Selamat Jalan Anya

Selamat Jalan Anya
Masih ngga bisa dihubungi


__ADS_3

"Mery,,,nak, ini ibu" Teriak Bu Aisyah sambil terus-terus san mijit bel yang ada dekat pintu.



"Iyah,, bentar bu" Jawab Mery dari dalam sambil membuka pintu rumah nya, sebenar nya Mery baru saja tiba dari sekolahan menjemput Viona.



Begitu pintu di buka, Bu Aisyah pun langsung memeluk Mery sambil nangis, Mery yang kaget pun cuma diam dan membalas pelukan hangat sang ibu, Mery mengelus lembut punggung sang Ibu.



"Ibu tenang dulu, atur nafas dulu, ayo kita duduk, lalu ibu ceritakan semuanya sama Kakak" Kata Mery sambil menggandeng ibu nya untuk duduk di sofa ruang tamu.



Bu Aisyah pun menyeka air matanya dengan tisu lalu menarik nafas pelan-pelan, "Vio mana kak? Tanya Bu Aisyah yang sudah merasa tenang.



"Vio ada di kamar Bu, baru pulang sekolah, mungkin lagi istirahat di kamar nya, Ibu kenapa? Mery pun bertanya dengan sikap ibu nya yang baru datang sudah menangis.



"Adek mu kak, Adek dari kemarin malam ngga bisa dihubungi, mana ibu ngga tahu lagi no teman-teman nya, Kakak barangkali tahu no teman-teman adek? Tolong Ibu nak," Bu Aisyah pun bercerita sambil kembali menitik kan air mata nya.



"Apa bu!! Adek ngga bisa dihubungi? Tapi kan kemarin pagi dia ada telepon kakak, katanya mau pergi ke mall". Jawab Mulan yang memang sebelum pergi ke mall Anya menghubungi Kakak nya Mery.



Mereka memang ngga ada yang tahu teman-teman kerja nya Anya, karena Anya belum mengenalkan mereka ke keluarga nya, kalau teman kuliah Anya, Ibu dan Mery sudah pada tahu.



"Semalam Ibu bermimpi buruk tentang adek mu Kak? Terus Ibu telepon dari pagi no nya ngga aktif terus, Ibu khawatir Kak, Kakak bisa bantu ibu dengan menyusul nya ke Bandung kan? bantu ibu kak,,. Bantu ibu,, hik,,,hik,,,hik,,," Kata Bu Aisyah sambil menangis.



"Tapi Kakak ngga tahu alamat perusahaan adek bekerja yang di Bandung Bu, coba Kakak telepon adek dulu, siapa tahu sekarang udah bisa dihubungi" Jawab Mery sambil meraih ponsel nya yang tergeletak diatas meja.



Mery pun terus mencoba menghubungi Anya, tapi hasil nya tetap sama, selalu operator yang menjawab nya.



"Kamu kemana dek? Kamu jangan buat kami khawatir disini" Gumam bathin Mery.

__ADS_1



"Gimana Kak? Ngga bisa kan? hik,,,hik,,,hik,, Adek kamu kemana dek? Tolong kasih kabar ibu dek" Bu Aisyah pun kembali menangis.



"Ibu harus tenang, Ibu sabar dulu yah? Kakak akan berusaha mencari kabar Adek" Jawab Mery.



Mereka pun terdiam untuk sesaat, pandangan mereka beralih ke ponsel Mery yang berdering tanda ada nya panggilan yang masuk, Mery pun secepat kilat mengambil dan menggulir icon hijau di ponsel nya.


πŸ“ž "Hallo sayang, kamu lagi ada dimana? Tanya Hary suami nya Mery.


πŸ“ž "Di rumah mas? Kenapa? Jawab Mery sambil terus mengusap tangan Ibu nya.


πŸ“ž "Tolong packing ngin baju-baju mas yah? Mas disuruh ke Bandung sama bos sore ini, jangan terlalu banyak, mas cuma dua hari kok disana, sebentar lagi mas pulang dan langsung berangkat ke Bandung" Jawab Hary dari tempat kerja nya.


