
"Kalau begitu sekarang kita balik aja dan kita rundingkan pencarian ini di mess, kita tanya-tanya sama orang yang ada di mess atau pun di tempat kerja siapa yang bisa melacak no plat mobil yang membawa Anya, lagian lapor polisi pun belum bisa, besok baru bisa kita lapor ke polisi" Kata Rico.
Semenjak Anya dinyatakan hilang, Rico mengesampingkan rasa dendam nya pada Anggar, apalagi setelah acara baku hantam di mess siang tadi, meskipun mereka masih menjaga jarak tapi se engga nya ini awal buat mereka balik kembali menjadi sahabat seperti dulu.
"Iyah kita balik aja dulu lagian ini juga udah mau malam, gimana? Kalian setuju ngga? Kata Denis.
"Tapi kita mampir makan dulu yah? Soalnya mbak melewatkan makan siang tadi" Kata Mulan.
"Yah bukan mbak saja yang melewatkan makan siang tapi kita juga sama mbak pada belum makan" Jawab Denis sambil menyetop taxi. Mulan pun tersenyum mendengar ocehan calon adik ipar nya.
Taxi pun berhenti, Mulan naik di kursi depan, sedangkan ke tiga pria itu malah saling tatap, dan langsung pada masuk berdempetan di kursi belakang, Mulan yang melihat nya pun tertawa melihat ke tiga pria rebutan tempat duduk.
"Lo ngapain ikut naik sih udah tahu sempit" Kata Anggar sambil menatap tajam ke arah Rico, yang ditatap pun malah pura-pura tidak melihat.
"Sudah biarin sekalian kita nostalgia, siapa tahu kalian clbk" Kata Denis sambil ketawa, Mulan pun ikut tertawa di kursi depan. Rico dan Anggar cuma mendengus kesal mendengar celotehan Denis.
Mereka sedikit melupakan kesedihan mereka atas hilang nya Anya, dengan kelakuan Anggar dan Rico, ditambah celotehan Denis yang selalu bikin ketawa.
*
*
*
Akhirnya Mery dan suami nya sampe ke Bandung, Hary pun menepikan mobil nya depan yang jual pecel lele.
"Kita makan dulu yah? Tuh pecel lele kesukaan kamu yang" Kata Hary sambil membuka safety belt nya lalu turun dari mobil.
"Tahu aja kalau istrinya sedang kelaparan" Jawab Mery yang ikut keluar nyusul suami nya.
Mereka pun duduk di meja yang kosong dan memesan makanan mereka. Selagi nunggu pesanan Mulan pun menelepon ibu nya.
__ADS_1
*
*
*
"Pak kita mampir dulu di warung pecel lele depan yah? Nanti ongkos nya kita kasih lebih sekalian aja bapak nya kalau mau makan ayo bareng ma kita" Kata Mulan pada sopir taxi.
"Makasih neng tapi saya sudah makan, jadi saya tunggu diluar saja. Jawab Pak sopir sambil menepikan mobil nya.
"Ya udah kalau gitu Bapak pesen minum aja mau kopi atau pun jus terserah Bapak, asal jangan pesen minuman beralkohol saja yah Pak? Nanti kita bingung bawa Bapak kemana? Celoteh Denis sambil membuka pintu mobil. Mereka bertiga yang mendengar celotehan Denis pun tertawa termasuk Rico. Dari dulu Denis memang suka mencairkan suasana.
Pak sopir pun tak lepas senyuman di bibir nya mendengar celotehan Denis. Mereka pun kini sudah duduk manis menunggu pesanan mereka.
"Jadi kira-kira besok kita mulai darimana mencari Anya? Tanya Rico.
"Kita cari dulu orang yang bisa ngelacak flat no mobil nya dulu, setelah kita tahu tuh mobil punya siapa dan alamat nya dimana, nah disitu kita baru beraksi" Jawab Denis.
"Aku setuju usul Denis" Kata Mulan sambil melirik ke arah Anggar yang sedang melamun.
