
Sekitar dua jam mereka dalam pesawat dan kini mereka sudah berada di Bali, dari Bandara Internasional Ngurah Rai mereka langsung menuju salah satu hotel di bali.
Dan disinilah sekarang Anggar dan Anya di hotel Melamun Lovina disekitaran Buleleng Bali.
Mereka pun masuk ke kamar yang sudah disediakan pihak hotel, dari awal berangkat naik pesawat hingga kamar yang sekarang mereka tempati semua nya kakak dan kakak ipar nya yang menanggung.
Anya pun langsung merebahkan diri diatas kasur karena merasa cape setelah perjalanan dari jakarta ke Bali.
"Yang, makan dulu yah, aku pesenin delivery aja, biar kamu bisa istirahat, kamu mau apa? Tanya Anggar yang di angguki oleh Anya.
"Pesenin aku ayam betutu aja mas, oh iyah buat cemilan nya aku pengen pie susu dhian" jawab Anya sambil memejamkan matanya.
Anggar pun langsung memesan keinginan istri nya, dia menghampiri kearah istrinya yang sedang tertidur, "Kamu cape yah Yang? Kata Anggar sambil mengelus kepala Anya.
Anggar memilih membereskan dan menata baju yang di dalam koper di walk in closet lalu dia pergi ke kamar mandi untuk membersihkan tubuh nya.
Bertepatan Anggar keluar dari kamar mandi dengan rambut nya yang basah dan handuk di bagian bawah doang, sedang kan dibagian dada dia telanjang, terdengar suara kamar yang di ketuk, Anggar yang sudah mau membuka pintu kamar di cegah oleh Anya yang sudah terbangun karena mendengar ketukan di pintu.
"Mau ngapain mas? Tanya Anya sambil mematap kearah Anggar yang kelihatan sangat tampan dikala ada air yang menetes dari rambut nya.
"Mau buka pintu lah Yang, mungkin kurir yang mau nganterin kita makanan" jawab Anggar sambil tangan nya memegang gagang pintu kamar.
"Stop!!! Biar aku yang buka, enak saja orang lain bisa dengan bebas melihat badan mu yang lagi telanjang itu" cerocos Anya sambil membuka pintu kamar.
Tampak seorang wanita yang sedang berdiri di luar kamar nya mengantarkan makanan yang di pesan Anggar, Anya pun mengambil makanan dari perempuan tersebut sambil mengucapkan terima kasih dan tidak lupa membayar serta memberikan tips.
"Lain kali kalau mau ketemu orang apalagi seorang perempuan pake baju dulu, apa kamu emang sengaja mau pamerin tuh badan pada setiap perempuan" cerocos Anya sambil membuka makanan yang dipesan nya.
Anggar pum tersenyum lalu memeluk nya, "Kamu cemburu yah Yang? Tanya Anggar sambil menopangkan dagu nya diatas bahu Anya.
"Emang nya aku ngga boleh cemburu gitu? Anya malah balik tanya ke Anggar.
Anggar pun menjadi gemas dibuat nya lalu mencium pipi Anya berkali-kali lalu pergi ke walk in closet buat berganti baju.
__ADS_1
Mereka pun makan dengan lahap sampai makanan yang mereka pesan habis dan menyisakan kue pie susu dien saja.
*
*
*
Anya yang baru saja keluar dari kamar mandi dikejutkan oleh Anggar yang langsung menggendong nya dan membawa nya keatas kasur.
"Mas ih, ngagetin aja" kata Anya yang sudah di dalam gendongan suami nya.
"Sekarang yah Yang? Aku sudah on ini, yah,, yah,, yah" bisik Anggar memohon.
Anya pun pasrah dengan kelakuan suami nya, mereka pun melakukan nya hingga mereka menuju puncak kenikmatan yang tiada tara.
Anggar tidak melepaskan Anya dari dekapan nya, dia terus memeluk Anya posesif dan lagi-lagi Anggar membuat Anya melayang, entah sudah berapa kali mereka melakukan nya, Anggar tidak ada capek nya sama sekali, hingga mereka pun tertidur pulas hingga pagi hari.
