
Pagi sekali Anya terbangun dia menatap dalam-dalam sama suami nya,. "Kamu harus kuat ya mas, kamu harapanku, bahagia kan selalu anak kita, kamu pasti bisa menjadi ayah yang terbaik buat Zila" gumam Anya sambil mencium bibir Anggar.
Anggar yang merasa ada kehangatan di bibir nya pun mengerjapkan matanya lalu membalas ciuman dari sang istri.
Dari kecupan biasa hingga lu ma tan dan se sa pan hingga menuntut untuk melakukan lebih.
Tangan Anggar mulai melanglang buana ke setiap antariksa, ciuman Anggar pun berpindah tempat ke leher jenjang nya Anya hingga hadir lah tanda kepemilikan di leher Anya.
Anggar tahu titik area sensitive istrinya, hingga dia terus men cum bu dan memberikan sentuhan-sentuhan lembut yang membuat de sa han Anya pun lolos dari bibir nya.
Mereka pun sudah polos tanpa sehelai benang pun, pagi ini Anya yang mendominasi, entah kenapa Anya pingin sekali memberikan servis yang terbaik buat suami nya.
Anggar pun dibuat kewalahan oleh istri nya, pagi ini Anya benar-benar memuaskan Anggar, hingga mereka pun berada diujung puncak ke nik ma tan, Anya pun terkulai lemas di samping Anggar sambil terus memeluk sang suami.
"Pagi ini kamu berbeda Yang? Hot banget" kata Anggar sambil mencium kening Anya, Anya pun cuma tersenyum sambil memandang suami nya, seakan-akan ngga akan bisa memandang suami nya lagi.
Anggar pun melepas pelukan Anya lalu dia bangkit dari tidur nya, "Aku mau ke kamar mandi Yang" kata Anggar sambil pergi ke kamar mandi tanpa sehelai benang pun.
Anya yang melihat ke arah Anggar yang lagi berjalan tanpa sehelai benang pun punya ide, lalu Anya pun mengejar Anggar ke kamar mandi.
Anggar sedang mandi dibawah guyuran shower, tanpa sepengetahuan Anggar Anya sudah berdiri dan memperhatikan Anggar dari belakang.
Anya pun memeluk dan mencium punggung Anggar yang sedang mandi, wangi vanila dari sabun yang di pakai Anggar membuat gairah Anya membara kembali.
Tangan Anya yang berada di pinggang pun turun kebawah hingga membuat Anggar men de sah dan mendongak kan kepalanya merasakan sendasi yang dibuat oleh istri nya dibawah guyuran shower.
Entah kenapa Anya pengen sekali memuaskan Anggar, seakan-akan dia ngga bakalan melakukan ini lagi bersama suami nya.
Anggar pun membalik kan badan nya, menatap kearah Anya, tapi Anya dengan sigap men cum bu Anggar dengan begitu liar tangan Anya di gunakan untuk menarik tengkuk Anggar biar bisa lebih dalam lagi.
Anggar sungguh dibuat kewalahan pagi ini oleh Anya, tapi Anggar tidak mau mengecewakan Anya, dia pun mencoba mengimbangi nya.
__ADS_1
Mereka pun melakukan nya di kamar mandi dengan berbagai gaya, Anya yang memimpin pun terkulai lemas setelah mendapatkan or gas me beberapa kali.
Anya begitu puas telah melayani suami nya pagi ini, Anya pun memeluk dan mencium suami nya tanpa henti.
"Kamu kenapa Yang? Tumben amat minta duluan? Tanya Anggar yang merasa aneh dan bahagia menyatu menjadi satu.
"Entahlah mas, pokok nya pagi ini aku pengen sekali membuat kamu bahagia dengan servisku, kan besok kamu udah balik ke Bandung, jadi aku ingin memanfaatkan waktu saja" jawab Anya yang tidak mau melepaskan pelukan nya.
