
*Pow Rico*
Rico tiba diruangan nya, dia pun menutup pintu secara kasar hingga membuat orang yang mendengar nya dibuat terlonjak kaget, "Lihat saja nanti, kamu pasti akan aku miliki seutuh nya, Zievanya, jangan panggil aku Rico, kalau aku ngga bisa mendapatkan dirimu." gumam Rico dengan nafas tersenggal-senggal karena menahan emosi nya.
Sani pun masuk keruangan Rico, "Kenapa kamu bro, pagi-pagi udah kaya orang yang baru di cerai in aja," Tanya Sani diselingi candaan.
"Ngapain lo kesini pagi-pagi, bikin mood gue makin parah aja," Bukan nya menjawab Rico malah balik tanya, lalu duduk di kursi kerja nya.
"Lo kayak cewek yang lagi dapet yah, nge gass mulu," Ledek Sani.
"Udah sana lo, kaya yang ngga ada kerjaan aja lo." Rico pun mengusir Sani dari ruangan nya.
Sani pun pergi sambil geleng-geleng kepala, Sani tahu karakter Rico kalau lagi marah seperti apa, makanya dia milih pergi dan membiarkan sahabat nya itu tenang.
*
*
*
Sedangkan Anggar, setelah dirinya mendengar Rico menyatakan cinta nya kepada Anya, dia makin membenci Anya, Anggar berpikir kalau Anya seperti cewek mu ra han, yang begitu saja menerima cinta seorang play boy, "Dasar cewek mu ra han, gampang banget nerima cinta dari cowok, bukan nya ditelusuri dulu dia itu seperti apa, dia itu playboy, kenapa kamu dengan mudah nya nerima cinta nya, semua perempuan sama saja ternyata." Gumam Anggar.
Saking asik nya melamun, Anggar tidak menyadari kalau Denis sudah dari tadi berada diruangan nya, bahkan Denis mendengar gumam man yang Anggar lontarkan.
"Ngapain lo mikirin Anya, bukan nya kata lo, lo ga peduli." Tanya Denis yang menyudutkan Anggar.
__ADS_1
Anggar pun kaget, "Siapa juga yang perduli sama cewek mu ra han itu, aku cuma kasihan saja kalau dia jatuh ketangan cowok seperti Rico," Anggar pun grogi dibuat nya.
Denis pun tersenyum, dia begitu yakin kalau Anggar ada rasa sama Anya, dan sekarang Anggar lagi mode cemburu. "Makanya kalau suka bilang saja, jangan gengsi, giliran ditembak orang ketar ketir lo, terus Anya cocok nya sama siapa?, sama lo gitu" Mode Emak-emak nya Denis keluar.
"Udah sana lo, datang kesini bikin ribut aja pagi-pagi, bikin mood ku makin parah aja lo," Anggar pun mengusir Denis.
Yang diusir pun cuma tersenyum, "Makanya jangan gengsi aja digedein, kalau gini mulu sampe kakek-kakek pun lo ngga bakalan punya cewek." Jawab Denis yang langsung kabur dari ruangan Anggar.
"Brengsek lo Den," teriak Anggar yang masih terdengar oleh Denis.
*
*
*
"Nya, kamu ga apa-apa kan?, Tanya mery sambil menatap Anya yang kelihatan sedikit pucat.
"Ga kok mbak, tenang saja." Jawab Anya meyakinkan Mulan, padahal Anya emang agak sedikit pusing.
"Ya udah yok, kita ke kantin, udah waktunya makan siang juga." Jawab Mulan sambil melihat kearah jam yang ada diruangan tersebut.
Mereka pun siap-siap dan melangkah pergi menuju kantin, mereka berdua pun masuk kedalam lift, tanpa sengaja mereka bertemu Anggar dan Denis di dalam lift dengan tujuan yang sama.
"Siang pak," Sapa Mulan dan Anya barengan.
__ADS_1
"Siang juga," Cuma Denis yang menjawab, sedangkan Anggar pura-pura sibuk dengan ponsel nya, dan menunjuk kan sikap cuex, dingin dan datar nya.
Mereka pun terdiam ngga ada yang bersuara hanya mata Denis lah yang seolah-olah lagi bicara, Denis sesekali melihat kearah Anggar dan Anya, lalu tersenyum.
Tiba-tiba Anya bersender lemah ketubuh Mulan, Mulan pun kaget dibuat nya.
"Anya, Nya, kamu kenapa?" Tanya Mulan panik sambil memeluk erat Anya. "Pak tolong pak, Anya pingsan." Mulan pun minta tolong kepada Anggar.
Anggar diam saja dengan wajah datar nya, Denis yang melihat sikap Anggar pun kesal, lalu dia mendekati Anya dan mau menolong Anya, Denis sudah menyiapkan tenaga nya buat menggendong Anya, tapi tiba-tiba tubuh nya oleng karena digeser secara kasar sama Anggar, Anggar pun langsung menggendong Anya bertepatan pintu lift terbuka.
Mulan dan Denis pun kaget melihat kelakuan Anggar, lalu mereka pun memgejar Anggar yang sudah membawa Anya kedalam mobil nya.
β. β. β. β
***Ada yang gengsi berat guys,
Sok cuex giliran cowok lain mau menggendong nya dia ga relaπ€ͺπ€ͺ
Dingin nih bestie, boleh lah dikasih kehangatan dengan secangkir kopi.
Atau dihangatkan hatiku dengan setangkai mawar nya.π€
Makasih yah bestie, yang sudah dukung karya recehan saya ini.
Love u all π***
__ADS_1