Separuh Nyawaku

Separuh Nyawaku
Separuh nyawaku


__ADS_3

Ep 11


.


.


.


"Dia bukan orang sembarangan.." gumam Torra saat melihat bagaimana mahirnya Brian mengayunkan samurai hingga semua anak buah Torra tergeletak tak bernyawa.


Tanpa menunggu waktu lagi, Brian melempar samurai yang ia pegang dan tepat menggores lengan Torra.


Sreekkk !!!


"Aakkhhh !!!" pekik Torra


"Aahhh !!" Ayumi yang terkejut melihat darah yang banyak segera menutup kedua matanya.


buggg !!!


Belum sempat Torra bangkit, Brian sudah menghadiahi Torra dengan tendangan mentah.


Kembali Torra tersungkur.


Brian seperti kemasukan setan. Ia belum berhenti sampai disitu. Dengan Tatapan bak iblisnya, Brian menarik kerah baju Torra dan kembali melayangkan pukulan diwajah pria itu.


Buugggh !!!

__ADS_1


Buggghh !!


Dan tanpa belas kasih, Brian menginjak lengan Torra yang terkena samurainya.


"Akkkhhh !!! Ampun !!! Sakit !!! Aaakkhhh !!!" Teriak Torra dengan kencang. Sungguh sakit yang luar biasa yang ia rasakan saat ini.


"Seharusnya tanganmu aku potong langsung sejak tadi."ucap Brian tanpa beban.


"Aakkhhh !!! lepas !! Lepas !!!" Torra meronta dengan begitu kencangnya.


Ayumi membuka matanya. Ia sangat terkejut dengan apa yang dilihat. Torra yang putra seorang gangster Tak terkalahkan, Dan ditakuti Para anggota Polisi Saat ini tengah dalam cengkraman Brian.


"Jika saja tadi tanganmu tidak kau pakai melukai Ayumi. Aku tidak akan melakukan ini. Sialan !!" Brian terus menekan kuat luka dilengan Torra.


Dan setelah itu, Brian menendang tubuh Torra hingga Torra terpental beberapa centi.


Tiba dihadapan Ayumi yang mematung dengan semua apa yang dilihat, Wajah Brian berubah kawatir. Apalagi saat melihat sudut bibir Ayumi yang mengeluarkan darah.


"Kau berdarah."Ucap Brian yang menyobek kaos yang ia pakai. Lalu mengusap darah disudut bibir Ayumi.


Ayumi terjengit dan buru-buru menghindar. Itu semua reflek ia lakukan karna rasa takut bercampur terkejut.


"Kau tidak apa-apa kan ??" Brian memastikan. Ayumi menatap lekat Brian yang terlihat begitu kawatir padanya.


Dan Ayumi akhirnya menggangguk pelan.


"sudah, tidak apa-apa. Kita pulang saja."Ajak Brian.

__ADS_1


Ayumi masih sulit untuk bicara. Ia hanya bisa patuh Dan segera menaiki sepeda motor dengan tubuh gemetarnya.


Mungkin efek rasa takutnya, Ayumi tanpa sadar memeluk pinggang Brian. Brian bisa merasakan itu. Apalagi Ayumi terlihat mendekap hingga degup jantungnya bisa dirasakan Brian.


Perlahan Brian memegangi tangan Ayumi yang mengalung diperutnya. Terasa begitu dingin, Brian faham jika Ayumi tengah syok berat. Apalagi melihat banyak sekali darah dihadapannya tadi.


Dengan perlahan, Brian menggenggam Tangan Ayumi berusaha memberi ketenangan.


Dan Ayumi bisa merasakan kehangatan saat tangannya digenggam Brian. Tanpa menolak, Ayumi malah menyandarkan kepalanya dipunggung Brian seraya memejamkan kedua matanya.


.


.


"Apa ??!!!!" Pria paruh baya yang dilapori anak buahnya begitu terkejut. Belum.habis rasa terkejutnya, Beberapa anak buahnya sudah memasuki rumah besarnya dengan menggendong tubuh Torra yang penuh dengan darah dan juga lebam serta tak sadarkan diri.


"Putraku !!! Bagaimana bisa begini !!!" teriak Virgoun Pria paruh baya yang ternyata Papa dari Torra.


"Tuan muda ingin melawan pria yang ada dirumah makan Pak Yusuf. Tapi ternyata dia begitu tangguh. Orang kita 12 meninggal semua. Tuan muda juga sampai seperti ini." Lapor anak buah Virgoun.


Virgoun mengeratkan gigi-giginya. "Sebenarnya siapa pria itu ?!!! Beraninya dia bermain-main denganku !!"Gumam Virgoun dengan tatapan penuh kebencian.


"Segera hubungi dokter bodoh !!! Anakku sekarat !!!" perintah Virgoun dengan murkanya.


.


.

__ADS_1


.


__ADS_2