
"Dasar hantu jutex, hantu dingin, datar kaya penggaris anak tk" Anya pun ngomel sambil masuk kedalam mess.
Ternyata dia kebagian kamar yang posisi nya di tengah-tengah antara Mulan dan Ayu, Sedangkan tepat di depan kamar nya Anya itu adalah kamar Anggar dan Anya belum tahu kalau kamar nya berhadapan dengan kamar Anggar.
Selagi Anya mau membuka pintu, pintu kamar sebelah pun terbuka dan menampak kan Mulan yang sedang tersenyum kearah nya.
"Mbak jahat" cuma itu yang diucapkan Anya kepada Mulan, lalu Anya pun masuk, sebelum pintu ditutup Mulan sudah nerobos masuk kedalam kamar Anya.
"Kamu itu kenapa sih Nya? itu bibir kondisikan, kasihan bebek ada saingan nya" Kata Mulan sambil nahan ketawa.
"Mbak!! Is, kebiasaan orang lagi kesel juga" Jawab Anya sambil menghentak-hentak kan kaki nya.
"Kenapa? ada apa? Kesel sama siapa? Mulan terus bertanya, padahal dihati Mulan tahu Anya kesel ma siapa.
"Kesel sam mbak" Jawab Anya setengah berteriak.
"Loh,,, mbak emang kenapa? Tanya Mulan pura-pura ga tahu.
"Kenapa mbak ngga bangunin Anya pas udah sampai? Kenapa mbak malah ninggalin Anya sama Si hantu jutex itu, sebel" Ucap Anya sambil duduk di atas kasur nya sambil manyun.
"Bukan nya mbak ga mau bangunin kamu? tapi pas mbak mau bangunin kamu, di cegah sama Pak Anggar, katanya biarin jangan dibangunin kasihan, gitu katanya" Jawab Mulan apa adanya.
"What!!! Sebenarnya apa sih maksud si hantu jutex itu, mbak tahu ga dia bilang apa? Pas aku bangun tadi? Kata Anya antusias.
"Ngga? Emang bilang apa? Mulan pun semakin penasaran dibuat nya.
"Dia bilang gini, *Enak bener yah tidur diatas bahu orang, kamu pikir ga pegel apa*? Anya pun memperagakan omongan Anggar dengan ketus.
"Ah Pak Anggar ini ngga jelas, dia itu sebenar nya suka sama kamu Nya? Kata Mulan.
"Ih,,,,amit-amit harus punya cowok seperti hantu jutex" Anya pun mengetuk- ngetuk kasur nya sambil bergidik.
"Eh Nya, kamu jangan terlalu benci nanti kalau Pak Anggar ternyata jodoh kamu gimana hayo? Kata Mulan sambil senyum-senyum menggoda Anya.
"Au ah mbak, mendingan Anya mandi biar ngga gerah" Anya pun pergi ke kamar mandi yang ada di dalam kamar mandi tersebut.
Mess yang disediakan Pak Abraham ngga jauh beda sama hotel, dipastikan yang menempati mess tersebut pasti akan betah.
*
*
*
__ADS_1
Anggar pun turun mengikuti Anya masuk kedalam mess, setelah mengambil kunci dia langsung menuju kamar nya, tapi begitu Anggar mau buka pintu kamar, terdengar suara Anya dan Mulan yang lagi berbincang, perbincangan mereka terdengar samar-samar karena pintu tidak tertutup rapat.
"***Oh ternyata ini kamar nya si cewek manja***" Gumam di hati Anggar, pas Anggar mau menempelkan telinga nya ke pintu, tiba-tiba ada yang menepuk bahu nya dari belakang.
"Hey,,, ngapain lo Bro? Tanya Denis.
Anggar pun terlonjak kaget, "Apaan sih lo" Anggar pun masuk kedalam kamar nya yang di ikuti Denis.
"Lo.mau nguping yah? Hayo ngaku? Tuduh Denis sambil mengikuti langkah Anggar masuk ke kamar nya.
Anggar cuma diam saja sambil kesana kemari menata barang bawaan nya.
*
*
*
Pagi hari nya karena hari ini hari minggu mereka pada santai di kamar masing-masing, karena belum mulai melakukan pekerjaan nya.
Mulan pun beranjak dari kamar nya lalu menghampiri Anya.