"Mbak pegang ucapan saya, saya berjanji kalau Anya diketemukan maka saya akan jujur tentang perasaan saya pada Anya" Kata Anggar dengan serius.
Mulan pun menatap dua bola mata Anggar lebih tajam dan dalam lagi, Mulan menemukan kejujuran dan kesungguhan dari diri seorang Anggar.
"Pria sejati adalah pria yang bisa memegang janji nya, dan saya ga akan percaya sebelum saya melihat dengan mata kepala saya dan mendengar dengan telinga saya, kalau Pak Anggar belum melakukan apa yang di janjikan Pak Anggar sendiri. Kata Mulan.
"Jadi kalau begitu Anya belum ada yang memiliki dong, berarti aku masih bisa mendapat kan Anya" Kata Rico sambil tersenyum mengejek kepada Anggar.
Anggar mengepalkan tangan nya, dia mulai tersulut emosi dengan kata-kata Rico, Denis melihat mereka berdua secara bergantian.
__ADS_1
"Sudah, kaya anak Abg saja kalian ini, sudah pada tua pun, yang ada di pikiran kalian itu cuma gimana cara mendapatkan Anya bukan gimana cara menemukan Anya, Miris dengan otak kalian" Kata Denis sambil mulai memakan pecel lele nya.
"Sekarang itu yang harus di pikirkan, gimana cara nya kita bisa menemukan Anya secepat nya, setelah Anya ketemu baru kalian memikirkan bagaimana cara mendapat kan cinta Anya" Kata Mulan melanjutkan omongan Denis.
"Sudah lah ayo makan, kita masih butuh tenaga yang banyak mulai sekarang, dan juga buat kalian berdua bersaing lah secara sehat, yang kalah harus legowo, yang menang jangan sombong, bener kan mbak omongan adik ipar yang tampan ini" Kata Denis narsis.
Anggar dan Rico pun salimg melirik lalu kedua nya fokus sama makanan masing-maaing di depan nya.
Sedangkan di meja samping mereka, sepasang suami istri yang lagi menikmati pecel lele di tempat itu dengan seksama mendengar kan semua yang di omongin Denis in the genk.
"Mas denger deh obrolan mereka? apa yang mereka omongin adalah Anya adek aku ya mas? Tanya Mery pada suami nya.
Hary pun diam tak bicara tapi telinga nya mendengar dengan jelas kalau mereka lagi ngomongin Anya, "Bentar mas tanya mereka biar jelas" Kata Hary sambil berdiri lalu menghampiri mereka yang hampir selesai makan.
"Permisi, maaf mengganggu waktu makan kalian? Kata Hary dengan sopan menyapa mereka.
Mereka berempat pun langsung menoleh ke arah Hary, lalu saling menatap saling memberi kode, tapi jawaban mereka semua menggelengkan kepalanya tanda tidak kenal.
"Ngga kok mas kita udah selesai juga makan nya, ada yang bisa kami bantu? Jawab Mulan.
"Maaf saya dan istri saya tadi tidak sengaja mendengar obrolan kalian semua, saya cuma mau tanya? Apa yang di bicarakan kalian itu adalah Zievanya yang selalu di panggil Anya? Saya hanya mau memastikan aja kalau Anya yang kalian bicarakan adalah Anya adek ipar saya, kalau benar saya dan istri saya sangat senang sekali, soalnya adek ipar saya itu dari kemarin ngga bisa di hubungin" Kata Hary sambil mengambil ponsel dari saku celana nya.
Mereka berempat hanya saling menatap, tiba-tiba di kaget kan oleh suara Hary. "Maaf apa Anya yang ini yang kalian maksud? Tanya Hary sambil memperlihat kan poto Anya kepada mereka.
β. β. β. β
***Mana mas Hary aku juga mau melihat poto Anya ini.π€π€£
__ADS_1
Makasih yah all sudah mampir di karya recehan nya aku.
Love u allπ***