Seniorku Yang Misterius

Seniorku Yang Misterius
PELAJARAN


__ADS_3

sangat buruk!, misi yang kami kerjakan ini tidak sesuai dengan yang di perkirakan, keadaan mulai memanas, senior sudah kehilangan kendalinya, seluruh amarah telah mengendalikan hatinya, aku tidak bisa melakukan apapun, dan lebih buruknya lagi, kami bertemu dengan teman sekelas kami Niro, apa yang dia lakukan disini?, kenapa dia mencoba menghentikan kami?, siapakah Niro sebenarnya?.


" Niro!?".


ucapku dengan wajah terkejut.


" kau!".


ucap senior dengan tatapan tajam.


" tidak seharusnya kalian ada disini, teman ".


ucap Niro dengan tatapan datar.


" apa yang kau lakukan disini, Niro?".


tanyaku dengan rasa penasaran.


" aku tidak punya waktu untuk membicarakan hal ini, pergilah, aku tidak ingin melawan kalian!".


jawab Niro dengan wajah serius.


" teman?".


ucap senior sambil berjalan mendekati Niro.


" senior, kau mau apa?".


ucapku dengan perasaan cemas.


" kau mengatakan kita ini teman!".


ucap senior sambil melancarkan pukulanya ke arah Niro.


" buukk!".


pukulan yang keras itu membuat Niro terpental sangat jauh.


" chhh ".


Niro langsung bangkit dan membalas serangan senior.


namun senior mampu menahan serangan itu, mereka saling bertarung habis-habisan, namun karena luka pukulan senior tadi, membuat Niro menjadi lemas dan perlahan-lahan mulai hilang kesadaran.


" mari kita akhiri semua ini, teman, atau bisa kubilang musuhku?".


ucap senior sambil mendekati Niro yang sudah babak belur.


aku langsung berlari ke arah Niro untuk melindunginya.


" senior!, hentikan semua ini!, kau sudah kehilangan jati dirimu!".


ucapku dengan sangat lantang.


" sherla?, kau ingin melindungi dia, orang yang mencoba membunuhku?".


ucap senior dengan tatapan tajam.


" kaulah yang ingin membunuhnya!, kau sudah kehilangan hatimu senior!, kau bukanlah senior yang ku kenal!".


ucapku dengan emosi yang tertahan.


" sherla?".


senior hanya menatapku dengan wajah terkejut.


namun...


" Aaaa!".


tiba-tiba saja Jack datang dengan cepat dan mencekik ku.


" hmm, sangat menyentuh ".


ucap Jack sambil mengencangkan cekikkanya.


" Jack!, lawanmu adalah aku, dia tidak ada hubungannya denganmu!, lepaskan dia!".


ucap senior dengan wajah penuh emosi.


" hhh, baiklah ".


Jack langsung melempar ku ke arah senior dengan kencang.


untung saja senior langsung menangkap ku.


" sherla?, kau tidak apa-apa?".


ucap senior dengan wajah cemas.

__ADS_1


" uhuk-uhuk!, aku tidak apa-apa, senior ".


ucapku dengan tubuh yang lemas.


" ck, ck, ck, dia lemah sekali ".


ucap Jack dengan senyuman jahatnya.


" Jack!, kau sudah kelewatan!, aku akan menghabisimu!".


ucap senior dengan wajah penuh amarah.


" hahaha, Kevin, kau itu lemah, sama halnya dengan ayahmu ".


ucap Jack mencoba memancing emosi senior.


" Aku akan membuatmu membayar semua ini Jack!, aku akan membuatmu menemui ayahku!".


ucap senior sambil berlari ke arah Jack.


dengan seluruh emosinya, senior langsung meluncurkan pukulanya ke arah Jack dengan sekuat tenaga. namun.


" buukk!".


serangan yang di lancarkan senior sama sekali tidak membuat Jack bergerak sedikitpun.


" apa!?".


" kau hanyalah Bocah ingusan yang ingin mencari mati ".


ucap Jack dengan tatapan yang mengerikan.


" Aaagh!".


Jack langsung mencekik leher senior dan mengangkatnya ke atas.


" kau akan segera berakhir, seperti ayahmu, Kevin ".


Jack langsung melancarkan pukulanya ke arah senior sampai membuat senior terpental sangat jauh dan menjerit kesakitan.


" senior ".


aku langsung mencoba bangkit dan mendekat ke arah senior, meskipun dengan tubuh yang lemah.


" senior!, senior!".


saat membalikan badan, aku melihat Jack yang sedang mendekat ke arah kami.