"Nya,. Ini mbak" Kata Mulan dari luar pintu sambil mengetuk pintu kamar Anya.
"Iyah mbak, ada apa? Jawab Anya sambil membuka kan pintu.
"Mau ikut ga? Mbak mau ke rumah orang tua mbak, sekalian nanti pulang nya kita ke mall jalan sebentar sebelum besok menghadapi berkas-berkas yang membuat kepala kita mumet" Ajak Mulan.
"Ya udah mbak ambil tas mbak dulu yah, sekalian mau ngajak Ayu, siapa tahu dia mau ikut" Kata Mulan sambil beranjak pergi.
*
*
*
Denis pun menghampiri Anggar ke kamar nya. "Bro, jalan yuk dari pada kita diem di kamar, besok kan kita mulai bertempur dengan kerjaan" Kata Denis yang langsung berbaring diatas kasur.
"Eh lo ya, itu kasur udah gue rapihin main rebahan aja" Seru Anggar.
"Alahh tinggal di rapihin kembali, apa susah nya sih" Jawab Denis yang ga mau beranjak dari kasur.
"Ya udah gue mandi dulu, awas lo jangan berantak kin kamar gue" Kata Anggar sambil pergi ke kamar mandi.
*
*
*
Mulan dan Anya pun sudah siap untuk pergi, mereka cuma berdua saja karena Ayu udah ada acara sama teman nya yang berada di Bandung. Karena Ayu dulu pernah sekolah di kota Bandung ini.
"Kamu udah siap Nya? Tanya Mulan sambil melihat penampilan Anya dari atas sampai bawah.
"Udah mbak, is mbak ini kenapa lihat nya seperti itu sih? Jawab Anya sambil melihat kembali penampilannya.
__ADS_1
"Kamu keren sekali dan tentu nya cantik" Jawab Mulan sambil mengangkat kedua jempolnya.
"Ayu ga ikut mbak? Kata Anya sambil mengunci pintu kamar nya.
"Ngga katanya dia udah ada janji sama teman nya" Jawab Mulan sambil melangkah pergi dan di ikuti Anya dari belakang.
*
*
*
Setelah kepergian Mulan dan Anya, tampak Anggar dan Denis pun keluar dari kamar nya, Anggar melihat kearah pintu kamar Anya.
"Kenapa tuh pintu dilihatin mulu? Daripada lihatin pintu nya mending melihat yang menempati nya" Kata Denis sambil tersenyum usil.
Anggar pun cuma berdecak kesal, lalu mengunci pintu kamar dan melangkah pergi meninggalkan Denis.
"Et dah gue malah ditinggal, kan yang ngajak pergi gue" Gumam Denis sambil sedikit berlari mengikuti Anggar.
*
*
*
Tiba sore hari dimana Mulan dan Anya sudah berada di sebuah mall ternama yang ada di kota Bandung, sesuai janji Mulan sepulang nya dari rumah orangtuanya dia bakal bawa Anya jalan-jalan di mall.
"Mbak cafe nya dimana? aku pengen duduk sambil ngemil, capek nih dari tadi keliling terus" Ajak Anya.
"Ya udah ayo kita kesana" Mulan pun mengajak Anya kesebuah cafe.
Tanpa disadari Anya dan Mulan, Anggar dan Denis pun berada di cafe tersebut.
Anggar yang tidak sengaja melirik kearah pintu masuk pun melihat wanita cantik yang dia kenal.
"Anya? Gumam nya yang sempat terdengar oleh Denis.
Denis pun ikut melirik kearah pintu. "Wah jodoh nih, dimana-mana selalu saja bertemu, samperin sono" Kata Denis.
"Ogah banget gue nyamperin cewek ga jelas gitu" Jawab Anggar so ketus, padahal hatinya dag dig dug serr.
Mulan dan Anya pun duduk berhadapan dan tanpa sengaja Anya melihat kearah Anggar yang sedang menatap nya juga. "Hantu jutek" Gumam Anya.
Penampilan Anya pas saat jalan-jalan.
β. β. β. β
***Itu Visual halu aku yah bestie kalau ga sesuai dengan halu kalian. Kalian halu sendiri aja dengan visual kalian masing-masing.
Makasih all selalu baca karya recehan saya ini.
Love u allπ***
__ADS_1