Selamat Jalan Anya

Selamat Jalan Anya
Panggil Aku Sayang


__ADS_3

Anya dan Mulan pun sudah berada di dalam kamar Anya, karena setelah makan mereka pada kembali ke mess.



"Nya, apa kita ngga keterlaluan sama Pak Denis" Kata Mulan pada Anya.



"Sedikit keterlaluan sih mbak, tapi biar lah mbak, lagian Pak Denis juga ngga bakalan jatuh miskin traktir kita sehari tiga kali selama satu bulan, dan juga itu seimbang dengan dia yang udah di kasih no nya mbak Sintia" Jawab Anya sambil cengengesan.



Mulan pun tersenyum sambil mengangguk "Iya juga yah, sekali-kali kita ga memikir kan dana buat beli makan, berarti sebulan ini kita bahagia diatas penderitaan Pak Denis dong, ha,,,ha,,,ha,," Anya dan Mulan pun tertawa bersama.



"Iya lah mbak, kan kapan lagi kita ngerjain Pak Denis, jarang-jarang lo ada orang yang mau ngerjain Pak Denis" Mulan pun cuma tersenyum pada Anya.


*


*


*


Sedangkan Denis yang masih menclok dikamar Anggar pun membahas dana jatah makan Anya dan Mulan yang sudah terlanjur di sepakati nya.


"Udah ngga usah bingung, jatah makan cewek manja dari gue aja, tapi mereka jangan sampai tahu" Kata Anggar.



"Beneran bro? Tapi,,,, kenapa mereka ngga boleh tahu? Kata Denis dan merasa heran.



"Lo pikir aja kalau mereka tahu, apalagi kalau si cewek manja itu yang tahu, bisa-bisa sebulan ini lo ga bisa kirim orangtua mu dan habis buat bayarin makan mereka, karena kalau si cewek manja itu tahu pasti dia ga mau nerima pemberian gue" Anggar pun memberi penjelasan sama Denis



"Bener juga yah bro" Jawab Denis sambil mengangguk kan kepala nya.



"Ya udah kalau gitu, deal yah lo yang bayarin Anya dan gue bayarin calon kakak ipar" Kata Denis sambil melangkah kan kaki meninggalkan Anggar dikamar nya sambil tertawa.



\*Dieh main ngaku-ngaku aja kalau mbak Mulan kakak ipar, belum tentu juga adik nya mau sama lo" Kata Anggar yang masih bisa Denis dengar.


*


*


*


Hari Sabtu pun tiba, Denis sudah rapih dan wangi, dan siap pergi ke tempat yang sudah di janjikan bersama Sintia, Selama lima hari ini Denis selalu chat atau pun teleponan di sela-sela waktu senggang nya, hingga tiba untuk Denis menemui Sintia, Dirasa udah bener-bener siap Denis pun keluar kamar dan hendak pergi.


"Wihhh,, Pak Denis udah rapih dan harum saja, bau-bau nya mau ketemuan sama cewek ini mah? Kata Anya yang baru saja keluar mau ke kamar Mulan sambil mengendus-ngendus kan hidung nya.


__ADS_1


"Apaan sih Nya, ngagetin saja" Jawab Denis sambil mengunci pintu kamar nya, lalu melangkah pergi, baru juga kaki nya melangkah.



"Eits, mau kemana? Kata Anya sambil menarik kaos yang di pake Denis dari belakang.



"Is,,,apalagi sih Zievanya yang cantik dan imut? Jawab Denis dengan kesal, karena Anya mengganggu terus setiap Denis mau melangkah.


... "Kalau mau pergi ya pergi saja, tapi jangan lupa jatah makan kita" Jawab Anya sambil menggerakkan kedua jari nya....


... "Ya ampun Zievanya, giliran urusan makan saja kamu gercep, tapi giliran perasaan, kamu lelet" Kata Denis sambil ngasih uang senilai lima ratus ribu rupiah kepada Anya....


"Ini, cukup kan makan berdua sama calon kakak ipar selama dua hari? Lanjut Denis.



