Selamat Jalan Anya

Selamat Jalan Anya
Berdamai sama Rico


__ADS_3

Flashback


Sepulang dari rumah Pak Wandy, Hary pun mengajak mereka untuk makan siang di sebuah restoran. Dan disini lah mereka sekarang.


"Gimana kalau kita sekarang pergi ke rumah Doni, nah nanti setelah kita tahu rumah dia, kita awasi gerak gerik dia dua puluh empat jam pokok nya, jangan sampai kita terkecoh" Kata Hary di sela-sela makan nya.


"Oke, baik Pak, berarti kita bagian ngawasin aja yah? Tanya Denis pada Hary.


"Iyah benar, kita pastikan dulu benar apa ngga nya yang nyekap Anya adalah Doni, jangan gegabah, soalnya bisa saja kan yang nyekap Anya itu orang lain tapi minjam mobil Doni" Jawab Hary.


"Kalau kamu sudah selesai makan nya, kamu buat seolah-olah kamu lagi hamil empat bulan, ini Mas sudah belikan tadi" Kata Hary sambil memberikan sebuah bantal untuk di pasang di perut Mery.


"Kapan beli nya mas? Tanya Mery heran. "Tadi pas kamu lagi beli jajanan sama Mulan mas mampir ke toko seberang nya" Jawab Hary.


*


*


*


"Ba ji ngan ternyata kamu Doni, salah apa gue sama lo, bukan kah lo dulu yang ngambil Aya dari gue, kenapa sekarang lo mau ambil Anya dari gue, ke pa rat" Gumam Anggar dan langsung mau membuka pintu mobil, dia mau memghajar Doni.


"Bro sabar, lo denger kan apa yang di katakan Pak Hary, kita diam dulu, semua ini belum tentu dia" Kata Denis sambil menahan Anggar.


Anggar pun tidak peduli, dia sudah ada dalam emosi tingkat yang lebih tinggi, seakan-akan dia mau membunuh Doni, Anggar terus berontak sampai Denis kewalahan menghadapi nya, Rico tidak tinggal diam, dia pun membantu Denis memegang Anggar.


"Kalau lo emosi kaya gini, gue yakin lo ngga bakalan bisa nyelamatin Anya, rencana kita akan hancur di tengah jalan dan Kakak nya Anya bakalan benci sama lo, dan ingat satu hal lo bakal terus disalahin sama mereka yang akhir nya gue yang bakalan dapetin Anya" Gertak Rico.


"Jangan harap lo bisa ngerebut Anya dari gue, gue akan menghancurkan orang yang ngerebut Anya, cukup selama ini gue jadi orang sabar, cukup selama ini gue selalu mengalah sama sahabat-sahabat gue termasuk lo!! Anggar yang diliputi amarah mencengkeram kerah baju Rico.

__ADS_1


"Salah gue Apa sama kalian hah!! Gue selalu baik sama kalian berdua tapi apa balasan kalian berdua, Appa!! Anggar hampir mencekik Rico , Rico hanya diam pasrah karena dia pun menyadari kesalahan nya selama ini yang selalu iri pada Anggar.


"Lepaskan bro, Rico bisa mati" Desnis mencoba menarik tangan Anggar dari leher Rico.


"Dia mati lebih bagus daripada hidup nya selalu egois" Kata Anggar sambil menatap Rico yang berusaha melepaskan cengkeraman tangan Anggar.


"Kalau dia mati lo bakalan di penjara, dan Anya bakalan membenci lo karena lo seorang pembunuh, terus apa beda nya lo sama mereka" Denis yang kesal pun akhirnya membentak Anggar. Untung posisi mobil Hary parkir nya agak jauh dari rumah Doni jadi pertengkaran mereka tidak terdengar.


