Selamat Jalan Anya

Selamat Jalan Anya
Baku hantam


__ADS_3

Mereka bertiga pun masih di dalam kamar Anya, mereka lagi memikir kan darimana dan kemana mereka harus mencari nya.



"Kalau Anya pergi meninggalkan kita se engga nya barang-barang penting Anya di bawa semua" Kata Denis sambil terus berpikir.



"Apa karena kemarin dia bete, terus dia jalan sendirian ke mall yah? Anggar pun menerka-nerka.



"Bisa jadi apa yang di pikirkan Pak Anggar benar, bagaimana kalau kita sekarang pergi ke mall, siapa tahu pegawai atau satpam mall melihat Anya" Jawab Mulan.



"Come on, mall itu luas dan banyak pengunjung nya, mana Anya hilang nya dr kemarin, apa bisa mereka mengenalinya" Kata Denis pesimis.



"Dasar ogeb lu, sekarang kan zaman canggih, zaman cctv kita minta rekaman cctv hari kemarin aja" Kata Anggar sedikit ngasih pencerahan buat mencari Anya.



"Ya udah kalau begitu ayo berangkat sekarang, nunggu apa lagi" Ajak Mulan dengan semangat dan harapan yang besar buat menemukan titik terang menghilang nya Anya. Mulan pun pergi dari kamar Anya disusul oleh Anggar dan Denis.


*


*


*


Pas jam istirahat Rico pun berjalan menuju kantin bersama rekan kerja nya, tiba di kantin seorang karyawan tidak sengaja menumpahkan minuman nya dan mengenai kemeja putih Rico.


"Maaf pak? Saya tidak sengaja" Kata perempuan yang bernama Sarah yang barusan menumpahkan minuman nya.



"Ngga apa-apa" Jawab Rico sambil membersihkan noda di kemeja nya pake tisu.



"Ya udah bro aku balik ke mess aja dulu, mau ganti kemeja" Kata Rico sama Randi.



"Ya udah buruan sono, nanti ngga sempat makan siang lagi" Jawab Randi.



"Oke, sip" Seru Rico sambil mengangkat jempol nya, Rico pun melirik sebentar ke meja yang ditempati Sarah lalu beranjak pergi meninggalkan kantin.



Sesampai nya di mess dia mendengar teriakan Mulan dari kamar Anya, Rico pun yang penasaran menghampiri kamar Anya dan diam membisu di balik pintu mendengar semua yang di bicarakan mereka bertiga.



"Apa!! Anya menghilang? Gumam bathin Rico, Rico yang tidak terima mendengar Anya menghilang pun dia emosi dan mau masuk ke dalam kamar Anya.


__ADS_1


Belum juga Rico membuka pintu kamar Anya, pintu sudah terbuka dari dalam.



"Pak Rico? Sedang apa disini pak? Tanya Mulan sambil merhatiin sikap Rico.



"Apa yang saya dengar semuanya benar? Apa benar Anya menghilang? Tanya Rico sambil mematap Anggar penuh dengan kemarahan.



"Iyah pak, Anya dari kemarin ngga balik ke mess, dan kita baru sadar hari ini" Jawab Mulan sambil menunduk dan mengusap air matanya yang jatuh kembali.



"Lo sebagai cowok dan partner kerja Anya seharus nya bisa ngelindungin Anya, bisa nge jaga Anya, dasar lo cowok lembek, cowok pengecut, kalau lo ga bisa jaga Anya biar gue yang jaga Anya" Kata Rico sambil mencengkeram kerah kemeja Anggar matanya penuh dengan kemarahan.



Anggar yang tidak terima dengan perkataan Rico akhirnya melayangkan sebuah pukulan ke wajah Rico, dan Rico pun terpancing buat membalas pukulan yang diberikan Anggar.



Akhirnya mereka berantem baku hantam saling membalas pukulan, Denis pun yang tidak bisa menghentikan perkelahian mereka meminta bantuan penghuni mess lain nya yang kebetulan ada di kamar nya.



Sedang kan Mulan menangis dan menjerit melihat mereka berdua saling pukul baku hantam.




Denis pun kembali bersama Roni penghuni mess lantai dua, Denis megang Anggar dan Roni megang Rico.



