Selamat Jalan Anya

Selamat Jalan Anya
Jalan menuju kenyang


__ADS_3

"Maksud Pak Denis? Tanya Sintia yang kaget mendengar Denis yang nyuruh manggil dirinya dengan panggilan sayang.


"Ya kamu tinggal pilih mau panggil aku yang mana? Asal jangan Bapak,. om,. Pak Dek Apalagi Kakek" Jawab Denis yang merasa kesal dengan pertanyaan Sintia.


"Maaf emm, De,,,Denis,,kalau pertanyaan saya menyinggung Anda" Kata Sintia.


"Sudah lupakan perdebatan masalah panggilan, sekarang kita makan" Kata Denis sambil mengambil makanan yang dia pesan.


Tiba-tiba suara ponsel Sintia berdering tanda ada panggilan masuk, Sintia pun melihat ke layar ponsel dan disitu tertera nama contac my sister, Sintia pun izin menjawab panggilan kakak nya pada Denis.


"Maaf Den, aku angkat telepon dulu yah? Denis pun mengangguk tanda memeperboleh kan nya.


πŸ“ž "Hallo kak? Kenapa? Tanya Sintia setelah menggulir icon warna hijau di ponsel nya.


πŸ“ž "Kamu dimana dek? Mulan malah balik bertanya.


πŸ“ž "Lagi di mall kak? Apa kakak juga lagi di mall? Sini aja kak, adek lagi di cafe" Jawab Sintia.


Denis pun yang mendengar percakapan antara Sintia dan Mulan langsung tersedak karena mendengar Sintia nyuruh Mulan nyamperin dirinya.


"Ya ampun Den, kalau makan pelan-pelan dong" Kata Sintia sambil memberikan air minum pada Denis.


πŸ“ž "Dek, kamu lagi sama cowok yah? Tanya Mulan sambil melirik kearah Anya.


πŸ“ž "Iyah kak, adek lagi sama Pak Denis, temen nya kakak, adek mau ngambil dompet yang ada di Pak Denis" Jawab Sintia yang membuat Mulan pun tersenyum.


πŸ“ž "Mana Pak Denis nya, mbak mau bicara sama dia" Kata Mulan.


"Em,,,Den,,mbak Mulan mau bicara" Kata Sintia sambil ngasih ponsel nya ke Denis.


πŸ“ž "Hallo mbak, maaf Denis ngga pamit dulu sama mbak tadi soalnya buru-buru" Kata Denis setelah mengambil ponsel dari tangan Sintia.


πŸ“ž "Ya, ngga apa-apa, tapi saya minta Pak Denis jangan mempermainkan Sintia, kalau Pak Denis mau serius lanjutkan saya mendukung, tapi kalau Pak Denis cuma mau mempermain kan nya, lihat saja apa yang akan saya lakukan pada anda" Jawab Mulan seirus, dan sedikit mengancam Denis.


πŸ“ž "Tenang saja mbak, jangan khawatir, Sintia aman kok sama saya" Denis pun meyakin kan Mulan.

__ADS_1


πŸ“ž "Ya sudah lanjutkan saja ngedate kalian, jangan pulang malam-malam" Kata Mulan sambil mau menyudahi pembicaraan nya dengan Denis, tapi suara lantang Anya terdengar oleh Denis.


"Pak Denissss, pulang nya bawa pizza kata mbak Mulan, kalau ngga mbak Mulan ngga bakalan kasih restu" Teriak Anya, Mulan pun cuma senyum sambil menggeleng-geleng kan kepala nya.


πŸ“ž "Yang mau pizza mbak Mulan apa kamu Zievanya? Tanya Denis dengan geram.


πŸ“ž "Ya kita berdua lah, tapi terserah Pak Denis sih? Kita mah ngga akan maksa" Mode malak Anya keluar.


πŸ“ž "Iyah,,,nanti saya bawain, dasar cewek selalu ngambil kesempatan di dalam penjajakan, kalau gitu saya lanjut makan ya mbak? Denis pun akhir nya mengalah buat membawakan Anya dan Mulan pizza, daripada ngga dapat restu, Denis pun mengembalikan ponsel pada Sintia.


Sedangkan Mulan dan Anya yang berada diseberang telepon pun cuma ketawa tertahan mendengar perkataan Denis.