πŸ“ž "Apa mas,, ke Bandung? Kalau gitu aku ikut, ga ada penolakan, jangan tanya dulu nanti aku cerita di mobil saja, sekarang aku mau sia-siap dulu" Jawab Mery dan langsung menutup panggilan nya.


*


*


*


"Ya sudah nanti saja lah aku bertanya nya, di telepon lagi juga ngga mungkin di angkat" Gumam Hary sambil membereskan meja kerja nya, lalu pergi meninggalkan ruangan nya.


*


*


*


"Bu,, ibu tenang yah? Barusan mas Hary telepon katanya dia diutus ke Bandung sama bos nya, Kakak akan ikut mas Hary ke Bandung buat nyari adek, tapi Kakak titip Vio yah bu? Kata Mery.


"Beneran nak? Iyah ga apa-apa Vio sama ibu saja, lagian Vio juga udah besar ga terlalu repot ngurus nya, biar kalau sekolah di di antar jemput sama Bapak mu" Jawab Bu Aisyah merasa senang.Mery pun cuma mengangguk saja.



"Kalau gitu Ibu tunggu sebentar udah jangan nangis lagi, kalau nangis terus nanti cantik nya ilang, terus Bapak nikah lagi deh sama yang lebih muda dan cantik, Kakak mau packing sama ngasih tahu Viona" Kata Mery sambil tersenyum di selingin candaan.



"Kamu itu nak, sama persis Bapak mu kalau ibu lagi sedih selalu ada kata-kata yang buat ibu tersenyum sekaligus emosi" Jawab Bu Aisyah sambil tersenyum tapi air mata tetap meluncur di pipi nya.



Mery pun cuma tersenyum sambil berdiri, lalu meninggalkan Bu Aisyah sendirian di ruang tamu.

__ADS_1


*


*


*


Di sebuah kamar rumah kosong, Anya masih menangis di sudut kamar sambil memeluk kedua kaki nya meratapi nasib dan terus ber do*a agar ada yang menolong nya.


"Ya Allah, kirim kan aku seseorang yang mau menolong aku, siapa pun dia orang nya, aku takut ya Allah, aku kangen Ibu,, Bapak,, Kakak-kakak ku juga teman-teman kerja ku, aku mohon ya Allah, tolong lah aku, hik,,,hik,,,hik,,," Gumam Anya sambil menangis.



Terdengar suara kunci pintu pun diputar, Anya menatap tajam ke arah pintu kamar, masuk lah pria yang kemarin yang membawa Anya ke kamar kosong itu, terlihat pria itu membawa sebuah paper bag dan nasi bungkus beserta air mineral nya.



"Kenapa nasi nya ngga kamu makan? Kamu mau mati!! Bentak pria tersebut sambil menyimpan paper bag dan nasi bungkus yang baru dia beli di depan Anya.



"Siapa kamu sebenar nya? Apa maksud kamu menculik saya? Saya ngga kenal kamu, kamu di suruh siapaaaa, hik,,,hik,,,hik,,," Teriak Anya sambil menangis.



"Kamu mau tahu? Kamu mau tahu alasan kenapa saya menculik kamu? Tanya pria tersebut kepada Anya.



"Iyah, apa alasan kamu menculik saya. Tolong lepaskan saya? Saya mohon? Saya ngga merasa punya musuh, jadi tolong saya? Hik,,,hik,,,hik,,," Anya terus memohon sama pria itu dan tek henti-henti nya menangis.



"Kalau kamu mau tahu alasan kenapa saya menculik kamu, tolong kamu makan, jangan biarkan kamu sakit, dan ini,,," Pria itu pun mengambil paper bag dan memberikan nya ke Anya.



"Ini baju buat kamu ganti, itu kan ada kamar mandi, jadi kamu mandi dan ini peralatan mandi kamu beserta handuknya, kalau kamu sudah selesai, nanti saya kembali dan akan menceritakan semua nya pada kamu" Setelah berbicara pada Anya, pria itu pun pergi meninggalkan Anya sendirian.



⭐. ⭐. ⭐. ⭐


***Ekh busyet baik hati banget itu penculik


Akh aku jadi pengen di culik juga🀭πŸ€ͺ


Makasih all sudah mau mampir di karya recehan nya aku.


Love u all😘***

__ADS_1


__ADS_2