Selamat Jalan Anya

Selamat Jalan Anya
Siapa pria itu?


__ADS_3

Mery, Denis dan Anggar pun tiba di mall yang biasa mereka datangin, mereka pun langsung keruangan security.


Tiba-tiba Rico datang menghampiri mereka sambil berlari, "Tunggu, aku ikut" Kata Rico sambil mengatur nafas nya.


"Pak Rico? kenapa bapak disini? Tanya Mulan sambil melihat ke arah Rico yang sedang mengatur nafas nya.


"Saya juga pengen mencari Anya, bagai mana pun juga dia teman kerja kita" Jawab Rico, dia ingin sekali mengatakan kalau Anya adalah wanita yang di inginkan nya dan menjauhkan dari Anggar, tapi Rico takut mengundang kemarahan Anggar yang berimbas kepada dirinya.


Mulan pun menatap ke arah Anggar dan Denis seakan-akan minta persetujuan, mereka berdua pun mengangguk, "Ya sudah, ayo" Seru Mulan lalu mereka masuk ke ruangan security


"Selamat siang pak? boleh kita melihat rekaman cctv hari kemarin? Tanya Anggar dengan sopan.


"Maaf mas, cctv adalah privasi perusahaan" Jawab security yang bertugas hari itu.


"Saya mohon pak? Bantu lah kami? Kata Denis memohon, securiy itu pun hanya diam.


"Begini pak, kemarin teman saya pergi kesini, dan sampai sekarang dia ngga kembali, di hubungi ponsel nya ngga aktif, kami khawatir, tolong lah kami pak? Kata Mulan dengan tangisan nya sambil mengatupkan kedua tangan nya memohon.


Para security pun saling menatap, mereka merasa kasihan apalagi setelah melihat Mulan sampai menangis dan memohon seperti itu.


"Ya sudah mari ikut saya" Tanya security yang bertugas disana, mereka pun mengikuti security tersebut ke dalam ruangan yang di khusus kan untuk memantau cctv.


Mereka semua fokus pada layar, dimana di layar tersebut menampakkan setiap ruangan yang ada di mall tersebut. hampir tiga puluh menit mereka menatap layar tanpa berkedip, hingga tiba-tiba Mulan pun berteriak.


"Stop Pak, itu dia, itu Anya, coba perbesar Pak? Teriak Mulan, security tersebut melakukan apa yang di minta Mulan.


"Iyah bener itu Anya, Pak tolong cctv pintu keluar, kita pengen tahu dia keluar naik apa" Kata Denis, lagi-lagi security tersebut melakukan permintaan mereka.


"Itu dia Anya keluar" Seru Denis, mereka pun fokus melihat layar yang menampak kan Anya keluar dari mall tersebut.


Sekilas mereka melihat ngga ada yang aneh hingga security tersebut bilang "Udah lihat kan mas? Mbak? Kalau teman mas dan mbak ini sudah pergi dari mall ini.


Mereka pun terdiam hingga tiba-tiba teriakan Rico mengagetkan mereka dan menatap fokus kembali ke layar, "Breng sek Anya di culik" Teriak Rico.

__ADS_1


"Coba Pak pas Anya keluar di replay" Anggar pun meminta penayangan lambat dan dengan sangat amat fokus dia melihat apa yang terjadi pada Anya.


Mereka pun semua terdiam dan fokus melihat ke layar yang menampak kan Anya keluar dari mall dan tiba-tiba ada yang membekap nya dengan sapu tangan dan dimasukkan ke dalam mobil hitam.


"Pak tolong di zoom plat mobil nya" Kata Anggar sambil mengambil ponsel nya, dan siap untuk mencatat no plat mobil tersebut.


Security itu pun melakukan yang di minta Anggar, hingga Anggar dan semua yang ada diruangan tersebut melihat dengan jelas plat mobil yang mambawa Anya.


