
pagi sudah tiba, hujan-hujan yang begitu deras sudah mulai reda dan hanya meninggalkan genangan air yang tersisa, listrik yang tadinya mati sudah menyala.
aku masih tertidur dengan selimut di tubuhku, yah, cuaca yang dingin dan sejuk ini membuatku tertidur sangat pulas, sampai aku tidak ingin beranjak dari kasur ku, namun.
" sherla!, sherla!, hey bangun, kita harus bergegas ke sekolah ". tiba-tiba saja terdengar suara senior yang sedang mencoba membangunkan ku.
lalu, aku langsung mencoba membangunkan tubuhku, meskipun harus terpaksa.
saat, aku membuka mataku perlahan-lahan, pandanganku langsung tertuju pada jam yang menunjukan pukul 05.00 .
" senioor!, lihat, ini masih jam lima pagi!".
ucapku dengan kesal.
" lah, memangnya kenapa?". tanya senior.
" aku biasa bangun jam enam pagi, sudah, aku ingin tidur, bangunkan aku satu jam lagi!".
ucapku sambil menarik selimutku dan tidur.
lalu senior langsung menarik selimutku dan membuangnya ke lantai.
" tidak, kau harus bangun, kau tidak boleh tidur la...". ucap senior sambil membuang muka dan melirik sedikit ke arahku.
" eh, kenapa kau membuang muka dariku?, apa ada yang aneh dariku?, dan kenapa wajahmu memerah?". tanyaku sambil terus menatap wajah senior.
" eh, i, itu, kancing bajumu, terbuka ". ucap senior sambil menunjuk ke arah dadaku.
aku langsung menatap ke arah dadaku, daannn.
" haaaa!!, senior!, kau mesum!". ucapku sambil pergi meninggalkan senior.
aku langsung bergegas pergi ke kamar mandi.
" astaga, tadi itu hampir saja, bagaimana aku bisa tidak sadar yah?, mungkin karena tidurku yang tidak teratur yah ". ucapku sambil menatap cermin di kamar mandi.
setelah beberapa menit di kamar mandi, aku langsung bergegas keluar dan pergi ke kamarku untuk mengganti baju.
namun saat aku sudah berada di depan kamarku, aku sangat terkejut melihat senior yang sedang memakai seragamnya, yah, terlihat tubuh six pack nya saat dia berbalik ke arahku.
" haaaa!!". dengan refleks aku langsung berteriak dengan kencang.
" haaaa!, hey, kau membuatku terkejut ".
ucap senior sambil menatap ke arahku.
" seharusnya aku yang terkejut, kenapa kau mengganti pakaianmu di sini, kau bisa menggunakan kamar ayahku bukan ".
ucapku sambil membuang muka dari senior.
" eeh, dasi ku tertinggal, jadi, aku tidak sempat memakai seragamku karena buru-buru ".
ucap senior sambil memakai seragamnya dengan cepat.
" baiklah, kau sudah selesai?, cepat pergi dari kamarku, cepaat!". ucapku sambil mendorong senior keluar.
" baiklah, baiklah, kau juga cepat sana ganti pakaianmu, jangan lama-lama ". ucap senior sambil pergi meninggalkan kamarku.
aku langsung menutup pintu kamarku.
" hah, ada-ada saja, untung senior bukan orang yang nafsuan ". ucapku sambil memakai seragam sekolahku.
setelah selesai mengganti baju, aku langsung bergegas menuju ke dapur untuk membuat sarapan.
__ADS_1
namun, pandanganku langsung tertuju ke arah senior yang sedang duduk di depan meja makan, aku sangat terkejut saat melihat ada makanan di meja.
" wah, senior, kau yang membuat semua ini ".
ucapku sambil melihat-lihat makanan yang ada di meja.
" yah, menurutmu, siapa lagi kalau bukan aku?".
ucap senior sambil menunjuk dirinya.
aku hanya menganggukan kepala ku sambil duduk dan mengambil makanan ku.
" bagaimana, apa masakan ku enak?".
tanya senior sambil menunjuk makanan yang dia buat.
" yah, ini enak, enak sekali ". jawabku dengan nada yang pelan.
lalu kami langsung melanjutkan sarapan kami tanpa topik sedikitpun.
setelah selesai sarapan, aku langsung membereskan tas dan sepatuku untuk segera bergegas berangkat ke sekolah.
saat aku membuka pintu rumah, aku sangat terkejut saat melihat ibuku yang sudah berada di depan pintu rumah.