*
*
*
Anya pun terbangun, pelan-pelan dia beranjak dari tempat tidur nya, karena Anya tahu kalau Anggar terbangun pasti dia melakukan nya lagi.
"Mau kemana kamu Yang? Tanya Anggar sambil terus mencium punggung Anya yang tanpa sehelai benang pun.
"Aku mau mandi mas? Ngga enak ini badan lengket" jawab Anya sambil berusaha melepaskan pelukan Anggar.
"Sebelum mandi Yang, sekali aja yah? Pinta Anggar yang terus-terus san menyerang Anya dengan sentuhan-sentuhan lembut yang membuat badan Anya kembali meremang.
Anya pun kembali berbaring sambil merasakan sentuhan-sentuhan dari Anggar, "sreettttt" tiba-tiba Anya merasakan sesuatu keluar dari area pribadinya, Anya langsung menggeser badan Anggar "Mas" lalu dia bangun dari tidur nya dan menyingkapkan selimut.
"Kenapa Yang? Tanya Anggar yang ikut duduk melihat kearah selimut yang di singkapkan Anya.
"Maaf mas, aku dapat" kata Anya sambil menatap kearah Anggar.
Anggar pun yang sudah mode on tingkat tinggi langsung lemas, Anggar pun pergi ke kamar mandi dengan kondisi badan yang tanpa sehelai benang pun berjalan dengan wajah kesal.
"Terpaksa aku bersolo ria" kata Anggar sambil berjalan menuju kamar mandi.
__ADS_1
Anya pun tersenyum melihat kelakuan suami nya, antara senang dan sedih yang Anya rasakan saat ini.
Senang karena dengan datang nya tamu tiap bulan ini dia bisa jalan-jalan dan kuliner selama di bali, sedih nya merasa kasihan pada suami nya.
*
*
*
Anya dan Anggar pun sudah rapi dan wangi setelah membersihkan tubuh nya, untung Anya selalu membawa pembalut kemana pun dia pergi jadi tidak repot kalau tiba-tiba dapet, sprei yang kotor pun sudah dimasukan ke keranjang khusus cucian, Anya mau mencuci nya sendiri tapi Anggar melarang nya.
"Mas aku cuci sprei nya dulu yah? Kata Anya sambil mengambil sprei yang kena darah menstruasi nya.
"Ngga usah, nanti ada pelayan hotel yang urus" jawab Anggar.
"Kan malu mas ada darah nya? Jawab Anya sambil memperlihatkan noda merah yang ada di sprei warna putih itu.
"Kamu hilangin aja noda merah nya habis itu taro di keranjang cucian, ngga usah di cuci semua juga" jawab Anggar yang diangguki oleh Anya
"Mas aku lapar, kita sarapan di luar terus jalan-jalan ya? Pinta Anya sambil menggelayut manja ke tangan Anggar.
"Oke, kita sarapan di luar terus kita jalan-jalan, terserah kamu mau kemana" jawaban Anggar membuat hati Anya senang dan bahagia, saking bahagia nya Anya sampai meciumi seluruh wajah Anggar.
"Yang, emang kamu kalau dapet berapa hari? Dua hari yah? Tanya Anggar pada Anya.
"Aku kalau dapet paling sebentar satu minggu mas" jawab Anya sambil mengambil tas slempang kesayangan nya.
"What!!! Kok lama sih yang? Kirain aku dua hari doang" Anggar pun merenggut karena seminggu terlalu lama menurut Anggar.
"Masa aku harus puasa selama seminggu sih? Emang ngga bisa dipercepat gitu selesai nya? Anggar terus menggerutu.
Anya cuma tersenyum melihat Anggar yang menggerutu, "Sabar ya mas, nanti kalau udah selesai ku kasih double" jawaban Anya sedikit membuat senyuman Anggar kembali hadir.
⭐. ⭐. ⭐. ⭐
***Akhh sukurin kamu Anggar ngga dapat jatah seminggu🤭🤭🤣🤣🤣
Love u all😘***
__ADS_1