Selamat Jalan Anya

Selamat Jalan Anya
Tersakiti


__ADS_3

Anya pun tiba di rumah lalu duduk di ruang depan sambil memandang bunga yang iya dapat kan dari orang misterius. Anya berpikir dan mengingat kata-kata Viona di taman tadi pagi.


"Bunga?, dari siapa sayang?, Tanya Anya pada Viona.


"Ngga tahu aunty, cuman pas tadi Vio lagi main, ada om ganteng nyamperin Vio, lalu om nya bilang, Dek tolong berikan bunga ini sama tante yang lagi nangis itu yah?, om nya sambil nunjuk kearah aunty, terus om bilang gini, bilangin jangan bersedih, gitu Aunty." Jawab Viona.


"Apa bunga ini dari Ardie yah?, ah, ngga,,ngga mungkin, Viona kan tahu wajah Ardie, atau bunga ini dari Pak Anggar?, ah ngga mungkin juga, secara kan Pak Anggar kaya yang benci kalau liat aku, dah lah masa bodoh, aku ngga perduli, mending sekarang mandi aja lah." Gumam Anya sambil masuk kedalam rumah.


*


*


*


Malam hari setelah makan malam Anya dan kedua orang tua nya berkumpul diruang keluarga sambil ngobrol ringan, sekali-kali mereka becanda, tiba-tiba sang ayah memanyakan tentang Ardie yang udah lama ga kelihatan.


"Dek, nak Ardie kok udah lama ngga kelihatan?, Tanya Pak Baskoro.


Anya pun terdiam memilih kata buat menjawab pertanyaan ayah nya, lalu menjawab. "Kita ngga bakalan pernah melihat dia lagi Pak, Adek sama Ardie udah selesai.


"Kok bisa dek?, emang kalian bertengkar?, apa ngga bisa diselesaikan secara baik-baik masalah nya?, Cerocos Bu Aisyah, (Maklum yah kalau Emak-emak udah kepo, pertanyaan bagaikan tawuran🤣).


"Kita ngga ada masalah Pak, Bu, cuman mungkin ini yang terbaik aja buat kita berdua, dan mungkin Ardie bukan jodoh Adek." Jawab Anya simple, Anya sudah bertekad mau menutup semua yang berhubungan dengan Ardie, jadi dia ngga mau membahas lagi masalah Ardie dan dirinya.


Anya pun pamit sama orangtuanya untuk masuk kamar dan beristirahat. "Pak, Bu, Adek ngantuk, mau tidur duluan yah, besok takut kesiangan." Kata Anya sambil bangun dari duduk nya.

__ADS_1


"Iyah nak, tidur yang nyenyak yah, udah jangan di pikirkan, mungkin nak Ardie memang bukan yang terbaik buat adek, nanti kalau sudah waktu nya, adek juga bakalan ketemu sama orang yang lebih baik dan lebih bertanggung jawab sama adek." Kata Bu Aisyah.


"Iyah bu, Aamiin, adek masuk kamar dulu yah Bu, Pak?, Anya pun pergi meninggalkan kedua orangtua nya.


"Kasihan kamu dek, Ibu itu tahu Pak, kalau anak kita itu lagi sedih, tapi dia menutupi nya dari kita." Kata Bu Aisyah dengan sendu.


"Yah memang mau gimana lagi, kalau itu sudah keputusan mereka, kita sebagai orangtua cuma bisa mendo'a kan yang terbaik buat anak-anak kita, Bu, dan Bapak yakin kalau Anya juga bisa mengatasi semuanya.


*


*


*


Anggar Prima Hardian, usia nya 27 tahun, dia anak laki-laki dan satu-satunya di keluarga Hardian. Walau Anggar adalah anak satu-satu nya dikeluarga itu, tapi Anggar tidak lah manja, karena orang tua nya Anggar tidak memanjak kan Anggar, hingga tumbuh lah seorang Anggar yang tampan, baik, mandiri dan bertanggung jawab.