" ibu?". aku langsung memeluk tubuh ibuku.
" eh, tumben sekali kau seperti ini, apa telah terjadi sesuatu padamu ".
ucap ibu dengan cemas.
" tidak, aku hanya rindu dengan ibu ".
ucapku sambil memeluk ibuku lagi.
" eh, Kevin?, apa yang dia lakukan di sini?".
tanya ibu sambil menatap senior.
" eeh, ituu, sebenarnya ". aku masih memikirkan alasanku mengajak senior.
" kalian tidak melakukan apa-apa kan?".
ucap ibu sambil menatap kami dengan tajam.
" tidak, kami tidak melakukan buruk di sini ".
ucapku mencoba meyakinkan ibu.
" lalu, apa yang seniormu lakukan di sini ".
tanya ibu yang masih curiga.
" tante, sebenarnya...".
lalu senior langsung memberitahu alasanku mengajaknya untuk menginap ke rumah, dan menceritakan semua kejadian yang waktu kemarin pada ibu dengan detail.
ibu hanya menghela nafas.
" Tante benar-benar berterima kasih padamu, kamu sudah menjaga sherla dengan baik, maaf, Tante sudah mencurigai kalian tadi ".
ucap ibu sambil mengelus kepala kami.
" yasudah, ibu, kami pergi berangkat dulu yah, daah!". ucapku sambil meninggalkan sambil pergi meninggalkan rumah.
__ADS_1
" tunggu, Kevin, tolong jaga sherla ".
( Kevin hanya mengangguk ).
di tengah perjalanan, kami tidak banyak bicara sedikitpun, kami hanya terus berjalan, tapi, entah mengapa rasanya lama sekali sampai di sekolah.
" mmm, senior ".
" yah?".
" aku mengucapkan banyak sekali terima kasih padamu ". ucapku sambil menunduk.
" yah sama-sama, lagi pula ini memang sudah tugasku sebagai seniormu ".
ucap senior sambil tersenyum menatapku.
" aku juga minta maaf karena sudah merepotkan mu akhir- akhir ini ".
ucapku sambil menunduk.
" ah, tidak, aku tidak merasa kerepotan sama sekali, aku malah banyak belajar darimu akhir-akhir ini ". ucap senior sambil tersenyum ke arahku.
" benarkah, memangnya apa saja yang kau dapat dariku?". tanya ku sambil menatap senior.
" yah, ada lah ". ucap senior.
" mmm, oh yah, senior, akhir-akhir ini kau selalu datang ke rumah ku, sekarang, giliran ku untuk berkunjung ke rumah mu, lagi pula, aku juga ingin berkenalan dengan kakek mu ".
ucapku dengan penuh semangat.
" hmm, kedengarannya bagus, bagaimana kalau hari Minggu kau berkunjung ke rumahku ". ucap senior sambil memberikan usulnya.
" baiklah, aku sudah tidak sabar untuk bertemu dengan kakek mu ". ucapku dengan penuh semangat.
" yah, aku juga ". ucap senior.
setelah beberapa menit berjalan, akhirnya kami sudah sampai ke sekolahan.
kami langsung berpisah di lorong masuk sekolahan.
" aku masuk kelas dulu yah, sampai jumpa lagi senior ". ucapku sambil pergi menuju kelas.
" yah, sampai jumpa lagi ". ucap senior sambil pergi menuju ke kelasnya.
ternyata, di kelasku masih sepi, baru beberapa anak yang sudah datang, aku memutuskan untuk duduk dan menunggu.
" Ting!, Ting!, Ting!, Ting!, Ting!".
setelah beberapa menit menunggu akhirnya bel tanda masuk sudah berbunyi.
lalu, ibu guru datang memasuki kelas dengan ekspresi yang gembira.
" eeh, anak-anak, hari ini, kita kedatangan murid baru semoga kalian bisa berteman baik dengan ya yah, eeh, kamu cepat masuk ".
ucap ibu guru sambil menatap murid baru itu yang sedang berdiri di depan pintu.
kira-kira siapa yah?.
" baik, bu ".
aku benar-benar terkejut saat melihat wajah anak itu, tubuhku langsung gemetar dan menggigil ketakutan, dia....
" MER-LI-NA ".
__ADS_1