" aku tidak akan membiarkanmu mendekati senior ".


ucapku sambil berdiri dan mencoba menghalangi Jack.


" hhh, apa kau ingin bernasib sama sepertinya?".


ucap Jack sambil menghentikan langkahnya.


" lakukan saja semaumu, aku tidak akan membiarkan kau menyentuhnya ".


ucapku dengan wajah serius.


" hahahaha, kau, hhh, kau benar membuatku tertawa, kau sangat lucu, hhh ".


ucap Jack dengan tawa jahatnya.


" apanya yang lucu!".


ucapku dengan tatapan serius.


" kau sangat keras kepala, sama halnya seperti adikku ".


jawab Jack dengan tatapan serius.


" tuan Alex tidak sepertimu!, yang rela mengorbankan siapapun demi keuntungan ya sendiri!".


ucapku dengan lantang.


" aargh".


tuan Alex langsung mencekik leherku.


" kau salah sherla, tidak ada satupun orang yang bisa kau percaya di dunia ini, mereka hanya ingin memanfaatkan mu, mereka hanya memikirkan kepentingan mereka sendiri ".


ucap tuan Alex dengan tatapan tajam.


" argh, kau salah, justru orang-orang lah yang akan mempercayai kita, jika kita mempunyai rasa paduli pada diri kita ".


ucapku dengan nafas yang sesak.


tiba-tiba...

__ADS_1


" bukk!!".


Jack terpental sangat jauh sekali.


meskipun dengan pandangan yang buram, tapi aku sekilas melihat senior yang sudah bangkit dari pingsannya.


namun sekilas senior tampak berbeda, jubah tempur yabg dia pakai menyala-nyala berawarna hijau.


" kau!".


" aku akan mengakhiri semua ini, Jack Redvil ".


ucap senior dengan tatapan tajam.


" hhh, mari kita buktikan ".


jawab Jack sambil melepas bajunya sampai terlihat tubuhnya yang sangat kekar.


" haaaa!!".


Jack langsung berlari dengan kencang sampai membuat tanah ini gemetar. sementara senior hanya terdiam di tempatnya.


" matilah kau!!!".


Jack langsung mengepalkan tanganya. dan meluncurkan pukulanya dengan seluruh tenaga miliknya.


namun...


" buukk!!!".


senior langsung membalas serangan Jack dengan tendangan yang cepat dan tepat ke arah kepala Jack, sehingga membuat Jack terpental lemah.


" kau, kalah ".


ucap senior sambil menodongkan pistol ke arah Jack.


aku tidak bisa mengucapkan kata sedikitpun dengan tubuh yang lemah seperti ini, dari tatapanya, senior benar-benar ingin membunuh Jack.


" dengan ini, aku dendam ku akan terbalaskan, kau akan segera menemui ayahku, Jack Redvil ".


ucap senior dengan tatapan bulat.


" kau sudah mengambil orang yang berharga bagiku, kau telah menghancurkan hidupku, kau telah membuatku sendirian, kau telah membuatku kehilangan sosok seorang ayah, Jack Redvil, kau harus membayarnya ".


ucap senior sambil mendekatkan ujung pistol di kepala Jack.


" tunggu!".


saat yang bersamaan, untung saja komandan Brips, tuan Alex, dan seluruh pasukan FBI datang.


" nak, jauhkan pistol itu dari tanganmu, jangan sampai melakukan hal yang akan kau sesali seumur hidup ".


ucap komandan brips dengan wajah panik.


" aku hanya ingin membalaskan dendamku ".


ucap senior dengan tatapan bulat.


" bukan ini yang ayahmu inginkan nak-".


" kau tidak tahu apapun tentang ayahku!".


ucap senior dengan tatapan tajam.


" kalian tidak mengerti apapun ".


ucap senior dengan tatapan bulat.


" Kevin, aku ingatkan satu hal, sebaik apapun keputusan yang kau ambil dalam keadaan marah, akan berakhir dengan penyesalan ".


ucap tuan Alex dengan tatapan datar.


" justru, kau hanya membuat orang-orang yang berharga bagimu menjauh ".


senior membalikan pandanganya ke arahku.


" se, ni, or ".


aku hanya menggelengkan kepalaku, dengan air mata yang menetes.


senior langsung melepaskan pistol dari tanganya.


" cepat, bawa Jack ke dalam mobil ".


ucap tuan Alex.


lalu senior langsung mendekat ke arahku, dan mengulurkan tanganya sambil tersenyum.


" terima kasih, Sherla ".

__ADS_1


__ADS_2