Separuh Nyawaku

Separuh Nyawaku
Separuh nyawaku


__ADS_3

Ep 66


.


.


Mahendra duduk dihadapan Brian, Ayumi dan Pak Yusuf


"Maaf membuat kalian menunggu."Ucap Mahendra lirih


"Segera sarapan dulu. Nanti aku tunggu diruang tengah."balas Brian yang memilih beranjak dari sana.


.


.


Dan sesuai perkataan Brian, Semua saat ini sedang duduk diruang tengah.


Anak buah Brian baru saja bicara serius dengan Brian sebelum Mahendra, Ayumi dan pak Yusuf tiba.


"Jadi bagaimana ?? Kau dapat solusi. ??" Ayumi yang paling berani menanyakan pada suaminya.


"orang tua calon suaminya Winda adalah anggotaku juga. Aku baru dapat laporan dari anak buahku."Balas Brian.


"Hari ini Winda akan dinikahkan Brian.."Ucap Mahendra lirih.


Pak yusuf mengusap punggung Mahendra berusah memberinya kekuatan. "Tenanglah. Tabungan bapak juga bisa kau pakai kok.."bujuk pak Yusuf yang sudah diberitau Ayumi masalah Mahendra.


"Sekarang bersiaplah. Kita kesana."Ajak Brian


Sontak Brian mengangkat wajahnya. "Maksudnya ??"

__ADS_1


"Kau tidak faham ucapanku ??".


"Tapi aku belum punya ua..-"


"Kita tidak perlu mengeluarkan uang. Bersiaplah."Brian segera berdiri.


"Brian, aku ikut ya.."Ayumi segera menerobos.


"Ikutlah, tapi Anggara jangan dibawa. Aku takut pria itu melawan."Balas Brian suaranya berubah lembut jika bicara dengan Ayumi.


sudut bibir Ayumi terangkat lebar. Suaminya sangat pengertian sekali.


.


.


Dikediaman rumah winda, meski acara pernikahannya dadakan, namun tak mengurangi kemewahan didalamnya. Rumah Winda sudah dihias sedemikian rupa dengan dekor-dekor indah nan mewah.


Keluarga Aldo juga sudah ada dirumah itu. untuk persiapan. Sementara Winda sudah dirias sedemikian rupa.


"Nona.. Tolong kerja samanya. Nona berhentilah menangis.."ucap perias itu.


"Acara sudah hampir dilaksanakan. Kami bisa dimarahi tuan besar Guntur jika anda belum selesai."Tambah perias lain.


"Aku tidak peduli. Aku tidak mau menikah.." teriak Winda dengan pilunya.


"Winda !!!" sentak sang mama.


"Jaga bicaramu !! Apa kau memang mau papamu dibunuh ??!! Hutang papamu banyak sekali, Hanya dengan cara ini Mama dan papa tidak perlu membayar hutang !! Apa kau tidak mau berkorban sedikit saja demi orangtuamu ?? Orangtua yang telah berjuang susah payah menyekolahkanmu ??!!"Cerocos mamanya Winda.


Winda terdiam dengan memejamkan kedua matanya. Entah nasib seperti apa yang akan ia terima nanti. sesak, pilu dan begitu menyayat hati sekali dengan semua yang terjadi.

__ADS_1


.


.


Diluar, tamu sudah berdatangan dari rekan bisnis papanya Winda dan juga Kedua orangtuanya Aldo.


Aldo juga sudah dibawa turun kebawah dengan didampingi kedua orangtuanya. Penghulu juga sudah datang sesuai waktu yang ditentukan.


"Tuan. Sudah waktunya.."Ucap penghulu itu.


papanya Winda segera mengangguk dan memerintahkan pelayan memanggil Winda yang masih didalam kamar


"Bisa dipercepat ?? Saya tidak bisa lama-lama disini " Tawar pak Guntur, papa dari Aldo.


"Tuan guntur mohon bersabarlah. Ini anak saya sudah dipanggil."Balas papanya Winda.


Dan benar saja, tak lama Winda dituntun oleh sang mama turun dari tangga yang menjadi penghubung lantai bawah dan atas.


Baru saja Winda menapaki kaki dianak tangga terakhir. Suara seseorang membuat pusat perhatian orang-orang teralihkan.


"Hentikan pernikahan ini !!!"


Brian masuk tanpa ragu bersama Mahendra.


"Kau ?? Untuk apa kau kemari ??" Papanya Winda langsung menatap tajam Mahendra.


Pak guntur dibuat terkejut dengan siapa yang datang. Bos besarnya ada disana, untuk apa ?? Apa hubungannya dengan semua ini ??


"Saya kekasihnya Winda. Saya berniat baik ingin menikahi Winda. Saya akan membayar lunas hutang anda pada pria itu, asal anda membebaskan putri anda dari perjodohan konyol seperti ini."Tutur Mahendra lantang. Hingga semua tamu undangan.langsug saling berbisik membicarakan papanya Winda.


Papa dan mamanya Winda berubah kawatir sekali. Kenapa semua berantakan sekali.

__ADS_1


.


.


__ADS_2