Selamat Jalan Anya

Selamat Jalan Anya
Masuk Rumah Sakit


__ADS_3

"Adekk,,,,," Teriak pak Baskoro dan bu Aisyah sambil berlari menghampiri Anya yang lagi kesakitan.



Pak Baskoro pun langsung menghubungi Ibra sambil menggendong Zila.



"Hallo pak, ada apa? Kata Ibra dari seberang telepon.



"Ibra,,,adik mu Anya,,,,kamu buruan kesini ngga usah ke toko" teriak Pak Baskoro panik.



"Iya pak, Ibra langsung kesana" jawab Ibra mematikan sambungan nya sambil langsung melajukan motor nya kencang.



"Ada apa sih sebenar nya? Tapi tadi bapak kayak yang panik, ya Allah lindungi adikku" gumam Ibra sambil menjalankan motor nya.



"Dek kenapa dek? Tanya bu Aisyah sama Anya.



"Sakit bu, kepala adek sakit ngga kuat,,,," Anya pun terus meraung-raung nahan rasa sakit nya.



"Ya Allah Pak bagaimana ini? Kita bawa ke rumah sakit pak" kata bu Aisyah sambil menangis.



"Tunggu Ibra sebentar lagi bu" jawab pak Baskoro sambil terus keluar masuk kamar.



"Bu,,, adek ngga kuat bu, hik,,,hik,,,hik,," Anya pun terus mengerang kesakitan sambil menangis.



"Sabar ya sayang, istigfhar ya nak? Bentar lagi kakak mu datang, kita ke rumah sakit ya sayang? Jawab bu Aisyah sambil terus mengusap airmata nya yang terus-terusan mengalir di pipinya.



Sungguh bu Aisyah tidak tega melihat anak kesayangan nya meraung-raung kesakitan. "Kamu itu sakit apa sih sayang? Kenapa kamu ngga bilang sama ibu? Gumam bathin bu Aisyah sambil mengusap-ngusap kepala Anya.



"Asalamualaikum,,pak? Bu? Aku datang kalian dimana? Teriak Ibra yang setengah berlari mencari keberadaan orangtua nya.



"Kami di kamar adek mu Ibra" teriak pak Baskoro.



Ibra yang mendengar teriakan pak Baskoro pun langsung berlari kearah kamar adek nya.



"Adek,,,,, kenapa dengan adek bu? Tanya Ibra sambil berkaca-kaca, sungguh ngga tega Ibra melihat adik kesayangan nya seperti itu.



"Ngga tahu nak tadi tiba-tiba Zila nangis kencang, ibu dan bapak samperin ternyata adek mu sedang kesakitan" kata bu Aisyah sambil menangis tersedu-sedu.



"Ya sudah pak kunci mobil dimana? Kita bawa adek ke rumah sakit" kata Ibra,. "Ini nak" Pak Baskoro pun memberikan kunci mobil nya kepada Ibra.



Ibra pun berlari keluar untuk menyiapkan mobil, setelah mobil disiapkan Ibra pun berlari lagi kedalam kamar Anya.



"Ayo dek kakak gendong, kamu harus mau ya di bawa ke rumah sakit" kata Ibra dan langsung menggendong Anya.

__ADS_1



Mereka semua paham Anya memang sedari dulu paling ngga mau di bawa berobat apalagi ke rumah sakit, tapi untuk sekarang Anya sungguh merasa ngga kuat dengan rasa sakit nya, makanya dia pasrah dibawa kemana pun.



Anya pun dibawa Ibra bersama ayah nya ke rumah sakit, Ibra yang mengemudi dan pak Baskoro yang jagain Anya di belakang.



Ibra setengah ngebut melajukan mobil nya, karena Ibra sudah ngga tahan mendengar adek nya kesakitan.



Ibra adalah seorang kakak yang cuex sama Anya beda dengan Mery, tapi kasih sayang nya besar dan sangat tulus kepada Anya.



Ibra tidak pernah terlihat menitik kan air matanya, tapi kali ini dia sudah ngga tahan mendengar adiknya yang lagi kesakitan, airmata Ibra pun lolos jatuh mengalir sambil mengemudi.


*


*


*


Bu Aisyah tidak ikut karena dia harus menjaga Zila di rumah, dengan sekuat tenaga bu Aisyah menahan airmatanya demi Zila.