"Bisa pada diam ngga sih kalian, mbak lagi fokus ngerekam ini, sudah Den biarkan Pak Anggar keluar dari mobil ini, biar kan dia membunuh si Doni itu, kita ngga rugi yang rugi itu dia sendiri kok, ingat kemarahan yang tidak terkendali akan menghasilkan penyesalan yang tak berujung" Mulan pun ikut membentak karena mereka pada berisik dan kesal sama Anggar yang ngga mau ikut aturan dari Hary.


Anggar pun tersadar setelah mendengar perkataan Denis, dia pun menurunkan tangan nya dari leher Rico.


"Maafin gue, selama ini gue salah sama kalian terutama lo Anggar, gue selalu iri sama lo apa yang gue suka, lo selalu mendapatkan nya lebih dulu, setiap pertandingan apa pun gue selalu kalah dari lo, posisi pekerjaan pun lo selalu yang lebih unggul dari gue, bahkan urusan wanita gue selalu kalah sama lo, gue sekarang sadar kalau itu semua gue yang salah gue terlalu ambisi, maafin gue" Rico pun meminta maaf dengan tulus setelah dia mengatur nafas nya yang agak sesak habis di cekik Anggar.


"Wanita? Maksud lo? Lo juga punya perasaan pada Raya? Tanya Anggar yang amarah nya belum hilang sepenuh nya.


"Jangan harap lo bisa ngerebut Anya seperti Doni ngerebut Aya dari gue" Jawab Anggar sambil mendengus, Rico pun tersenyum sambil melirik ke arah Denis.


"Sudah lah bro, kita ini kan sahabat dari dulu dari kecil bahkan, kita sudah tahu kelebihan dan kekurangan masing-masing, lupakan sikap kalian yang kemarin mari kita bersatu untuk menyelamatkan Anya, kalau kalian berdua memang suka pada Anya bersaing lah secara sehat yang berhasil jangan sombong dan yang kalah terima dengan lapang dada " kata Denis sambil mengulurkan kepalan tangan nya, Rico pun mengulurkan kepalan tangan nya, mereka berdua melihat ke arah Anggar yang masih belum mau mengulurkan kepalan tangan nya.


"Kalau Pak Anggar ngga mau biar mbak saja yang tos ma kalian" Kata Mulan sambil mengulurkan kepalan tangan nya.


"Siapa bilang" Seru Anggar sambil mengulurkan kepalan tangan nya, mereka berempat pun ber tos ria walau wajah Anggar masih datar.


*


*


*

__ADS_1


"Apa boleh saya dan istri saya berkeliling komplek sini pakai mobil Pak Doni? Kata Hary yang mulai menjalankan rencana nya.


"Tentu saja boleh Pak" Jawab Doni dan Aya sambil tersenyum.


"Tapi apa Bapak ngga pakai mobil nya? Kata Hary selanjut nya.


"Masih ada waktu kok Pak, saya keluar nanti sekitar jam tujuh malam, jadi masih ada waktu buat Ibu dan Bapak memakai nya, lagian kasihan kan ibu nya lagi ngidam" Jawab Doni.


"Baik kalau begitu saya pinjam sebentar yah Pak Doni" Kata Hary sambil berjalan menuju mobil Doni yang di susul oleh Mery.


*


*


*


Tidak ada yang bisa Anya lakukan selain tiduran, melamun dan menangis, dia sangat berharap sekali ada keajaiban untuk bisa keluar dari rumah itu, Anya melihat kearah jendela tapi jendela nya pake teralis, Mbak Mulan, Pak Denis, apa kalian mencari aku? Aku yakin mereka mencari aku, kalau si hantu jutex itu ngga mungkin.


"Aaarrgghhh ngapain juga aku harus mikirin si hantu jutex, dia ngga akan peduli juga aku ada atau ngga ada" Kata Anya sambil menutup mata nya sama bantal.


⭐. ⭐. ⭐. ⭐


***Akhir nya Rico dan Anggar baikan.


Siapa yang akan mendapatkan hati seorang Zievanya?


Ikuti terus yah bestie jangan bosen kita bantu menyelamat kan Anya.


Love u all😘***

__ADS_1


__ADS_2