Anggar pun memandikan Anya sampai bersih, begitu pun Anya yang memandikan Anggar, mereka pun akhirnya keluar dari kamar mandi dengan keadaan masih polos dan Anya berada dalam gendongan Anggar.
Setelah mandi bukan nya mereka pakai handuk, tapi Anya yang masih polos pun di gendong ala bridal style sama Anggar.
Tangan Anya dia kalungkan ke leher Anggar, mata nya terus menatap kearah mata Anggar, seakan ini adalah hari terakhir Anya memandang wajah tampan suaminya.
"Kamu tampan sekali mas, pasti banyak wanita diluaran sana yang berebut ingin meilikimu, jangan sampai melupakan aku ya? Tanya Anya sambil terus menatap ke wajah Anggar.
"Kamu itu kenapa sih Yang, dari semalam ngomong nya ngelantur, mana bisa mas melupakan kamu, sedangkan dihati dan di pikiran mas sudah penuh sama kamu, ngga ada tempat lagi buat orang lain, hanya kamu seorang Zievanya putri Baskoro" jawab Anggar lalu menurukan Anya dan mencium kening nya dengan mesra.
"Auntyyy, udah bangun belum? Dedek Zila pengen mimi" teriak Viona.
Anya yang sudah memakai baju nya pun membuka pintu kamar, dan tampaklah sang kakak yang lagi menggendong Zila dan Vio berdiri di samping nya.
"Aduch Zila lapar ya? Sini nak bunda gendong" kata Anya sambil mengambil Zila dari tangan sang kakak lalu duduk diatas kasur.
Anggar pun yang sudah berpakaian lengkap keluar mau menemui ayah mertua nya, "Kak aku keluar dulu ya mau cari udara segar, Zila lapar ya Yang? Kata Anggar sambil mengusap lembut kepala Zila.
"Iya papah, Zila lapar " jawab Anya yang suara nya di bikin kayak anak kecil, Anggar pun tersenyum sambil berjalan keluar.
Mery pun tersenyum melihat rambut mereka berdua yang masih basah, dan ada dorongan diri nya untuk menggoda sang adik
"Wah pagi-pagi udah keramas aja, mentang-mentang Zila tidur ma kakak" Mery pun menggoda adek nya.
__ADS_1
"Apa sih kak ah, malu ada Vio" jawab Anya pelan sambil tersenyum malu.
Mery pun bahagia melihat rumah tangga adik nya harmonis, ya walau kadang ada perbedaan pendapat diantara mereka, tapi ngga pernah sampai mereka bertengkar.
"Dek, kamu disini sampai kapan? Tanya Mery sambil duduk disamping Anya dan Zila.
"Kayak nya adek akan lama disini kak" jawab Anya sambil terus memandang kearah Zila.
"Asyekkk Vio akan terus main sama adek Zila" teriak Vio kegirangan.
"Suami mu mengizinkan tidak? Walaupun kita tinggal sama orang tua tapi kalau suami tidak mengizinkan kamu ngga boleh, kamu harus menuruti suami kamu, jangan membangkang.
"Mas Anggar ngizinin kok kak, dia ngga merasa keberatan" jawab Anya.
"Ya syukur deh kalau suami kamu mengizinkan, eh iya dek, karena kamu mau lama disini kakak mau pergi sama kakak ipar keluar kota ngga lama kok paling cuma dua hari" kata Mery.
"Ngga apa-apa kak, ikut saja mungkin kakak ipar membutuhkan kakak disana" jawab Anya.
"Vio disini aja temenin adek Zila ya? biar Zila ada temen nya" kata Anya sambil mengaitkan kancing baju nya.
"Iya aunty Vio disini kok, apalagi ada adek Zila" jawab Vio.
"Zila udah kenyang? Ayo sama mamah lagi, kita temuin kakek sama nenek" kata Mery sambil menggendong Zila kembali.
⭐. ⭐. ⭐. ⭐
Ah indah nya dibawah guyuran air shower🤭
no komen akh, masih polos🤭🏃🏃
__ADS_1
Love u all 😘