
Jam makan siang pun telah tiba, seperti biasa Anya dan Mulan makan siang di kantin, seperti siang ini di kantin sudah terlihat Anya dan Mulan sedang menikmati makan siang nya sambil berbincang-bincang.
"Mbak, udah lama kerja disini?" Tanya Anya sama Mulan di sela-sela makan nya.
"Lumayan Nya, dari semenjak Mbak masih sendiri dan sekarang udah punya buntut." Jawab Mulan.
"Serius mbak udah punya anak?" Anya seperti kaget memdengar jawaban Mulan.
Mulan pun mengangguk sambil tersenyum, "Kenapa?, kamu kok kaya yang kaget gitu?"
"Iya mbak aku kaget, kirain aku mbak masih gadis, ga kelihatan sudah punya anak sih." Jawab Anya sambil memandang Mulan.
"Boleh aku ikut gabung makan siang?, Suara barithon terdengar oleh Anya dan Mulan, mereka pun melihat kearah suara tersebut.
"Oh, boleh Pak Rico, silahkan," Jawab Mulan, Anya sendiri cuma diam dan mengangguk.
"Ngga, ganggu kalian yang sedang asyik berbincang kan?, Tanya Rico dengan senyuman menawan nya.
"Ngga kok pak, kita juga ga ngomongin apa-apa, oh iyah pak sudah kenal sama Anya blm?, kalau belum ayo kenalan, dia baru sebulan lebih kerja di perusahaan ini." Mulan pun memperkenalkan Anya.
Anya dan Rico pun berkenalan, senyuman dan pandangan Rico tidak lepas dari Anya, Anya sendiri yang merasa diperhatikan terus sama Rico merasa risih.
"Maaf mbak, Pak Rico saya izin ke toilet," Izin Anya pada mereka berdua.
__ADS_1
"Boleh juga nih mbak," Kata Rico sama Mulan.
"Boleh apa?, jangan mainin Anya yah Pak Rico, dia itu gadis baik-baik." Mulan bicara seperti itu, karena Mulan tahu seperti apa Rico ini. Rico cuma tersenyum mendengar ocehan Mulan.
Sehabis dari toilet Anya ngga sengaja mendengar dua orang pria yang lagi asyik berbincang menyebut namanya, di salah satu meja yang Anya lewati, Anya pun terdiam untuk mendengarkan apa yang mereka omongin.
"Bro gimana menurut kamu cewek baru itu, kalau ngga salah namanya Anya?" Tanya Denis.
Yah yang lagi berbincang di meja makan tersebut adalah Denis dan Anggar.
"Yang selalu nabrak aku?, ah biasa aja dia mah, semua perempuan juga sama." Jawab Anggar yang tidak menyadari kehadiran Anya.
"Bentar-bentar, Selalu?, perasaan dia nabrak kamu baru sekali deh." Tanya Denis sambil mengerutkan kening nya.
"What!!, jadi kamu ketemu dia lagi ditaman?" Denis sedikit teriak karena kaget.
"Ga, usah teriak juga kali." Kata Anggar sambil melempar tisu kepada Denis.Denis pun cuma tertawa.
"Terus kamu jalan dong bareng dia ditaman?, Denis pun menggoda Anggar, Anggar cuma menatap horor sama Denis. Denis tahu kalau sahabat nya sudah menatap horor seperti itu berarti dia lagi marah dan kesal.
"Yah, kamu jangan menyamakan semua perempuan sama Raya bro, tidak semua perempuan itu sama seperti nya. Dan lo ga harus benci dia seperti itu, dia juga ga ada salah sama lo," Lanjut Denis, dan Anggar cuma diam saja mendengar ocehan Denis.
"Nih yah aku kasih tahu, kalau lo terlalu benci sam dia, lama-lama lo malah akan bucin sama dia." Denis mulai jadi emak-emak rempong yang suka gibah.
__ADS_1
"Nggaa mungkin gue suka sama cewek seperti itu, sekarang aja dia lagi tebar pesona sama duo playboy." Jawab Anggar yang tanpa disadari Anggar hati nya agak memanas.
Denis pun mengerutkan kening nya sambil menatap Anggar, "(Kayak nya dia menyukai Anya deh, aku lihat raut muka mu bro pas nyebut duo playboy, kayak nya lo cemburu)," Bathin Denis dengan senyuman yang penuh arti.
Anya pun mendengar semua yang Anggar ucapkan, dengan hati yang dongkol, kesal, marah, "(Kamu pikir aku juga menyukaimu, dasar hantu jutek, hatu dingin, datar kaya penggaris anak tk,,aarrgghh)," Anya pun pergi dari sana sambil ngedumel.
"Kamu kenapa Nya, muka nya ditekuk gitu?, ketemu hantu apa, di toilet?, Tanya Mulan yang heran dengan raut muka Anya.
"Iyah mbak, barusan aku ketemu sama Hantu jutek, jelek plus dingin." Jawab Anya sambil cemberut. "Ya udah mbak aku mau masuk duluan, aku udah ga mood berada disini." Sambung Anya sambil melangkah pergi dan tanpa menghiraukan kehadiran Rico.
"Nya, tunggu, maaf Pak Rico, saya duluan masuk yah." Kata Mulan sambil pergi nyusul Anya, sedang kan Rico cuma mengangguk dan menatap kearah Anya yang sudah menjauh dari kantin."(Kamu pasti ku miliki Zievanya)." Bathin Rico sambil tersenyum penuh arti.
⭐. ⭐. ⭐. ⭐
***Jangan terlalu benci Anggar nanti jatuh cinta lagi sama aku? 🤭
Uppz kabur akh takut diserang para bestie🤣
Duh aku ngantuk ini kayak nya butuh kopi deh🤭
aku juga pengen wangi yang segar seperti bunga mawar walau pun cuma setangkai.
Love u all 😘***
__ADS_1
"