
Anya pun selesai melaksanakan ritual mandi nya, dia baru sadar kalau dia lupa membawa handuk dan baju ganti.
"Aduch gimana ini aku lupa lagi bawa handuk dan baju ganti" Gumam Anya sambil mondar mandir di kamar mandi.
"Kenapa dia lama sekali mandi nya? Gumam Anggar, "Yang, kamu udah selesai belum" Tanya Anggar sambil mengetuk pintu kamar mandi.
"Aduch gimana ini? Ya sudah aku minta tolong mas Anggar saja lah" Gumam Anya dari dalam kamar mandi.
"Iya mas udah tapi,,,aku lupa bawa handuk dan baju ganti, tolong ambilkan handuk dong mas? Teriak Anya dari dalam kamar mandi.
"Kesempatan jangan disia-sia kan" Gumam Anggar sambil tersenyum, Anggar pun mengambil handuk dan baju hadiah dari Sintia.
"Yang, ini handuk dan baju nya" Teriak Anggar sambil mengetuk pintu kamar mandi.
Anya pun membuka pintu dan menjulurkan tangan nya sedangkan badan nya dia sembunyiin di balik pintu. Yang kelihatan cuma kepala sama tangan Anya saja.
"Sini mas, makasih ya mas? Kata Anya sambik buru-buru menutup pintu nya.
Anggar pun senyum-senyum penuh arti di depan pintu kamar mandi menunggu istri nya keluar dari kamar mandi.
"Baju apa ini? Ya ampun mas, kalau baju nya seperti ini gimana aku keluar nya? Anya pun berpikir, "Ya udah aku tutupin pake bath robe aja lah kan aman" Gumam Anya sambil senyum karena ide nya.
"Yang, kamu lagi ngapain sih, lama amat pake baju nya" Lagi-lagi Anggar teriak dari dekat pintu.
Anya pun membuka pimtu oelan-pelan dia keluar disambut Anggar yang sudah berdiri menanti sejak tadi.
"Lo, Yang kenapa pake handuk? Kan udah ku kasih baju tadi" Tanya Anggar.sambil menatap kearah Anya.
__ADS_1
"Lagian mas ngasih baju kurang bahan, emang ngga ada baju yang lain lagi gitu yang benar-benar bahan nya cukup" Cerocos Anya sambil berjalan kearah walk in closet.
Anya pun mecari baju-baju nya tapi nihil semua kosong, ngga ada satu baju pun yang tersimpan diruang itu. "Baju ku pada kemana? Perasaan aku bawa ganti tadi pas berangkat" Gumam Anya.
"Ngga ada baju kan Yang? Itu pun aku dapat dari kado nya Sintia kalau ngga ada baju itu kamu bisa ngga pake baju, tapi kan percuma juga yah Yang pake baju kalau nanti nya aku yang lepasin baju nya" Kata Anggar sambil memeluk Anya dari belakang.
Anya pun diam membeku dia merasa deg-deg gan malam ini, sentuhan dan nafas Anggar yang menyentuh kulit leher jenjang nya membuat seluruh badan dia meremang.
Anggar pun mencium leher jenjang Anya, bibir nya terus menyesap di setiap titik yang membuat Anya mengeluh dan mendapatkan geleyeran aneh di seluruh tubuh nya, jantung kedua nya berdebar sangat kencang seakan-akan meminta lebih sekedar ciuman.
Tangan Anggar pun sudah tidak bisa dikondisikan lagi, yang tadinya bertengger di atas perut sekarang mulai naik keatas dua gunung, Anggar pun menyentuh, dan meremas nya dengan lembut membuat pemilik nya lolos dengan \*\*\*\*\*\*\* nya.
Anya pun berbalik menghadap kearah Anggar, dan tidak menyia-nyiakan kesempatan, bibir mereka pun bertemu yang awal nya cuma nempel seperti kenalan lama-lama menuntut lebih untuk saling \*\*\*\*\*\*\* dan menyesap.
