
Sekembalinya dari rumah sakit, Anggar banyak diam dan merenung, "(Kenapa aku jadi kepikiran dia terus yah?, udah lah, ngapain juga mikirin pacar nya orang, tadi aku cuma sekedar nolong aja, sebagai rasa kemanusiaan)." Gumam Anggar sambil melanjutkan pekerjaan nya.
*
*
*
... Semenjak melihat Anya di gendong Anggar, Rico tidak tenang, kerjaan nya diabaikan, dia malah sibuk mondar mandir kagak jelas. "Brengsek,, kenapa harus lo sih yang gendong Anya, Gar, kenapa setiap cewek yang aku suka, kamu selalu hadir dan mendapatkan nya lebih dulu, lihat saja nantti, Anya bakalan jadi milik ku seutuh nya, kamu tidak akan bisa merebut nya lagi dari aku, cukup Raya saja yang kamu ambil dariku." Gumam Rico sambil melihat keluar gedung, tangan nya pun terkepal, sinar matanya menampakkan amarah yang tinggi....
*
*
*
*Flasback*
Anggar dan Rico adalah teman semenjak mereka sekolah, kemana-mana mereka selalu bareng, sampai kerja pun satu perusahaan.Hubungan Anggar dan Rico mulai renggang pada saat kuliah akhir semester.
Berawal dari Raya yang hadir dalam kehidupan mereka, Anggar dan Rico menyukai cewek yang sama, yaitu Raya, tapi Raya lebih memilih Anggar, Rico tidak terima dengan keputusan Raya, dan Rico menganggap kalau Anggar lah yang merebut Raya darinya. Semenjak itu lah kebencian Rico pada Anggar tertanam, hingga dia bertekad ga bakalan membiarkan Anggar bahagia dengan wanita manapun.
Suatu hari Rico mendengar kabar kalau Raya dan Anggar berpisah, dia tertawa puas, dia bahagia sekali, karena itu yang dia harapkan.
Sebenarnya Rico bukan selalu ngikutin Anya, tapi pagi itu Rico melihat Anggar berbincang-bincang sama Anya di taman, Rico pikir Anggar lagi deket sama Anya, dan dari situ lah Rico mau mndekati Anya, hanya karena dendam Rico pada Anggar, dan Rico tidak mau melihat Anggar bahagia.
__ADS_1
Yang membuat Rico semakin membenci Anggar, Anggar selalu memdapatkan semuanya, Anggar selalu melebihi dari dirinya, bahkan posisi kerja sekarang pun Anggar lebih tinggi posisi nya daripada dirinya.
*
*
*
Diruangan yang bernuansa kan putih, tampak Anya sudah membaik, badan nya udah merasa segar, yah Anya pingsan karena belum sarapan jadi dia kekurangan asupan makanan, sedangkan Anya punya penyakit lambung, Anya tidak memberitahukan keluarga nya, karena Anya ga mau membuat mereka hawatir.
"Gimana cerita nya mbak, aku digendong Pak Anggar?" Tanya Anya yang masih penasaran.
"Apa mbak mesti cerita soal itu nya?" bukan nya bercerita Mulan malah balik bertanya, dan membuat Anya kesal dan cemberut.
"Is, mbak," Hanya itu yang keluar dari mulut Anya tanda dia kesal dan masih menunggu cerita dari Mulan.
"Oke, oke mbak cerita deh," Mulan pun menarik nafas nya pelan sebelum bercerita. "*Tadi kan pas dalam lift kita berempat, Mbak, Kamu, Pak Denis dan Pak Anggar, nah tiba-tiba kamu pingsan ambruk ketubuh mbak, mbak kan bingung harus ngapain, lalu mbak minta tolong sama Pak Anggar, tapi Pak Anggar diam, cuex gitu, ga peduli sama sekali, nah Pak Denis merasa kasihan mungkin sama Mbak dia mau nolongin menggendong kamu dan membawa kamu ke rumah sakit, tapi kamu tahu ga*?" Mulan pun sengaja memotong cerita nya biar Anya penasaran.Mulan memang suka jahilin Anya, entah lah kalau ngejahilin Anya itu rasa nya bahagia bagi Mulan.
"Yehhh, c mbak nanya aku tahu ga, ya gimana mau tahu orang aku pingsan." Cerocos Anya sambil manyun, sedangkan Mulan cuma tersenyum liat muka Anya.
__ADS_1
"Kamu tahu ga?" Mulan pun sengaja menggantung cerita nya lagi. "Mbaaakkk,, ish ngeselin deh." Teriak Anya.
Mulan gemas dengan ekspresi Anya seperti itu. "Ya udah mbak lanjut, senyum dong," Anya pun sedikit tersenyum.
"(*Pas Pak Denis mau menggendong kamu, tiba-tiba Pak Anggar menggeser badan Pak Denis lalu menggendong kamu dan antar kamu ke rumah sakit ini*)." Mulan pun melanjutkan cerita nya.
Anya pun kaget setelah mendengar cerita dari Mulan, dia ga menyangka seorang Anggar pria yang dia julukin hantu jutex menolong nya, bahkan dirinya digendong.
β. β. β. β
***Aduch babang Rico jangan menyimpan dendam di hati yah?
Mendingan menyimpan namaku dihatimu?
Eaaakkkkkk.
Biar babang Rico nya ga dendam kuy bestie kasih dia mawar setangkai, sebucket juga ga apa-apa biar dia senyum.
bestie babang Anggara lagi melamun tuh kayak nya lagi butuh secangkir kopi deh.
Makasih all sudah mau baca dan dukung karya recehan saya ini.
__ADS_1
Kalau ada salah-salah ketik maafin yee, soalnya masih belajar
Laove u all π***