πŸ“ž "Ya udah ya mbak, adek makan dulu, bye mbak" Mulan pun mengakhiri pembicaraan sama kakak nya, lalu melanjutkan makan nya yang tertunda tadi.


πŸ“ž "Oke dek, bye" Jawab Mulan lalu melirik kearah Anya yang sedang tersenyum bahagia.


"Kamu ini selalu saja ada jalan menuju kenyang" Tanya Mulan sambil tertawa.


"Harus dong mbak, karena cowok itu bisa di peras disaat dia mau mendekati saudara kita, kalau misal dia udah mendapat kan apa yang dia mau di jamin susah mbak, jangan kan buat ngerti sendiri kadang kalau di minta pun banyak alasan nya" Jawab Anya dengan persepsi nya.


*


*


*


Sedangkan Anggar yang dari tadi rebahan karena efek pusing yang melanda, tiba-tiba merasakan perut nya lapar, dia pun berinisiatf keluar kamar buat beli makanan, tadi nya mau minta tolong dibelikan sama Denis tapi Anggar ingat kalau Denis lagi jalan sama Sintia.


Anggar pun keluar kamar bersamaan dengan keluar nya Mulan dan Anya dari kamar Mulan.


"Eh,, Pak Anggar, saya kira Bapak keluar jalan-jalan" Tanya Mulan sambil mengunci kamar nya, Anya cuma bersikap chuex saja.


"Saya lagi ngga enak badan mbak, makanya dari tadi rebahan aja" Jawab Anggar lesu.


"Lo, kalau lagi ngga enak badan sekarang Pak Anggar mau kemana? Tanya Mulan.

__ADS_1


"Mau beli makan mbak, karena saya belum sempat makan dari pagi, tadi cuma sarapan roti saja sebelum minum obat, sekarang terasa lapar" Jawab Anggar sambil mengunci pintu nya.


"Saya juga mau beli makan ini Pak, kalau Bapak mau biar saya yang belikan, Bapak diam saja di kamar" Kata Anya menawarkan diri untuk membelikan Anggar makan.


"Serius mbak? Ngga ngerepotin kan? Jawab Anggar.


"Serius lah Pak, Bapak nanti chat saya aja yah, makan nya mau sama apa? Kata Mulan.


"Oke,, baik kalau ngga ngerepotin, makasih ya mbak? Anggar pun mengambil uang di dompet nya.


"Ini mbak uang nya, sekalian bayar makan kalian juga" Kata Anggar sambil ngasih dua lembar uang yang berwarna merah.


"Ngga usah Pak biar dari saya saja" Jawab Mulan yang merasa ngga enak.


"Sudah ambil saja mbak, saya ikhlas kok, dan saya bersyukur masih ada yang perhatian sama saya" Jawab Anggar sambil melirik kearah Anya.


"Ya sudah kalau begitu saya pergi ya Pak? Makasih traktiran nya" Mulan pun pergi dan mengambil uang dari Anggar, di ikuti Anya yang cuma diam sejak tadi.


"Wahhh, enak yah mbak jadi kita? Kata Anya dengan raut wajah bahagia nya.


"Enak gimana? Perasaan ngga ada enak-enak nya deh, sebab tiap hari harus bertengkar dengan berkas-berkas" Jawab Mulan yang belum paham arah pembicaraan Anya.


"Is, bukan itu maksud Anya mbak? Kata Anya yang kesal karena Mulan ga paham dengan omongan nya.


"La,, terus yang enak apa dong Zievanya? Kalau orang-orang yang sudah memanggil dirinya dengan nama Zievanya itu tanda nya orang tersebut lagi kesal padanya.


"Gini lo mbak, Pak Denis lagi deketin mbak Sintia kita dapat makan gratis selama satu bulan, Pak Anggar yang sakit, barusan ngasih uang dua ratus ribu buat beli makanan dia plus bayarin kita, terus nanti dibawain pizza lagi, udah lama juga kan aku ngga makan pizza, sekali nya makan kan dapat gretongan mbak, nah jadi kesimpulan nya hidup kita itu enak" Jawab Anya panjang kali lebar kali tinggi.


"Iyah kita enak, mereka yang enek" Jawab Mulan sambil tertawa.


⭐. ⭐. ⭐. ⭐


***Enak pasti apalagi dikasih setangkai mawar atau secangkir kopi🀭


Makasih yah bestie udah mau mampir di karya aku.

__ADS_1


Love u all😘***


__ADS_2