"Sudah cukup Pak, kami semua memgucapkan banyak-banyak terima kasih kepada Bapak-Bapak security yang telah mau membantu kami mencari teman kami yang hilang" Kata Anya sambil mengatupkan kedua tangan nya.tanda berterima kasih. Security tersebut tersenyum sambil mengangguk.


*


*


*


Hary pun sampai ke rumah nya, tampak di depan rumah sudah ada istri, anak dan mertua nya menunggu.


"Ayo Bu" Ajak Mulan sambil memasuk kan koper ke bagasi mobil. Bu Aisyah dan Viona pun masuk kedalam mobil, sedangkan Hary hanya diam sambil merhatiin istrinya karena masih bingung dengan apa yang di lakukan istrinya.


"Kamu serius mau ikut? Terus anak-anak gimana? Tanya Hary sambil terus fokus ke jalanan.


"Anak-anak tinggal sama ibu dulu, Abang tadi udah di telepon suruh pulang nya ke rumah Ibu, dan dia tidak keberatan, terus Vio juga mengizinkan yah sayang? Kata Mulan sambil melihat ke kursi belakang kearah Viona.


"Iyah Ayah, ga apa-apa Vio sama nenek saja dulu, tapi jangan lupa oleh-oleh nya yah" Jawab Vio. Sedangkan Bu Aisyah cuma diam, dia masih memikirkan keadaan anak kesayangan nya.


Hary pun semakin ngga sabar pengen segera tahu penjelasan dari istrinya, tapi dia merasa kalau sekarang bukan lah waktu yang tepat untuk bertanya, karena Hary sempat melihat sang mertua dari spion depan, dan terlihat mertua nya itu lagi sedih dan banyak melamun, Hary pun hanya bisa diam dan bersabar.


*


*


*

__ADS_1


Anya pun telah mandi dan mengganti baju yang di berikan pria itu, lalu Anya melihat nasi bungkus yang baru, karena nasi bungkus yang pagi sudah dibuang sama pria itu.


"Siapa pria itu? Aku ngga yakin dia penjahat, dia masih baik dan merhatiin aku, tapi kenapa aku di culik dia? Gumam bathin Anya sambil mengambil nasi bungkus lalu membuka dan memakan nya.


*


*


*


Setelah mengantar kan Bu Aisyah dan Viona, Mulan dan Hary pun malanjutkan perjalanan nya kembali menuju Bandung.


"Sebenar nya ada apa yang, tumben kamu mau ikut? Terus ada apa dengan Ibu, kelihatan nya Ibu sedih tadi? Tanya Hary yang benar-benar penasaran dengan semua ini.


"Adek dari kemarin ngga ada kabar mas, di hubungi dari pagi ngga aktif, semalam.Ibu mimpi buruk tentang adek, sedangkan kami ngga tahu teman-teman kerja adek, karena adek belum pernah ngajak teman-teman kerja nya main ke rumah dan mengenalkan nya pada kami" Jawab Mery.


"Adek hilang gitu! Kata Hary kaget, "Terus kamu tahu perusahaan tempat adek kerja yang di Bandung? Tanya Hary sambil fokus kejalanan.


"Itu dia mas, aku ngga tahu, makanya aku ikut mas, mana tahu mas tahu dan bisa mas tanya ke temen-temen mas yang berada di Bandung" Jawab Mery dengan penuh harap.


"Waktu di jakarta Adek kerja di perusahaan apa? Tanya Hary.


"Kalau ngga salah adek pernah cerita dia kerja di PT Buana deh yang, terus katanya dia diutus untuk mengelola cabang yang ada di Bandung bersama teman-teman nya.


"Oke,, Mas tahu cabang Pt Buana yang di Bandung, kebetulan perusahaan itu bekerja sama dengan perusahaan Mas.


"Beneran mas? Tanya Mery. Hary pun mengangguk meyakin kan istrinya dengan senyuman.


⭐. ⭐. ⭐. ⭐


***Tenang mbak mery aku akan membantu mencari Anya.


Makasih all telah mampir di karya recehan nya aku.

__ADS_1


Love u all😘***


__ADS_2