Anggar kembali mengingat sang mantan, dimana malam itu Anggar pulang dari luar kota dan langsung menuju rumah Raya, sengaja Anggar tidak memberitahukan kepulangannya kepada Raya, karena Anggar mau kasih surprise Raya. Semua sudah Anggar persiapkan, bahkan Anggar sudah menyiapkan cincin berlian buat melamar Raya.


Anggar tersenyum sambil melihat cincin yang dia beli dari hasil keringat sendiri, dia kerja keras untuk mewujudkan keinginan Raya, dan cincin itu yang di impikan Raya selama ini. Anggar mampir kesebuah toko bunga, Anggar membeli sebuket mawar merah dengan jumlah bunga 99 tangkai, Anggar pun meneruskan perjalanan nya ke rumah Raya dengan hati yang sangat bahagia.


Tiba lah Anggar di depan rumah Raya, kening Anggar berkerut karena melihat sebuah mobil hitam yang terparkir dihalaman rumah Raya. Anggar pun turun lalu masuk kedalam rumah yang pintu nya tidak tertutup.


Sampai depan pintu Anggar dibuat kaget karena melihat Raya berpelukan sama seorang pria, tapi Anggar sebisa mungkin bersikap biasa dan dia menahan emosi nya.


Anggar menghampiri Raya lalu memanggilnya dengan senyuman yang dipaksakan. "Aya," Panggil Anggar pada Raya.

__ADS_1


Raya dan pria itu menoleh kearah datang nya suara dan begitu mereka melihat siapa yang datang, sungguh mereka terkejut dibuatnya.


"Mas Anggar," Raya pun menyebut nama Anggar sambil menutup mulut nya.


"Anggar," Kata Doni, yah pria yang sedang berpelukan itu namanya Doni dan dia adalah sahabat dekat Anggar.


Anggar tersenyum miris melihat kedua nya lalu menghampiri mereka, ""Makasih Don, kamu udah mau menyayangi calon istriku dan mulai malam ini aku serahkan calon istriku kepada sahabatku yang baik ini, sayangi dia seperti aku menyayangi nya." Ucap Anggar sambil menepuk bahu Doni, sedangkan Doni hanya diam membisu sambil menunduk.


Lalu Anggar menatap Raya, "Aya, makasih yah selama ini kamu sudah mau menemani aku dalam suka, duka, sedih dan dalam keadaan bahagia, malam ini tadi nya aku mau kasih kamu kejutan, tapi ternyata ini diluar ekspetasiku, malah kamu yang memberikan aku sebuah kejutan, selamat buat kalian berdua, semoga kalian selalu bahagia." Anggar berbicara sambil menahan emosi nya. Setelah mengucapkan selamat, Anggar pun membalik kan badan dan pergi meninggalkan mereka berdua.


Sakit!! Sakit yang Anggar rasakan, orang yang dia cinta dan dia sayang selama ini ternyata telah mendua, yang lebih sakit yang Anggar rasakan adalah karena Raya menduakan cinta nya sama sahabat nya sendiri.


"Kenapaaa!!!, kenapa harus sama dia Aya, Kenapa!!!!." Anggar pun berteriak kencang sambil memukul-mukul setir. "Apa kurang nya aku Aya? Appa!!. Anggar terus berteriak sambil mengemudi. Dia luapkan semua rasa sakit yang ada di dada nya.


Hingga bayangan Anya terlintas dikepalanya. "****, semua cewek sama saja."


Ucap Anggar sambil mematikan rokok nya lalu masuk kedalam kamar.


⭐. ⭐. ⭐. ⭐


Aku beda lo Anggar, **Aku mah setia kok🤭 kalau ga percaya tanya deh sama para bestie aku.


Bener kan bestie🤭🤪


Ku suka gaya mu Anggar, walau hati panas dan sakit tapi kamu bisa biasa aja di depan mereka, padahal dia ingin sekali nonjok si Doni.

__ADS_1


Raya aja yang selingkuh di kasih bunga.masa aku ga sih bestie, aku kan setia ma kalian🤭🤪**


****love u all😘****


__ADS_2