"Cantik nya istri mas malam ini, apalagi pake baju sexy seperti ini" Kata Anggar sambil terus dan terus \*\*\*\*\*\*\* bibir nya Anya, seakan-akan sudah menjadi candu buat nya.
Anya tidak menjawab pujian Anggar, dia sedang menikmati sensasi sentuhan dari laki-laki yang pagi tadi sudah sah menjadi suami nya, Anya menikmati disetiap sentuhan suami nya hingga \*\*\*\*\*\*\* demi \*\*\*\*\*\*\* selalu lolos dari bibir Anya.
Mereka berdua pun sudah polos tanpa sehelai benang pun, Anggar sadar ini untuk pertama kali buat mereka terutama untuk Anya, dia tahu kalau untuk seorang gadis yang baru pertama kali melakukannya pasti sangat lah sakit.
Anya serasa dibawa terbang oleh sentuhan Anggar dia pun sangat menikmati sekali momen ini, hingga Anggar berhenti ditengah jalan, Anya pun diam menatap kearah Anggar, seakan-akan meminta Anggar melanjutkan dan tidak boleh berhenti.
"Kamu udah siap Yang? Anggar pun bertanya pada Anya sambil terus mencium bibir Anya.
Anya pun mengangguk, "Siap, tapi,,, pelan-pelan ya? Aku masih takut" Jawab Anya, Anggar pun mengangguk sambil tersenyum, jangan ditanya tangan Anggar menclok dimana, yang jelas tangan Anggar lagi melanglang buana kesana kemari hingga membuat pemilik nya selalu mendesah dan terus mendesah.
__ADS_1
Akhirnya apa yang Anya jaga selama ini dia serahkan dengan ikhlas untuk suami tercinta nya, meski perih dan sakit yang Anya rasakan tapi dia bahagia karena sudah memberikan barang berharga milik nya hanya kepada suami nya.
Anya pun meneteskan air mata memahan rasa perih dan sakit di va gi na nya, Anggar yang sadar akan hal itu seketika dia diam dan mencium bibir Anya, seakan-akan memberikan kekuatan pada istrinya.
Anya pun sadar kalau Anggar diam karena merasa kasihan kepada dirinya, "Lanjut aja mas" Bisik Anya pada Anggar.
"Kamu yakin Yang? Tanya Anggar sambil mengusap air mata Anya yang menetes, Anya pun mengangguk pasti.
Anggar pun tersenyum sambil memulai menggerakan pelan tubuh nya, Anya pun yang tadi merasakan perih dan sakit seketika semua rasa itu hilang dan berganti dengan rasa nikmat yang luar biasa, Anggar yang tadi melakukan nya dengan pelan semakin lama semakin menuntut untuk melakukan nya lebih cepat dan lebih cepat lagi, hingga mereka pun sudah ada di puncak kenik matan dan akhirnya Anggar tumbang di samping Anya dengan nafas yang ter engah-engah.
"Makasih yah Yang, kamu memberikan nya hanya untuk aku, hanya untuk suami mu" Kata Anggar sambil memeluk dan mencium kening Anya.
Anya hanya mengangguk tersenyum sambil mengatur nafas nya.
Mereka berpelukan seakan nggan untuk melepaskan satu sama lainnya, hingga tiba-tiba ada sesuatu yang mengganjal di paha Anya,.
Anya yang sudah dewasa dan sudah merasakan nya paham bener dengan yang mengganjal di paha nya.
"Mas" Panggil Anya sambil menatap Anggar, yang ditatap pun cuma tersenyum lalu menempelkan bibir nya ke bibir Anya.
"Sekali lagi yah, Yang? Kata Anggar sambil mencium leher Anya dan tangan nya yang berkelana, Anya pun pasrah dan akhirnya terjadi dan terus terjadi sampai mereka benar-benar merasa lelah dan akhir nya mereka terbuai mimpi.
β. β. β. β
***Maaf bestie kalau mp nya tidak terlalu hot
Karena aku masih polos jadi ngga tahu yang hot itu gimanaπ€π€π€£π€£π€£
Love u all π***
__ADS_1