek, hari ini ibu kayak nya pulang nya malam, soalnya ada acara di rumah teman Bapak, nanti malam adek makan malam duluan aja yah, jangan nunggu Ibu dan Bapak." Kata Bu Aisyah kepada Anya.


"Iyah bu, dan kayak nya nanti pas pulang kerja mau mampir dulu ke rumah kak Mery deh," Jawab Anya sekalian izin mau ke rumah Mery.


"Iyah dek, kamu selalu hati-hati yah di jalan, kalau begitu Ayah dan Ibu berangkat ke toko duluan yah?." Kata Bu Aisyah sambil melangkah keluar.


Anya pun selesai sarapan nya dan langsung berangkat kerja dengan membawa motor kesayangan nya, hari ini hari senin jadi dijalanan agak sedikit macet, Anya berhenti dikala lampu merah, Anya ngga sadar kalau dirinya ada yang merhatiin dari dalam sebuah mobil. " Benar-benar cantik". Gumam pria yang ada dalam mobil tersebut.


Tidak lama lampu merah pun berganti dengan lampu hijau, Anya pun langsung melaju kembali, sementara pria yang ada di dalam mobil tersebut mengikutinya di belakang Anya, hingga mereka sampai ke perusahaan tempat mereka bekerja.


*


*


*


"Pagi mbak Mulan?." Anya pun menyapa Mulan yang sudah duduk di meja kerja nya.

__ADS_1


"Pagi juga Anya yang cantik, fresh bener pagi ini, seperti setangkai bunga mawar yang sudah rebahan diatas meja " jawab Mulan sambil melirik meja Anya.


Anya pun menghampiri meja nya dan kaget melihat di meja sudah ada setangkai bunga mawar, Anya pun mengambil nya lalu bertanya kepada Mulan.


"Mbak siapa yang naro bunga disini?" Tanya Anya sambil memperlihatkan bunga mawar kepada Mulan.


"Mbak kan baru datang juga, jadi mbak ngga tahu siapa yang nyimpen tuh bunga, mungkin fans berat mu Nya." Jawab Mulan sambil mengedikkan bahunya.


Anya pun berpikir dan mengingat jika kemarin di taman pun dia dapat setangkai mawar, "Apa mungkin?". Gumam Anya yang masih terdengar oleh Mulan.


"Siapa Nya?, kamu tahu orang nya?, kasih tahu mbak dong?." Mulan pun penasaran.


"Entahlah mbak, aku takut salah sangka, tapi kemarin pun aku dapat juga setangkai mawar, tapi entah siapa yang ngasih, tapi sebelum ada yang ngasih aku bunga mawar, aku tuh ketemu sama Pak Anggar lo mbak, apa jangan-jangan Pak Anggar yah mbak?". Anya malah balik nanya sama Mulan.


Mereka berdua pun berdiam diri sambil memikirkan siapa pengirim bunga mawar ini. " Ah sudahlah mbak, mendingan kita kerja aja, biarin lah ngga usah di pikirin lagi." Anya pun mengajak Mulan buat memulai pekerjaan nya, lalu meletakkan kembali bunga mawar yang sempat dia pegang tadi.


*


*

__ADS_1


*


Terlihat Rico berjalan dan masuk kedalam ruangan Sani. "Pagi pak Sani." Kata Rico pada Sani. Mereka berdua teman dekat, kalau lagi diluar kantor panggilan mereka biasa sebagai teman, tapi kalau udah di dalam kantor mereka selayak nya rekan kerja, cukup propesional mereka berdua.


"Pagi juga Pak Rico, eh iyah gimana udah ketemu sama anak baru itu, cantik kan?." Kata Pak Sani.


"Baru ketemu dua kali saja kok, yah dia memang cantik, dan aku benar-benar penasaran sama dia." Jawab Rico sambil tersenyum penuh arti.


"Yah deketin lah, masa seorang playboy ngga bisa deketin seorang Zievanya, ya sudah aku saja yang deketin dia, kamu jangan nyesel yah." Sani pun sama hal nya dengan Rico yang memdamba Anya. Rico pun cuma mendelik kearah Sani tanda dia protes.


Anggar tak sengaja mendengar pembicaraan Sani dan Rico, bukan maksud Anggar menguping, tapi Anggar melewati ruangan Sani sekembalinya dari ruangan produksi.


"Baru juga kerja disini sudah direbutkan dua play boy rupanya, dasar perempuan. Gumam Anggar sambil terus melangkah menuju ruangan nya.


⭐. ⭐. ⭐. ⭐


***Aduch Anya dapat bunga mawar lagi.


Masa aku ga ada yang kasih mawar walau pun cuma setangkai🤭

__ADS_1


Secangkir kopi pun ga apa buat nemenin sambil nulis biar lancar jaya inspirasi nya.


Love u all 😘***


__ADS_2