
Anya pun terbangun dan dia melihat jam yang ada di kamar itu menunjuk kan jam enam pagi…,Anya dengan pelan-pelan bangun dan beranjak dari tempat tidur lalu berlari ke kamar mandi dengan keadaan tubuh yang polos.
Selesai sudah Anya membersihkan tubuh nya dari sisa percintaan bersama suami tercinta nya, Anya pun sudah berpakaian lengkap dan sekarang lagi mempercantik wajah nya.
Anya meraih ponsel dan memesan makanan buat sarapan nya karena waktu sudah tidak memungkinkan untuk sarapan di cafe karena keberangkatan ke Jakarta jam sembilan pagi.
Anya pun sudah selesai dengan semua ritual nya lalu membangun kan Anggar yang masih terlelap dengan selimut tebal nya.
"Mas bangun, udah mau jam tujuh, pesawat kan berangkat jam sembilan ntar kita ketinggalan pesawat lagi" Anya pun membangun kan Anggar.
Anggar pun mengerjapkan matanya lalu bangun dan duduk sambil bersender ke ranjang.
"Kamu udah cantik aja, kenapa ngga bangunin dari tadi, kan bisa mandi bareng" kata Anggar yang masih dalam keadaan mode ngantuk.
"Kalau kita mandi bareng, yang ada kita bakalan ketinggalan pesawat, kita kan sudah harus mulai masuk kerja lagi mas" jawab Anya.
"Ya udah kalau gitu mas mandi dulu, tapi kita sarapan dimana Yang, kalau di cafe pasti ngga bakalan keburu, apa kita sarapan di pesawat aja yah? Tanya Anggar sambil beranjak dari kasur.
"Aku udah pesenin makanan, paling bentar lagi juga nyampe" jawab Anya sambil melihat kearah Anggar yang sedang berdiri tanpa benang sehelai pun di tubuh nya.
"Ya Allah mas, buruan ke kamar mandi, mana ngga ditutupin lagi" teriak Anya .
"Ngapain juga di tutupin, ngga ada orang lain kok selain kamu, kan kamu juga udah di buat melayang tadi malam" jawab Anggar dengan santai.
"Mas, pergi mandi ga? Kalau masih diam disitu dengan memamerkan burung gagak mu, aku akan pulang sendiri ke Jakarta" ngga ada jalan lain selain mengancam suami nya.
Anggar yang mendengar ancaman dari Anya pun langsung berlari ke kamar mandi, tanpa sepengetahuan Anggar Anya lagi menahan ketawa nya.
*
*
*.
Perjalanan dari Bali ke Jakarta memang hampir dua jam tapi bagi Anya sangat melelahkan, karena efek semalam sang suami terus-terus san meminta penyatuan.
Di perjalanan Anya habiskan waktu nya untuk tidur, "Kamu capek ya Yang? Kasihan? Gumam Anggar sambil melihat kearah Anya yang lagi tidur lelap di pesawat.
__ADS_1
Akhirnya pesawat pun mendarat di bandara Soekarno Hatta, dan di jemput oleh Mery dan Viona.
Mery yang melihat adik nya lagi berjalan menuju pintu keluar pun segera melambaikan tangan nya.
"Dek, kakak disini" kata Mery sambil melambaikan tangan nya.
Anya yang melihat pun membalas lambaian tangan kakak nya sambil tersenyum.
"Duch seger amat yang baru pulang bulan madu" kata Mery sambil cipika cipiki.
Anya dan Anggar hanya membalas dengan sebuah senyuman saja.
"Aunty Vio kangen? Kata Vio sambil memeluk Anya, "Bawa oleh-oleh buat Vio ngga?
"Aduh aunty lupa ngga bawain oleh-oleh buat Vio, Aunty cuma beliin buat Abang aja" Anya pun menggoda keponakan nya.
"Udah ah Vio sebel sama Aunty" Vio pun melepaskan pelukan nya sambil mengerucutkan bibir nya.
