
Doni pun menceritakan kejadian dari awal dia ngajak pindah ke Bandung sampai dia berada di rumah sakit dalam keadaan lebam-lebam di muka, tidak ada yang di lebihkan juga tidak ada yang di kurangi, Doni jujur yang sejujur-jujur nya, Aya yang mendengar cerita Doni pun sangat amat kaget, Aya ngga menyangka cuma karena dirinya waktu itu bilang kalau Anggar lebih perhatian kepadanya nya di banding Doni, ternyata perkataan nya itu menyebab kan suami nya melakukan hal yang amat jahat, Aya pun menangis mendengar nya.
"Nah begitulah ceritanya, walau kamu sudah berjanji ngga akan marah tapi aku tahu kamu pasti kecewa mendengar semua cerita ini, maaf kan aku yang masih ada rasa cemburu sama Anggar" Kata Doni sambil menunduk karena merasa bersalah.
"Mas,,,,kamu tega menculik seorang perempuan sementara kamu juga punya seorang adik perempuan? Tanya Aya sambil nangis.
"Aku khilaf, rasa iri dan cemburu telah membutakan mata hati ku, dan sekarang aku sangat menyesal, maafkan aku yang" Seru Doni sambil bersimpuh di kaki Aya.
"Sudahlah mas bangun, ngga baik kamu bersimpuh seperti ini, benar yang mas bilang aku sudah berjanji ngga akan marah, tapi aku kecewa sama mas, kecewa dengan perbuatan mas yang menculik adek nya mbak Mery, ku akui aku juga salah telah membandingkan mas dengan Anggar, aku juga minta maaf" Jawab Aya sambil memeluk Doni.
"Jadi,,,kamu memaafkan aku yang? Teriak Doni sambil memeluk erat Aya.
Aya pun mengangguk dalam pelukan Doni, "Mulai sekarang buang rasa iri dan cemburu dari hati kamu mas, harus nya kamu sadar semenjak aku lebih memilih kamu daripada Anggar, maafin aku juga yang pernah bandingin kamu sama Anggar" Kata Aya sambil melepaskan pelukan nya.
"Makasih yang, kamu sudah mau memaafkan suami kamu yang telah berbuat jahat, dan aku juga bersyukur banget dipertemukan sama mereka, terutama mbak Mery, karena mereka lah aku bisa sadar, kalau ngga ada mbak Mery dan adik nya yang aku culik mungkin aku sudah di masukan ke jeruji besi, tapi adik kakak itu sungguh mulia hati nya" Kata Doni sambil menitik kan air mata karena dia teringat kembali sama kelakuan nya yang hampir mau menodai Anya.
"Sudah jangan di ingat lagi, mulai sekarang kita jalani hidup kita dengan baik ke depan nya, lupakan semua nya fokus lah untuk membahagia kan aku dan anak kita, dan jangan berpikiran macam-macam" Jawab Aya sambil mengusap air mata Doni.
Doni pun tersenyum lalu mengangguk, di peluk nya lagi istri yang sangat ia cintai itu, terus Doni pun mendarat kan ciuman bertubi-tubi di wajah sang istri.
*
*
*
Dengan seiring nya waktu Rico pun sudah sembuh total meskipun masih meninggalkan bekas di perut nya. Rico pun sudah mulai dengan segala rutunitas nya.
__ADS_1
Waktu nya makan siang tiba, Rico pun ngajak Sarah buat makan bersama, mereka berdua jalan berdampingan layak nya sepasang kekasih.
Dikantin sudah banyak para karyawan yang sedang menikmati makan siang nya termasuk para sahabat nya.
"Wehh kaya nya sebentar lagi ada yang traktir kita makan nih dari pasangan baru" Kata Denis sambil menatap ke arah Rico dan Sarah.
"Apaan sih Pak, jadian aja belum main traktir-traktir aja" Jawab Sarah pelan.
"Noh bro itu kode, masa sih lo ngga paham, tembak dong buruan sebelum di tembak yang lain" Jawab Denis.
