
Anya berjalan pelan memasuki ruang vvip tersebut, di dalam ruangan suasana nya temaram, samar-samar terlihat ada seorang pria dan seorang wanita layak nya sepasang kekasih, mereka terlihat sangat mesra, Anya pun diam terpaku melihat kearah mereka.
"Pak Anggar" Tanpa sadar Anya berteriak memanggil nama Anggar, merasa namanya di panggil Anggar pun melihat kearah Anya yang sedang berdiri, begitu pun Resti melakukan hal yang sama seperti yang dilakukan Anggar.
Sungguh Anya dibuat kecewa dan hancur karena terus-terusan melihat kemesraan Anggar dan Resti, Anya pun berbalik dan hendak berlari keluar, tapi sebelum Anya melangkah kan kaki nya, tangan Anya pun di raih oleh Anggar.
"Tunggu" Teriak Anggar, Anya pun terdiam, Lalu Anggar pun bersimpuh dengan satu kaki nya di tekuk, tangan kanan yang masih memegang tangan Anya dan tangan kiri sedang memegang sebuah kotak beludru berwarna merah, Anya masih membelakangi Anggar jadi Anya tidak tahu yang di lakukan oleh Anggar.
"Anya, aku sudah menunggu saat ini untuk waktu yang lama, untuk mengatakan ini aku butuh banyak waktu, mempertimbangkan segala hal yang mungkin terjadi. Bermunajat pada Tuhan untuk menentukan pilihan yang paling tepat, berkali-kali kutanyakan pada hatiku sendiri. Sudah tepatkah pilihanku? Dan berkali-kali pula jawabanku tetap sama, yaitu kamu. Zievanya putri Baskoro aku Anggar Prima Hardian mencintai kamu. Will You Marry Me? Anggar pun dengan suara lantang mengungkapkan isi hati nya.
Anya pun membeku, rasa kecewa yang tadi dia rasakan bercampur dengan rasa haru dan rasa tidak percaya mendengar Anggar mengungkapkan isi hati nya malam ini, perlahan Anya berbalik, dia kaget melihat Anggar yang sedang bersimpuh dengan memegang kotak beludru yang berwarna merah, tangan Anya menutup mulut nya Air mata yang sudah tidak bisa dibendung lagi, bukan air mata kesedihan yang Anya keluarkan tapi air mata kebahagian yang mengalir deras di pipi mulus nya Anya.
"Zievanya, Will You Marry Me? Sekali lagi Anggar mengucapkan kalimat itu.
"Yes, I Will" Jawab Anya sambil mengangguk dan tak hentinya air mata keluar membasahi pipi mulus nya.
Anggar pun bahagia lamaran nya di terima, Anggar pun membuka kotak yang ia bawa mengambil cincin berlian dan memasuk kan nya ke jari manis sebelah kiri lalu Anggar berdiri dan memeluk erat Anya.
"Terima kasih sayang kamu sudah mau menerima lamaran ku" Kata Anggar sambil terus-terus san mencium kepala Anya.
Lampu pun memyala hingga terlihat ruangan yang sudah di dekor dengan indah, terdapat balon yang warna warni serta balon bertuliskan Will You Marry Me terpampang jelas disana, poto-poto Anya yang digantung memenuhi ruangan tersebut dan juga bunga-bunga yang dihias.
"Ini,,," sebelum rasa terkejut Anya hilang Tiba-tiba muncul lah orang-orang yang sedari tadi ngumpet dengan perasaan gelisah mereka.
"Surpriseeee" Teriak keluarga dan para sahabat Anya.
__ADS_1
"Horeeeee akhirnya aunty mau nikah dengan uncle tampan" Teriak seorang anak yang diyakini itu adalah suara Viona.
"Vio? Gumam Anya sambil melepaskan pelukan dari Anggar dan melihat kearah suara Vio, dan nampaklah semua orang yang dia sayangi ikut hadir di momen spesial nya Anya.
Sempurna sudah kebahagia an seorang Zievanya malam itu, dia pun menghampiri keluarga dan memeluk nya satu persatu.