"Sudah cukup, ini bukan penyelesaian buat Anya kembali, tapi kita harus bekerja sama mencari Anya" Teriak Denis sambil megangin Anggar.



Anggar dan Rico pun terdiam sambil sesekali mengusap bibir nya yang sedikit berdarah, nafas mereka pun memburu masih menyisakan kemarahan.



Lambat laun nafas mereka sudah normal degub jantung kemarahan pun sudah agak menurun dan normal kembali, Roni dan Denis pun melepaskan pegangan nya pada Anggar dan Rico.



"Sudah lah bro kalian jangan seperti anak kecil, dengan kalian baku hantam, sampai mati pun, kalau Anya ngga di cari dia ngga bakalan ketemu, yang ada kalian berdua masuk rumah sakit dan ngga bisa mencari Anya" Denis pun berbicara setelah api kemarahan mereka mereda.



"Sebentar, maksud nya Anya yang bekerja sebagai partner Pak Anggar menghilang? Tanya Roni.



"Iyah Ron, dia menghilang dari kemarin deh kayak nya, dan kita baru sadar Anya menghilang hari ini" Jawab Denis.


__ADS_1


"Kemarin pas saya balik dari warung nasi berpapasan sama Anya di luar, saya tanya katanya mau ke mall, tapi dia sendirian pergi nya" Kata Roni dengan serius.



"Tuh kan ayo buruan kita ke mall, dan buat Pak Anggar dan Pak Rico, kalau mau lanjut berkelahi saya persilahkan, ayo Den kita pergi dari sini" Ajak Mulan pada Denis sambil menarik tangan Denis pergi meninggalkan mereka.



"Makasih yah Ron informasi nya" Kata Denis sambil berjalan mengimbangi Mulan yang menyeret nya.



"Sama-sama Pak Denis" Jawab Roni yang langsung pergi kembali ke kamar nya.



"Denis,, mbak,, tunggu saya ikut" Jawab Anggar sambil berlari mengejar Denis dan Mulan.



"Gue juga harus pergi ke mall buat ikut nyari Anya" Gumam Rico sambil mengambil ponsel nya di saku celana lalu menghubungi kantor untuk meminta izin.


*


*


*


Sementara di jakarta, Bu Aisyah merasakan firasat kalau anak kesayangan nya dalam bahaya.Bu Aisyah tiada henti terus saja menghubungi no Anya tapi hasil nya sama selalu operator yang jawab.


"Ibu harus hubungin siapa dek? No adek ngga bisa di hubungi sementara ibu ngga punya no teman-teman adek, hik,,,hik,,,hik,,," Gumam Bu Aisyah sambil menangis, terbesit di pikiran Bu Aisyah mau menemui anak pertama nya Mery buat minta bantuan nya.



"Pak Ibu ke rumah Mery dulu yah sebentar" Bu Aisyah pun meminta izin kepada suami nya setelah meredakan tangisan nya.



"Kamu nangis lagi Bu? Ibu tuh jangan banyak pikiran nanti sakit, insya allah adek ngga apa-apa" Kata Pak Baskoro menenang kan istrinya, padahal tanpa sepengetahuan Bu Aisyah diam-diam Pak Baskoro pun menangis karena belum ada kabar dari anak kesayangan nya itu.



"Iyah pak, kalau begitu Ibu pergi yah? Bu Aisyah pun pergi setelah mendapat izin dari suami nya.



"Hati-hati Bu, di jalan jangan melamun dan menangis yah, ntar disangka orang habis pulang gerebek suami nya yang selingkuh" Kata Pak Baskoro sedikit bercanda.



Bu Aisyah pun cuma tersenyum yang di paksakan sambil melangkah pergi, seandai nya bukan dalam kondisi seperti ini mungkin Bu Aisyah sudah ngomel manja sama Pak Baskoro atas ucapan sang suami.


⭐. ⭐. ⭐. ⭐


***Aduch bestie ayo kita lerai babang Rico sama babang Anggar.


Coba deh kasih mawar atau kopi, pasti mereka bersatu🤭


Makasih all sudah mampir di karya recehan aku


Love u all😘***

__ADS_1


__ADS_2