Rico pun tersenyum memandang Sarah, sedangkan Sarah hanya menunduk malu, karena semua pengunjung kantin melihat ke arah mereka.
Tiba-tiba Rico bersimpuh di depan Sarah sambil mengulurkan kedua tangan nya, sebelah kanan tangan Rico memegang bunga plastik yang ia ambil di atas meja kantin sedangkan tangan kiri nya memegang tisu.
Para karyawan pun pada teriak agar Sarah menerima nya, tapi jawaban ada di tangan Sarah.
"Ahhh,, Pak Rico romantis banget, kapan aku dilamar cowok seromantis ini ya mbak? Tanya Anya pada Mulan yang masih terdengar oleh Anggar.
"Kalau sudah waktu nya juga nanti kamu pasti mendapatkan nya" Jawab Mulan sambil mengerlingkan mata nya ke arah Anggar, Anggar pun cuma mengangguk paham atas kode dari Mulan.
"Tapi mbak, kaya nya ngga bakalan deh, karena sampai kapan pun saya ngga bakal nerima laki-laki lain" Jawab Anya yang teringat sama janji nya di kala masih di sekap Doni.
__ADS_1
"Lo, kok bisa gitu emang kamu sudah di jodohkan yah? Jawab Mulan sengaja agak keras sedikit biar Anggar mendengar nya.
Anggar yang mendengar nya pun semakin menajamkan pendengaran nya ditengah ke bisingan para karyawan yang lagi teriak-teriak.
"Tapi mbak janji yah, ngga ngasih tahu siapa-siapa" Jawab Anya pada Mulan.
"Iyah janji, mbak ngga bakalan ngasih tahu siapa-siapa" Jawab Mulan.
Anya pun membisik kan sesuatu pada Mulan, dan Mulan pun tersenyum bahagia mendengar nya, lalu memeluk Anya sambil berbisik, "Yakin pilihan mu ngga salah, mbak mendukung nya" Anggar yang kepo dengan bisikan mereka pun mendengus kesal karena ngga bisa mendengar nya.
Sarah pun diam membeku, dia kaget dengan penuturan Rico yang sangat gentle man menurut Sarah, dia berani bersimpuh di depan dirinya dan di lihatin para karyawan semua nya, Sarah pun mengulurkan tangan nya mengambil tisu yang di pegang oleh Rico, semua karyawan langsung diam, suasana kantin pun serasa mencekam, "***Deg***" Jantung Rico pun serasa berhenti melihat tangan Sarah yang mengambil tisu dari tangan sebelah kiri nya, Rico pun langsung menunduk kan kepalanya seakan-akan seluruh badan nya lemas tak bertenaga.
Tisu pun sudah ada di tangan Sarah, dengan bibir tersenyum lalu Sarah menyimpan tisu itu diatas meja kantin, dan mengambil bunga plastik yang ada di tangan sebelah kanan Rico.
Rico pun terkejut, lalu memandang ke arah Sarah yang lagi memegang bunga plastik dengan seulas senyuman yang manis, Sarah pun mengangguk, "Saya terima Bapak jadi pasangan saya" Jawaban Sarah sontak membuat pengunjung kantin semua bersorak bahagia.
Rico pun berdiri lalu memeluk erat Sarah, "Terima kasih sayang sudah mau nerima aku jadi pasangan kamu" Teriak Rico.
"Baru juga jadian udah panggilan sayang aja, mana ngga bermodal lagi nembak nya" Kata Denis sambil mengucapkan selamat pada Rico disusul dengan ucapan dari para sahabat dan para karyawan lain nya.
Sedang kan Sarah hanya senyum-senyum sambil menahan rasa malu, Rasa malu yang bercampur dengan rasa bahagia.
⭐. ⭐. ⭐. ⭐
__ADS_1
***Waduch bestie semua pada sudah punya pasangan nya nih, berarti tinggal Anya dan aku dong yang belum punya pasangan🤪🤪
Love u all😘***