"Calon kakak ipar? Maksud Pak Denis? Kata Anya mengerutkan kening nya sambil tangannya mengambil uang yang Denis berikan.



"Udah ah, saya sudah terlambat ini, bye Anya" Denis pun langsung kabur meninggalkan Anya sendirian sebelum Anya menarik kaos nya lagi.



"Is, ditanya malah kabur" Anya pun mencebik kesal, matanya melihat kearah tangan nya yang sedang megang uang lima ratus ribu rupiah, "lumayan kalau beli nya di warung nasi Bu Irah banyak kembalian nya nih" Kata Anya yang langsung pergi menuju kamar sebelah, yaitu kamar Mulan.


*


*


*


Tidak sampai tiga puluh menit Sintia pun datang menghampiri Denis, Sintia sudah hapal sama wajah Denis karena udah dua kali mereka melakukan video call.



"Hai,, maaf aku telat, biasa di jalan tadi macet" Sapa Sintia sambil mengulurkan tangan nya.



"Hai juga, ga apa-apa aku juga belum lama kok" Jawab Denis sesantai mungkin dan menerima uluran tangan Sintia, padahal dari tadi dia sudah pegel liatin pintu masuk cafe.



"Silahkan duduk, mau pesan apa? Sekalian kita makan siang aja, sudah waktu nya makan siang ini" Kata Denis sambil melirik kearah jam yang dia pake ditangan kiri nya, Sintia cuma menjawab dengan sebuah anggukan saja, Denis lalu memanggil pelayan cafe.


*


*


*


Dikamar Mulan, Anya yang heboh membuat kamar Mulan jadi sedikit agak berisik.


"Mbak, tahu ngga tadi Pak Denis bilang apa? Tanya Mulan sambil merebahkan tubuh nya diatas kasur Mulan.


__ADS_1


"Ya ngga tahu lah, kan mbak ga ketemu Pak Denis, orang mbak belum keluar kamar, emang Pak Denis bilang apa? Jawab Mulan sambil merias wajah nya.



"Kan Tadi diluar kamar ketemu Pak Denis, aku mintain jatah makan kita mbak, dia ngasih lima ratus ribu, terus Pak Denis nya bilang gini,, ***Ini segini cukup kan untuk makan selama dua hari bersama kakak ipar***" Anya pun meniru ucapan nya Denis.



"Apa ngga salah dengar kamu Nya? Masa iyah mbak di panggil kakak ipar? Kata Mery sedikit kaget.



"Eh,, beneran lo mbak, malah yah Pak Denis baju nya itu rapih terus wangi lagi. Apa Pak Denis mau ketemu mbak Sintia yah? Jawab Anya. Mery pun diam memikir kan kata-kata Anya barusan.



"Coba deh mbak hubungin mbak Sintia nya, siapa tahu mbak Sintia lagi sama Pak Denis.


Mulan pun mengambil ponsel nya untuk menghubungi sang adik.


*


*


*


Di cafe, Denis dan Sintia sudah selesai dengan makan siang nya."Ini dompet kamu, maaf baru sempat ngembaliin, cek aja" Kata Denis sambil memberikan dompet Sintia.


"Ngga apa-apa Pak, yang penting dompet saya aman, makasih yah Pak? Sintia pun mengambil dompet nya dari tangan Denis.



"Bisa ngga manggil nya jangan Bapak, aku kok berasa udah tua yah? Punya anak seumuran kamu. Kata Denis sedikit kesal.



"Maaf Pak eh,. Om,. Emm,,,? Sintia pun bingung harus manggil apa.



"Panggil Denis aja" Jawab Denis ketus.



"Masa aku harus panggil nama, umur kita kan berbeda, aku ngga bisa karena ngga sopan. Jawab Sintia.



"kalau begitu panggil aku sayang" Kata Denis.


⭐. ⭐. ⭐. ⭐


***Iyah deh aku akan manggil kamu sayang🤭


Ayo dong sayang jangan lupa mawar atau secangkir kopi nya yah?


Makasih udah mampir ke karya aku.


Love u all😘***

__ADS_1


__ADS_2