"Bapak, Ibu, kakak, kakak ipar, Vio? Kalian disini? Sejak kapan? Terus kakak dingin, kakak ipar dan Abang ngga ikut? Tanya Anya sambil memeluk mereka, panggilan Anya buat kakak laki-laki nya memang kakak dingin.
"Kita di jemput nak Anggar kesini kemarin, Kakak dingin mu ngga bisa ikut karena kakak iparmu lagi sakit, kalau Abang mah lagi sibuk eskul kan kak? Jawab Bapak sambil melirik kearah Mery, Mery pun cuma mengangguk dan tersenyum.
Anya pun sontak melihat ke arah Anggar yang hanya tersenyum melihat calon istri nya yang bahagia malam itu.
"Maksudnya kamu jemput mereka dari kemarin dan aku ngga dikasih tahu? Tanya Anya Pada Anggar dengan tatapan tajam Anya.
Para sahabat nya cuma cengengesan sambil mengangkat kedua jempol mereka. Anya pun menghampiri mereka.
"Jadi semua ini ulah kalian semua? Bagus, keren telah membuat aku hampir risen dari kerjaan" Kata Anya sambil memeluk mereka satu persatu, tapi pas giliran para cowok yang mau di peluk Anggar langsung menarik tangan Anya hingga mereka cuma memeluk Angin.
"Ngga usah peluk-peluk kalau sama mereka" Seru Anggar sambil menjauhkan Anya dari mereka, mereka pun semuanya dibuat tertawa dengan kelakuan Anggar.
"Mbak hutang penjelasan yah ma aku" Tanya Anya yang ada dalam pelukan Anggar, Mulan cuma mengangkat jempol nya sambil tersenyum.
"Emang kamu ngga sadar pas di suruh masuk ke ruangan no 25? Tanya Anggar sambil menatap wajah cantik Anya.
__ADS_1
"Oh iya yah, sekarang kan ulangtahun aku yang ke 25" Ya allah aku sampai lupa, "Bentar, bentar ngomong-ngomong kamu tahu dari mana kalau aku pengen di lamar pas ulang tahun ku yang ke 25? Tanya Anya heran.
"Semua tentang kamu aku tahu, makanya aku siapin ini dari minggu kemarin, dan aku tahu semua nya dari Kak Mery" Jawab Anggar sambil menunjuk ke arah Mer.
"Kak" Anya pun menghampiri Mery dan memeluk nya kembali, terpancar kebahagiaan di mata mereka semua.
"Sudah jangan menangis lagi, kamu berhak bahagia, lupakan masa lalu raih masa depan, lupakan yang telah berlalu, hidup terus berjalan, siapa yang membuatmu bahagia, itulah yang pantas kamu pertahankan" Bisik Mery penuh makna.
Anya pun cuma mengangguk, "Iyah kak, aku akan selalu ingat nasihat kakak" Kata Anya sambil melepaskan pelukan nya.
"Sudah, jangan menangis lagi" Kata Mery sambil menghapus air mata Anya.
"Vio juga pengen di peluk Aunty? Vio pun merengen minta di peluk Anya, Anya pun berbalik menatap Vio dan memeluk nya erat.
"Duh kesayangan Aunty ikut-ikut tan kasih Aunty surprise, makasih yah sayang" Kata Anya sambil terus mencium pipi Vio.
"Aunty, stop,, udah ah geli" Vio pun berontak minta dilepaskan pelukan nya, Anya pun melepaskan pelukan nya pada Vio.
Sungguh tidak menyangka Anya mendapat kan kebahagiaan nya di usia nya yang ke 25, inilah yang di impikan oleh seorang Zievanya dari dulu.
"Ar sayang, kamu melupakan aku yah? Tiba-tiba Resti datang dan memeluk manja Anggar dari belakang dan membuat semua orang yang berada di ruang diam membisu.
β. β. β. β
***Aduch baru juga bahagia,
__ADS_1
Ahhh ganggu orang seneng aja.
Love u allπ***