Walau hatinya lagi resah akan keadaan anak kesayangan nya tapi bu Aisyah berusaha tersenyum dan ngajak Zila bercanda.



Bu Aisyah pun mengambil ponsel nya ketika Zila sudah anteng dengan mainan nya, lalu bu Aisyah pun menghubungi Mery.



"Hallo kak? Kamu kapan pulang? Kata bu Aisyah dengan suara yang bergetar menahan tangisan nya.



"Kenapa bu? Ibu menangis? Besok kakak udah pulang kok" jawab Mery.




"Bu, ada apa? Tolong cerita yang jelas" Mery pun makin panik mendengar ibu nya menangis.



"Adekmu sakit kak, dan sekarang dia dibawa ke rumah sakit sama bapak dan Ibra" jawab bu Aisyah sambil sesenggukan.



"Apa!!! Kok bisa, emang adek sakit apa bu? Mery pun berusaha tegar sambil berkaca-kaca.



"Tadi pagi adek ngga keluar-keluar dari kamar terus Zila nangis, pas bapak sama ibu lihat ke kamar ternyata adek lagi kesakitan, dia mengeluh sakit di kepala nya kak? Bu Aisyah pun bercerita sambil menangis.



"Ibu yang tenang, kakak sekarang juga pulang, ibu berdo\*a saja ya? Insya Allah adek ngga kenapa-kenapa" jawab Mery menenangkan ibu nya.



Bu Aisyah pun mematikan telepon nya dengan Mery dia ngga kuat, dia ngga sanggup melihat anak kesayangan nya harus menderita seperti itu.



Bu Aisyah pun menangis sendirian setelah dirasa tenang bu Aisyah pun menghampiri Zila yang lagi main sendirian.



"Zila sayang makan dulu ya nak? Kata bu Aisyah sambil nyuapin Zila.


*


*


*

__ADS_1


"Mas, kerjaan kamu kapan selesai nya? Tanya Mery sama suaminya.


"Ngga tahu Yang, mungkin sore ini selesai kenapa? Jawab Hary.



"Adek mas, adek masuk rumah sakit" jawab Mery panik.



"Apa!! Adek masuk rumah sakit? Sakit apa Yang? Hary pun ikut panik.



"Ngga tahu cuman kata ibu tadi adek kesakitan di kepalanya" jawab Mery sambil nangis.



"Sekarang mas selesaikan kerjaan dulu besok pagi kita pulang" jawab Hary yang langsung dengan segera menyelesaikan pekerjaan nya.


*


*


*


Ibra pun sudah sampai di rumah sakit, dia langsung memanggil suster yang jaga.


"Suster tolong adek saya sus" Teriak Ibra sambil menggendong Anya.



Suster pun dengan sigap membawa brankar untuk Anya, Ibra pun menidurkan adek nya yang lagi nahan sakit di brankar rumah sakit.



Suster pun langsung membawa Anya keruangan igd untuk pemeriksaan.



Ibra menghubungi istri nya yang lagi bekerja untuk memberitahukan kondisi Anya.



"Halo yang? Kamu pulang kerja naik taxi aja ya? Dan langsung menuju rumah sakit" kata Ibra pada istri nya.



"Kenapa Yang? Siapa yang sakit? Tanya Putri istri Ibra.



"Adek Yang,, adek tiba-tiba kesakitan di kepalanya sekarang lagi ditangani dokter" Jawab Ibra dengan suara yang bergetar.



"Terus Zila ma siapa Yang? Kamu disitu sama siapa? tanya Putri yang ikut khawatir.



"Zila sama ibu di rumah, aku dan bapak lagi nungguin adek" Ibra pun berusaha tenang.



"Ya udah aku izin saja, aku langsung pulang sekarang, tapi mau kerumah ibu dulu ya? Sekalian liatin Zila takut ibu ngga bisa nenangin Zila" jawab Putri.



"Iya yang? Hati-hati kamu di jalan, sekalian nanti kalau kesini bawa barang" buat menginap" kata Ibra.



"Iya yang nanti aku bawain, kalau ada apa-apa kamu langsung hubungin aku ya? Ya udah aku tutup telepon nya" Kata Putri sambil menutup panggilan.



⭐. ⭐. ⭐. ⭐


***Yang mau ikut ke rumah sakit siapin bunga buat ANYA dan Kopi buat Ibra🀭


Love u All 😘***

__ADS_1


__ADS_2