*
*
*
Orang tua Anya dan orang tua Anggar sangat senang melihat wajah segar dari anak-anak mereka yang baru pulang dari berbulan madu, dan mereka berharap secepatnya dikaruniai cucu, apalagi orangtua Anggar, dia sangat mengharapkan sekali kehadiran cucu nya.
"Semoga bulan madu mereka membuahkan hasil ya jeng? Kata bu Carlota kepada Bu Aisyah.
"Aamiin, dan kita siap direpotkan dengan ngidam dan yang lain nya" kelakar bu Aisyah yang membuat mereka tertawa.
Hari berganti waktu terus berjalan, Anggar dan Anya sudah balik ke Bandung karena tuntutan pekerjaan mereka, mereka berdua menempati rumah yang dihadiahkan Pak Hardian.
Pak Hardian sengaja membelikan rumah di Bandung dengan alasan biar setelah menikah mereka tidak perlu tinggal di mess atau pun ngontrak rumah.
Tiba saat nya pernikahan Denis dan Sintia pun dilangsungkan, Anggar dan Denis hadir dengan warna baju yang senada menampakkan aura kecantikkan dan ketampanan nya.
Anya setelah menikah dan pulang dari Bali kelihatan berbeda menurut para sahabat nya terutama Mulan yang pertama merasakan perbedaan itu.
__ADS_1
"Nya semenjak kamu nikah dan pulang dari Bali kelihatan beda lo sekarang" tanya Mulan.
"Beda apanya mbak, aku masih sama mbak, seperti kemarin-kemarin" jawab Anya sambil melirik kearah tubuh nya sendiri.
"Kamu itu lebih cantik, lebih fresh dan satu lagi" jawab Mulan sambil menatap lekat-lekat ke seluruh tubuh Anya, "Badan kamu agak berisi kayak nya"
"Perasaan mbak kali" kata Anya sambil mencari-cari suami nya yang izin menemui para sahabat nya.
"Jangan di cari nanti juga nyamperin kesini" kata Mulan menggoda Anya.
"Is mbak, bukan gitu, aku mau ajak mas Anggar pulang, aku merasa lelah pengen istirahat" jawab Anya.
Mulan pun menelisik tubuh Anya dengan detail, dari mulai wajah nya yang kelihatan agak pucat dan badan nya yang sedikit berisi.
"Kayak nya Anya hamil, kalau dilihat dari muka dan fostur tubuh nya, tapi aku ngga akan bilang dulu takut mematahkan semangat dia kalau prediksi ku salah" gumam bathin Mulan.
"Nah itu dia suami mu Nya" kata Mulan sambil menunjuk kearah Anggar yang lagi bersama Rico. "Biar mbak yang panggilkan, kamu diam saja disini" kata Mulan sambil berjalan menghampiri Anggar.
Setelah mendengar Anya mencari nya, Anggar pun menghampiri dan mengajak Anya pulang.
"Kamu lelah ya Yang? Ya udah, sekarang kita balik aja yuk" Anggar pun ngajak Anya untuk pulang yang dijawab dengan sebuah anggukan.
Anggar dan Anya pun pamitan kepada kedua mempelai dan keluarga nya serta tidak lupa mereka pun pamitan kepada para sahabat nya.
Mereka pun sudah berada di dalam mobil dengan Anggar yang mengemudi, Anggar mengendarai mobil yang di berikan pak Abraham sebagai kado pernikahan mereka.
Diperjalanan pulang Anya ngga banyak bicara dia diam dan merasakan badan nya yang terasa lelah, Anggar yang lagi dibalik kemudi merasa aneh dengan diam nya sang istri, tapi Anggar tidak mau mengganggu istrinya yang mungkin lagi dalam keadaan benar-benar lelah.
Anya yang lagi melihat kesamping kaca jendela melihat ada yang jual rujak, seketika Anya meminta berhenti dan menyuruh Anggar membelikan nya rujak.
⭐. ⭐. ⭐. ⭐
***Hayoo anya kenapa?
__ADS_1
Love u all😘***